Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) https://ejournal.lapad.id/PJPI <p><strong>Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)</strong> adalah jurnal pendidikan yang ditujukan untuk publikasi artikel ilmiah yang diterbitkan oleh Penerbit dan Percetakan CV.Picmotiv. Jurnal ini adalah jurnal studi ilmu-ilmu Sosial humaniora dan pendidikan yang bersifat peer-review dan terbuka. Bidang kajian dalam jurnal ini termasuk linguistik, sastra, filsafat, psikologi, hukum, pendidikan, sosial dan studi budaya. Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia menerima makalah dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Jurnal Pendidikan diterbitkan 3 kali setahun: April, Juni dan Desember. Silakan buat Artikel Template baru lalu kirimkan naskah Anda.</p> Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv en-US Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) 2986-9439 <p><a href="http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/" rel="license"><img src="https://i.creativecommons.org/l/by-sa/4.0/88x31.png" alt="Creative Commons License" /></a><br />This work is licensed under a <a href="http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/" rel="license">Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License</a></p> Systematic Literature Review: Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMP pada Materi Aritmatika Sosial https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1612 <p>Kemampuan komunikasi matematika merupakan keterampilan penting bagi siswa sekolah menengah, khususnya dalam memahami dan mengatasi masalah yang berkaitan dengan aritmatika sosial. Meskipun demikian, banyak penelitian telah menunjukkan bahwa kemahiran dalam kemampuan ini masih tergolong rendah, terutama menyangkut aspek-aspek seperti representasi visual, penggunaan notasi matematika, dan pembuatan argumen tertulis. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguraikan dan mengkonsolidasikan temuan sebelumnya tentang kemampuan komunikasi matematika siswa sekolah menengah dalam bidang aritmatika sosial. Pendekatan yang digunakan adalah Tinjauan Literatur Sistematis (SLR), dengan mengikuti pedoman PRISMA. Literatur dicari melalui Google Scholar dan Garuda dari tahun 2020 hingga 2025, menghasilkan 11 artikel yang relevan. Temuan menunjukkan bahwa tingkat keterampilan komunikasi matematika yang rendah dikaitkan dengan tantangan dalam memahami pernyataan masalah, perasaan cemas terkait matematika, dan prevalensi metode pengajaran tradisional. Sebaliknya, model pendidikan interaktif seperti Aptitude Treatment Interaction (ATI), Jigsaw, dan etnomatematika telah terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan ini. Studi ini menggarisbawahi pentingnya strategi pembelajaran kontekstual dan menarik untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematika siswa.</p> Citra Ayu Lestari Ernita Wira Hastuti Hasanuddin Hasanuddin Copyright (c) 2026 Citra Ayu Lestari, Ernita Wira Hastuti, Hasanuddin Hasanuddin https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-15 2026-07-15 4 2 389 400 10.61930/pjpi.v4i2.1612 The Influence Of The Know Want Learned (Kwl) Strategy On The Tenth Grade Students’ Reading Comprehension Of Recount Textat Sma Santo Yoseph Medan https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1638 <p><em>This study looked at how the Know-Want-Learned (KWL) approach affected the tenth grade students at SMA St. Yoseph Medan's reading comprehension of recount texts throughout the 2025–2026 school year. The study was carried out because many students continued to struggle with comprehending recount narratives, including recognizing key concepts, understanding specific details, organizing event sequences, and deciphering the text's meaning. Additionally, during the learning process, pupils demonstrated little enthusiasm and minimal participation. This study used a quantitative methodology and a quasi-experimental