Penerapan Model Pembelajaran Direct Instruction yang Dikombinasikan dengan Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V Di MI Raudlatul Muta'alimin Kasui

Authors

  • Refiansyah Refiansyah Institut Al-Ma’arif Way Kanan
  • M. Wismu Shader Institut Al-Ma’arif Way Kanan

DOI:

https://doi.org/10.61930/pjpi.v4i1.1517

Keywords:

Direct Instruction, Problem Based Learning, Hasil Belajar, Keaktifan Siswa

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas V MI Raudlatul Muta'alimin Kasui melalui penerapan model pembelajaran Direct Instruction yang dikombinasikan dengan Problem Based Learning. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keaktifan dan pemahaman siswa dalam proses pembelajaran yang berdampak pada hasil belajar yang belum optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian siswa kelas V. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan evaluasi. Proses pembelajaran dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup dengan menerapkan kombinasi model Direct Instruction dan Problem Based Learning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kedua model pembelajaran     tersebut mampu meningkatkan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran, seperti dalam kegiatan diskusi, bertanya, dan mengemukakan pendapat. Peningkatan keaktifan ini berdampak pada meningkatnya pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan, yang ditunjukkan melalui hasil evaluasi belajar. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran Direct Instruction yang dikombinasikan dengan Problem Based Learning efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas V.

Downloads

Submitted

2026-04-17

Accepted

2026-04-21

Published

2026-04-23

How to Cite

Refiansyah, R., & M. Wismu Shader. (2026). Penerapan Model Pembelajaran Direct Instruction yang Dikombinasikan dengan Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V Di MI Raudlatul Muta’alimin Kasui. Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI), 4(1), 157–164. https://doi.org/10.61930/pjpi.v4i1.1517