Analisis Formalisme Dalam Puisi “Aku” Karya Chairil Anwar: Sebuah Studi Tentang Kritik Sastra Modern
DOI:
https://doi.org/10.61930/pjpi.v4i2.1687Keywords:
Formalisme, Puisi Aku, Chairil Anwar, Kritik Sastra, EksistensialismeAbstract
Studi ini meneliti aspek formalis dalam puisi Aku karya Chairil Anwar melalui perspektif kritik sastra modern. Penelitian ini berfokus pada unsur-unsur intrinsik puisi, termasuk tema, diksi, bahasa kiasan, citra, rima, dan pola struktural yang berkontribusi pada konstruksi makna eksistensial dalam teks. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis tekstual, studi ini menggunakan puisi Aku sebagai sumber data utama, sementara referensi pendukung diperoleh dari buku-buku teori sastra dan jurnal ilmiah yang terindeks di Sinta dan Scopus. Temuan menunjukkan bahwa puisi tersebut sangat mencerminkan identitas eksistensial penyair melalui diksi yang tegas, ekspresi metaforis, pola pengulangan, dan intensitas ritmis yang menekankan individualitas, pemberontakan, dan kesadaran diri. Melalui lensa kritik formalis, Aku ditafsirkan sebagai karya sastra otonom yang nilai estetika dan semantiknya dihasilkan terutama dari struktur internalnya daripada dari latar belakang sosial atau historis penulis. Lebih lanjut, penelitian ini menunjukkan bahwa interaksi antara gaya bahasa dan struktur puitis menciptakan resonansi emosional yang kuat, menempatkan puisi tersebut sebagai salah satu karya paling berpengaruh dalam sastra Indonesia modern. Pada akhirnya, penelitian ini menyoroti relevansi formalisme dalam mengungkap kompleksitas artistik dan makna intrinsik yang tertanam dalam teks-teks puitis.
Downloads
Submitted
Accepted
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Orance Ferderika Balan, Masulah Masulah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License










