Pengaruh Layanan Bimbingan Klasikal Menggunakan Media Game Sambung Kata Dalam Mengantisipasi Bullying Di SMA 15 Palembang

Authors

  • Vijay Cuwentry Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas PGRI Palembang
  • Taty Fauzy Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas PGRI Palembang
  • Syska Purnama Sari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas PGRI Palembang

DOI:

https://doi.org/10.61930/pjpi.v4i2.1732

Keywords:

Bimbingan Klasikal, bullying, Permainan, Sambung Kata

Abstract

Perilaku bullying  adalah kekerasan yang sering terjadi di lingkungan sekolah, berdampak pada hubungan pertemanan. Awalnya hanya kata- kata toxic kemudian berkembang menjadi aksi yang  menyakiti secara psikhis  juga menyakiti secara fisik. Sekolah sebagai wadah pembentukan karakter  melakukan upaya preventive melalui pemberian layanan bimbingan.  Melalui layanan bimbingan klasikal konselor  menumbuhkan rasa persahabatan dan kepedulian  melalui permainan  sambung kata.Untuk mengetahui apakah ada pengaruh dalam pelaksanaan layanan klasikal dilanjutkan dengan memberikan angket dengan skala likert. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one grup pre-test dan post- test,. Uji hipotesis menggunakan  t-test,  nilai signifikansi (2-tailed)  0,000 < 0,05. Hasil permainan game sambung kata memenuhi kriteria karena aspek permainan mampu menurunkan resistensi   bullying.  Uji normalitas data melalui uji Shapiro-Wilk (Sig. pre-test 0,419 dan post-test 0,138),  dinyatakan valid dan   reliable terbuktik ada pengaruh positif, integrasi  metode klasikal, dan permainan sambung kata menjadi kombinasi  efektif dalam meningkatkan kesadaran antisipasi bullying siswa.

Downloads

Submitted

2026-06-22

Accepted

2026-07-14

Published

2026-07-19

How to Cite

Vijay Cuwentry, Taty Fauzy, & Syska Purnama Sari. (2026). Pengaruh Layanan Bimbingan Klasikal Menggunakan Media Game Sambung Kata Dalam Mengantisipasi Bullying Di SMA 15 Palembang. Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI), 4(2), 533–546. https://doi.org/10.61930/pjpi.v4i2.1732