design, with 58 students split into two groups of 29 students each: an experimental class and a control class. Validity, reliability, normality, homogeneity, and Mann-Whitney U tests were used to assess the data, which were gathered using pre-test and post-test equipment. The reliability analysis revealed that the instrument was dependable with a Cronbach's Alpha score of 0.699, while the validity analysis demonstrated that every test item was legitimate. Additionally, there was a significant difference between pupils taught using the KWL strategy and those taught using traditional teaching methods, as indicated by the Mann-Whitney U test result of 0.001, which was less than 0.05. Additionally, the effect size computation showed a moderate influence with a Cohen's d value of 0.66. Consequently, the results indicated that the KWL approach had a favorable and noteworthy impact on students' comprehension of recount texts and may be employed as a successful teaching method for reading comprehension.</em></p> Anna Mariani Meikardo Samuel Prayuda Fiber Yun Almanda Ginting Copyright (c) 2026 Anna Mariani, Meikardo Samuel Prayuda, Fiber Yun Almanda Ginting https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-16 2026-07-16 4 2 401 412 10.61930/pjpi.v4i2.1638 Implementasi Game Edukasi Bebrasis Android Sebagai Media Pembelajaran Pengenalan Sifat Huruf Hijaiyah Pada Tingkat Sekolah Dasar https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1603 <p>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran berupa game edukasi berbasis Android guna mengenalkan sifat huruf hijaiyah kepada siswa sekolah dasar secara interaktif dan menyenangkan. Metode pengembangan menggunakan <em>Game Development Life Cycle (GDLC)</em> melalui enam tahapan: inisialisasi, pra-produksi, produksi, pengujian, beta release, dan rilis akhir. Pengujian dilakukan dengan alpha testing oleh ahli dan beta testing kepada siswa menggunakan skala Likert dan perhitungan N-Gain. Hasil alpha testing menunjukkan tingkat kelayakan aplikasi sebesar 88,4% dari sisi materi dan 86,6% dari sisi media. Sedangkan hasil N-Gain menunjukkan peningkatan pemahaman siswa dari skor pretest 58,2 menjadi posttest 85,4, dengan kategori efektivitas tinggi. Dengan demikian, aplikasi ini dinilai layak dan efektif sebagai media pembelajaran interaktif dalam pengenalan sifat huruf hijaiyah.</p> Tri Susanti Debi Gusmaliza Copyright (c) 2026 Tri Susanti, Debi Gusmaliza https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-16 2026-07-16 4 2 413 424 10.61930/pjpi.v4i2.1603 The Effectiveness Of The Outlining Technique In Overcoming Writing Difficulties In Descriptive Text Among Eight-Grade Students Of SMP Negeri 31 Medan https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1637 <p><em>This study aims to investigate the effectiveness of the outlining technique in improving students’ writing skill in descriptive texts among Grade VIII students of SMP Negeri 31 Medan in the 2025–2026 academic year. This study is motivated by students’ low writing skill in descriptive texts, particularly in developing ideas, organizing text structure coherently, and using appropriate vocabulary and grammar. This research employed a quantitative approach with a quasi-experimental design using a pre-test and post-test control group design. The sample consisted of 60 Grade VIII students, divided into two groups: the experimental class (VIII-7) and the control class (VIII-8), each consisting of 30 students selected through purposive sampling. The experimental group was taught using the outlining technique, while the control group was taught using conventional teaching methods. The data were collected through pre-test and post-test assessments and analyzed using normality test, homogeneity test, independent samples t-test, and paired sample t-test. The results of the study indicate that there is a significant difference between the experimental