Dzikir dan Do'a sebagai Psikoterapi Islam dalam Mengatasi Stres
DOI:
https://doi.org/10.61930/pjpi.v4i1.1558Keywords:
Psikoterapi Islam, Dzikir, Do’a, Stres, Kesehatan MentalAbstract
Permasalahan kesehatan mental seperti stres, kecemasan, dan depresi telah menjadi tantangan global yang signifikan di era digitalisasi saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan memetakan efektivitas dzikir dan do’a sebagai instrumen psikoterapi islam dalam mengatasi stres serta mewujudkan kesejahteraan jiwa yang holistik. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif dengan analisis data dilakukan secara sistematis menggunakan analisis isi (content analysis) dan sintesis naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dzikir dan do’a berfungsi sebagai instrumen relaksasi spiritual yang efektif menenangkan batin dan memberikan rasa aman. Secara fisiologis, praktik ini menstimulasi sistem saraf parasimpatetik dan produksi hormon endorfin yang mampu menurunkan detak jantung serta menghambat sekresi hormon stres seperti kortisol. Integrasi dzikir dan do’a terbukti secara klinis mampu membangun resiliensi psikologis, menumbuhkan optimisme, dan meningkatkan kualitas hidup pada berbagai kelompok, mulai dari remaja dengan tekanan akademik hingga pasien penyakit kronis.
Downloads
Submitted
Accepted
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Chairunnisa Chairunnisa, Khairunnas Rajab

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License








