Transformasi Digital Dalam Kebijakan Pendidikan Islam

Authors

  • Ahmad Ahmad Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris, Samarinda, Indonesia
  • Sri Susmiyati Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris, Samarinda, Indonesia
  • Sabran Sabran Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris, Samarinda, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.61930/pjpi.v4i1.1500

Keywords:

Transformasi Digital, Kebijakan Pendidikan Islam, Digitalisasi Pendidikan, Literasi Digital

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi mendorong perubahan dalam sistem pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi digital dalam kebijakan pendidikan Islam serta implikasinya terhadap praktik pembelajaran dan manajemen lembaga pendidikan Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research dengan teknik pengumpulan data melalui buku, artikel jurnal ilmiah, serta regulasi pendidikan. Analisis data menggunakan metode content analysis melalui proses reduksi data, kategorisasi tematik, dan interpretasi untuk mengidentifikasi pola serta implikasi kebijakan dalam transformasi digital pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital memberikan dampak signifikan terhadap inovasi pembelajaran pendidikan Islam melalui penggunaan media digital, pembelajaran daring, dan sistem manajemen pembelajaran. Digitalisasi juga meningkatkan efisiensi pengelolaan lembaga pendidikan Islam, tapi dengan berbagai tantangan, seperti kesenjangan akses teknologi, keterbatasan kompetensi digital tenaga pendidik, serta perlunya integrasi nilai-nilai Islam dalam pemanfaatan teknologi. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan pendidikan Islam yang adaptif, inklusif, dan berbasis nilai untuk mendukung transformasi digital pendidikan Islam secara berkelanjutan.

Downloads

Submitted

2026-04-10

Accepted

2026-04-14

Published

2026-04-17

How to Cite

Ahmad, A., Susmiyati, S., & Sabran, S. (2026). Transformasi Digital Dalam Kebijakan Pendidikan Islam. Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI), 4(1), 59–72. https://doi.org/10.61930/pjpi.v4i1.1500