and control groups based on the independent samples t-test result, with a t-value of 6.063 and a significance level of 0.000 &lt; 0.05, leading to the rejection of H</em><em>₀</em><em> and acceptance of H</em><em>ₐ</em><em>. Furthermore, the paired sample t-test results show that both groups experienced a significant improvement; however, the experimental group achieved a higher increase compared to the control group. The mean score of the experimental group increased from 69.33 to 88.33, while the control group increased from 62.33 to 77.17. Therefore, it can be concluded that the outlining technique is effective in improving students’ writing skill in descriptive texts.</em></p> Medianti Simanjuntak Meikardo Samuel Prayuda Fiber Yun Almanda Ginting Copyright (c) 2026 Medianti Simanjuntak, Meikardo Samuel Prayuda, Fiber Yun Almanda Ginting https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-16 2026-07-16 4 2 425 436 10.61930/pjpi.v4i2.1637 Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Media Diorama Terhadap Hasil Belajar IPAS Sekolah Dasar https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1644 <p>Pembelajaran konvensional tanpa media inovatif menyebabkan rendahnya keterlibatan dan hasil belajar IPAS siswa sekolah dasar. Penelitian kuantitatif <em>quasi-experimental</em> dengan desain <em>Nonequivalent Control Group Design</em> ini bertujuan menguji pengaruh model pembelajaran <em>Problem Based Learning</em> (PBL) berbantuan media diorama terhadap hasil belajar IPAS pada materi pertumbuhan manusia. Subjek penelitian ini melibatkan 52 siswa kelas V SD Negeri 4 Tonja Denpasar, yang terbagi rata ke dalam kelas eksperimen sebanyak 26 siswa dan kelas kontrol sebanyak 26 siswa. Data penelitian dikumpulkan melalui instrumen <em>pre-test</em>, <em>post-test</em>, yang kemudian dianalisis menggunakan teknik statistik <em>Independent Sample T-test</em>. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada nilai rata-rata <em>post-test</em> kelas eksperimen sebesar 88,65 dan kelas kontrol sebesar 83,27. Uji hipotesis memperoleh nilai signifikansi 0,008 yang lebih kecil dari taraf 0,05, sehingga hipotesis nol ditolak. Simpulannya, penerapan model <em>Problem Based Learning</em> berbantuan media diorama berpengaruh signifikan dalam meningkatkan hasil belajar IPAS siswa.</p> Ida Ayu Putu Dewi Arsini I Made Wiguna Yasa I Komang Wisnu Budi Wijaya Copyright (c) 2026 Ida Ayu Putu Dewi Arsini, I Made Wiguna Yasa, I Komang Wisnu Budi Wijaya https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-16 2026-07-16 4 2 437 456 10.61930/pjpi.v4i2.1644 The Effect Of Differentiated Instruction On Eleventh Grade Students' Narrative Writing Skill At SMA Budi Murni 2 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1639 <p><em>This study aims to analyze the effect of Differentiated Instruction on the narrative text writing ability of grade XI students of SMA Budi Murni 2 in the 2025/2026 academic year. This study is motivated by the low ability of students in developing story ideas, organizing plots coherently, using appropriate vocabulary and grammar, and constructing narrative text structures as a whole. In addition, differences in students' abilities, interests, and learning readiness cause the writing learning process to not run optimally. This study used a quantitative method with a quasi-experimental design involving an experimental class and a control class. Data were obtained through pre-tests and post-tests of narrative text writing ability, then analyzed using statistical tests to determine differences in learning outcomes between the two groups. The results showed that students taught through Differentiated Instruction achieved higher writing ability improvements than students taught using conventional methods. The average score of the experimental class increased from 61.94 to 76.39, while the control class increased from 58.19 to 66.39. The results of the Independent Samples T-Test showed a significance value of 0.000, which is smaller than 0.05. Therefore, it can be concluded that Differentiated Instruction has a significant influence on students' narrative writing skills. Thus, this strategy can be an effective learning alternative in helping students improve their writing skills according to their learning needs and characteristics.