Meningkatkan Keterampilan Pemecahan Masalah dan Kolaborasi dalam Matematika Menggunakan Model BATUAH di Sekolah Dasar

Authors

  • Dewi Kurniawati Universitas Lambung Mangkurat
  • Akhmad Riandy Agusta Universitas Lambung Mangkurat

DOI:

https://doi.org/10.61930/pjpi.v4i2.1859

Keywords:

Pemecahan masalah, Kolaborasi, model BATUAH

Abstract

Penelitian ini membahas masalah rendahnya kemampuan pemecahan masalah dan kerja sama tim siswa, yang disebabkan oleh kurangnya variasi dalam pendekatan pengajaran dan model pembelajaran yang bersifat abstrak dan pasif. Masalah-masalah tersebut diatasi dengan menggunakan paradigma BATUAH. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi dan mendorong pengembangan kemampuan pemecahan masalah dan kerja sama tim. Dalam Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini, sebanyak enam belas siswa kelas tiga dari SDN Sungai Jingah 1 turut berpartisipasi. Pendekatan campuran (mixed-methods) digunakan, yang menggabungkan teknik kuantitatif dan kualitatif. Demikian pula, keterampilan berkolaborasi meningkat dari 0% (yang disebut sebagai “cukup terampil”) menjadi 81% (yang disebut sebagai “sangat terampil”). Hasilnya, keterampilan memecahkan masalah dan kerja sama tim dapat ditingkatkan melalui pembelajaran tentang pengukuran panjang dan berat menggunakan model BATUAH. Pendekatan lain dalam mengajarkan pengukuran berat dan panjang adalah paradigma BATUAH.

Downloads

Submitted

2026-07-13

Accepted

2026-07-22

Published

2026-07-30

How to Cite

Kurniawati, D., & Agusta, A. R. (2026). Meningkatkan Keterampilan Pemecahan Masalah dan Kolaborasi dalam Matematika Menggunakan Model BATUAH di Sekolah Dasar. Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI), 4(2), 929–942. https://doi.org/10.61930/pjpi.v4i2.1859