Analisis Kesalahan Penyelesaian Soal Cerita Matematika: Pendekatan Kualitatif dalam Menentukan Metode Pembelajaran Optimal
DOI:
https://doi.org/10.61930/pjpi.v4i2.1679Keywords:
Analisis Kesalahan Newman, Soal Cerita Matematika, Sekolah Dasar, Deskriptif KualitatifAbstract
Banyak siswa sekolah dasar yang masih kesulitan menyelesaikan soal cerita matematika, bukan karena mereka tidak bisa berhitung, melainkan karena gagal memahami maksud dari soal tersebut. Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan menelusuri jenis-jenis kesalahan yang dialami oleh 5 siswa kelas V SD di Batusangkar, Sumatera Barat, sekaligus mencari solusi pembelajaran yang paling tepat untuk mengatasinya. Melalui tes tertulis, wawancara, dan observasi kelas, setiap kekeliruan siswa dibedah menggunakan kerangka Newman Error Analysis (NEA) yang memilah proses berpikir ke dalam lima tahap, mulai dari membaca, memahami, mengubah soal, keterampilan proses, hingga penulisan jawaban akhir. Hasil analisis menunjukkan data yang cukup mengejutkan; sebanyak 80% siswa ternyata tersandung di tahap mengubah soal, yaitu saat mereka harus menerjemahkan narasi cerita menjadi model atau operasi matematika. Berangkat dari temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan tiga metode pembelajaran yang dinilai efektif, yaitu Problem Based Learning (PBL), pendekatan kontekstual (CTL), dan pemberian scaffolding (bantuan bertahap). Ketiga metode ini terbukti mampu menuntun siswa melewati hambatan terbesar mereka saat berhadapan dengan soal cerita.
Downloads
Submitted
Accepted
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Auliya Fithry, Eka Pascha Suryabayu, Febbyola Zahra Utami, Laila Fitri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License