</em></p> Maria Sihotang Meikardo Samuel Prayuda Fiber Yun Almanda Ginting Copyright (c) 2026 Maria Sihotang, Meikardo Samuel Prayuda, Fiber Yun Almanda Ginting https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-18 2026-07-18 4 2 457 468 10.61930/pjpi.v4i2.1639 Analisis Formalisme Dalam Puisi “Aku” Karya Chairil Anwar: Sebuah Studi Tentang Kritik Sastra Modern https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1687 <p>Studi ini meneliti aspek formalis dalam puisi Aku karya Chairil Anwar melalui perspektif kritik sastra modern. Penelitian ini berfokus pada unsur-unsur intrinsik puisi, termasuk tema, diksi, bahasa kiasan, citra, rima, dan pola struktural yang berkontribusi pada konstruksi makna eksistensial dalam teks. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis tekstual, studi ini menggunakan puisi Aku sebagai sumber data utama, sementara referensi pendukung diperoleh dari buku-buku teori sastra dan jurnal ilmiah yang terindeks di Sinta dan Scopus. Temuan menunjukkan bahwa puisi tersebut sangat mencerminkan identitas eksistensial penyair melalui diksi yang tegas, ekspresi metaforis, pola pengulangan, dan intensitas ritmis yang menekankan individualitas, pemberontakan, dan kesadaran diri. Melalui lensa kritik formalis, Aku ditafsirkan sebagai karya sastra otonom yang nilai estetika dan semantiknya dihasilkan terutama dari struktur internalnya daripada dari latar belakang sosial atau historis penulis. Lebih lanjut, penelitian ini menunjukkan bahwa interaksi antara gaya bahasa dan struktur puitis menciptakan resonansi emosional yang kuat, menempatkan puisi tersebut sebagai salah satu karya paling berpengaruh dalam sastra Indonesia modern. Pada akhirnya, penelitian ini menyoroti relevansi formalisme dalam mengungkap kompleksitas artistik dan makna intrinsik yang tertanam dalam teks-teks puitis.</p> Orance Ferderika Balan Masulah Masulah Copyright (c) 2026 Orance Ferderika Balan, Masulah Masulah https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-18 2026-07-18 4 2 469 482 10.61930/pjpi.v4i2.1687 Pengembangan E-LKPD Interaktif Berbasis Web Liveworksheet pada Mata Pelajaran IPAS Materi Bagaimana Kita Hidup dan Bertumbuh Kelas V Sekolah Dasar https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1824 <p>Penelitian ini bertujuan menghasilkan serta menilai kelayakan Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik (E-LKPD) interaktif berbasis Liveworksheet pada mata pelajaran IPAS materi Bagaimana Kita Hidup dan Bertumbuh untuk siswa kelas V SDN Bendo 02 Kabupaten Magetan. Pengembangan dilakukan karena proses pembelajaran masih didominasi metode konvensional dan penggunaan LKPD cetak yang kurang mendorong keaktifan serta motivasi belajar peserta didik. Penelitian menerapkan metode Research and Development (R&amp;D) dengan model ADDIE, yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner. Produk divalidasi oleh ahli media, ahli bahasa, dan ahli materi, kemudian diuji melalui respons guru serta peserta didik pada uji perorangan, kelompok kecil, dan lapangan. Hasil validasi memperoleh rata-rata 89% dengan kategori sangat layak, sedangkan respons guru dan peserta didik mencapai rata-rata 92% yang menunjukkan kategori sangat layak. Dengan demikian, E-LKPD berbasis Liveworksheet dinyatakan valid, praktis, dan efektif sebagai media pendukung pembelajaran IPAS di sekolah dasar.