Hubungan Kecanduan Media Sosial Dengan Kesehatan Mental Siswa Sekolah Menengah Atas Di Era Digital
DOI:
https://doi.org/10.61930/pjpi.v4i2.1733Keywords:
Social Media, Addiction, Mental Health, Digital AgeAbstract
Perkembangan teknologi membuat komunikasi semakin terbuka, salah satu penyebab munculnya masalah pada remaja adalah penggunaan media sosial yang tidak terkontrol sehingga mempengaruhi kehidupan psikologis. Muncul kebiasaan fomo,mengekspresikan diri secara berlebihan. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat kecanduan media sosial dikalangan remaja. Penelitian menggunakan metode kuantitatif, populasi 84 siswa, seluruh populasi dijadikan sampel. Pengambilan data menggunakan angket dengan empat pilihan skala likert meliputi aspek salience, mood modification, tolerance, withdrawal, conflict, dan relapse, kesehatan mental remaja diukur melalui aspek depresi, kecemasan, dan stres. Analisis data melalui uji validitas, reliabilitas, uji normalitas, uji linearitas, dengan bantuan SPSS versi 27. Hasil penelitian membuktikan tingkat kecanduan media sosial siswa berada pada kategori sedang nilai rata-rata 52,10, tingkat kesehatan mental remaja berada pada kategori sedang nilai rata-rata sebesar 49,37. Hasil uji korelasi Spearman Rank koefisien korelasi 0,435 dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), ada hubungan signifikan kecanduan media sosial dengan kesehatan mental remaja.
Downloads
Submitted
Accepted
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Tantri Yulia Oktariani, Taty Fauzi, Erfan Ramadhani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License