</p> Diana Putri Rahmawati Ibadullah Malawi Sri Budyartati Copyright (c) 2026 Diana Putri Rahmawati, Ibadullah Malawi, Sri Budyartati https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-18 2026-07-18 4 2 483 500 10.61930/pjpi.v4i2.1824 Hubungan Kecanduan Media Sosial Dengan Kesehatan Mental Siswa Sekolah Menengah Atas Di Era Digital https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1733 <p>Perkembangan teknologi membuat komunikasi semakin terbuka, salah satu penyebab munculnya masalah pada remaja adalah penggunaan media sosial yang tidak terkontrol sehingga mempengaruhi kehidupan psikologis. Muncul kebiasaan fomo,mengekspresikan diri secara berlebihan. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat kecanduan media sosial dikalangan remaja. Penelitian menggunakan metode kuantitatif, populasi&nbsp; 84 siswa, seluruh populasi dijadikan sampel. Pengambilan data menggunakan angket dengan empat pilihan skala likert meliputi aspek <em>salience, mood modification, tolerance, withdrawal, conflict,</em> dan <em>relapse</em>, kesehatan mental remaja diukur melalui aspek depresi, kecemasan, dan stres.&nbsp; Analisis data melalui uji validitas, reliabilitas, uji normalitas, uji linearitas, dengan bantuan SPSS versi 27. Hasil penelitian membuktikan tingkat kecanduan media sosial siswa berada pada kategori sedang nilai rata-rata 52,10, tingkat kesehatan mental remaja berada pada kategori sedang&nbsp; nilai rata-rata sebesar 49,37. Hasil uji korelasi Spearman Rank&nbsp; koefisien korelasi 0,435 dengan nilai signifikansi 0,000 (p &lt; 0,05), ada hubungan&nbsp;&nbsp; signifikan kecanduan media sosial dengan kesehatan mental remaja.</p> Tantri Yulia Oktariani Taty Fauzi Erfan Ramadhani Copyright (c) 2026 Tantri Yulia Oktariani, Taty Fauzi, Erfan Ramadhani https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-18 2026-07-18 4 2 501 514 10.61930/pjpi.v4i2.1733 Pengembangan Media Pembelajaran Digital Berbasis Google Sites pada Materi Ketampakan Alam dan Buatan Kelas III Sekolah Dasar https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1810 <p>Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran digital berbasis <em>Google Sites</em> pada mata pelajaran IPAS materi ketampakan alam dan buatan di daerahku untuk siswa kelas III SDN Bendo 02 serta menilai kelayakannya. Penelitian menggunakan metode <em>Research and Development</em> (R&amp;D) dengan model ADDIE yang meliputi <em>Analysis, Design, Development, Implementation,</em> dan <em>Evaluation.</em> Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket validasi ahli, serta angket respons guru dan siswa menggunakan skala Likert. Hasil validasi menunjukkan media memperoleh skor 75% dari ahli materi, 80% dari ahli media, dan 100% dari ahli bahasa dengan rata-rata 85% (sangat layak). Hasil uji respons pengguna menunjukkan persentase 99% dari guru, 98% pada uji perorangan, 81% pada uji kelompok kecil, dan 94% pada uji lapangan, dengan rata-rata keseluruhan 93% (sangat layak). Berdasarkan hasil tersebut, media pembelajaran digital berbasis <em>Google Sites</em> dinyatakan sangat layak digunakan untuk mendukung pemahaman materi IPAS siswa kelas III sekolah dasar.</p> Evanda Vella Delli Ibadullah Malawi Sri Budyartati Copyright (c) 2026 Evanda Vella Delli, Ibadullah Malawi, Sri Budyartati https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-19 2026-07-19 4 2 515 532 10.61930/pjpi.v4i2.1810 Pengaruh Layanan Bimbingan Klasikal Menggunakan Media Game Sambung Kata Dalam Mengantisipasi Bullying Di SMA 15 Palembang https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1732 <p>Perilaku <em>bullying</em> &nbsp;adalah kekerasan yang sering terjadi di lingkungan sekolah, berdampak pada hubungan pertemanan. Awalnya hanya kata- kata toxic kemudian berkembang menjadi aksi yang &nbsp;menyakiti secara psikhis &nbsp;juga menyakiti secara fisik. Sekolah sebagai wadah pembentukan karakter &nbsp;melakukan upaya preventive melalui pemberian layanan bimbingan. &nbsp;Melalui layanan bimbingan klasikal konselor &nbsp;menumbuhkan rasa persahabatan dan kepedulian &nbsp;melalui permainan &nbsp;sambung kata.Untuk mengetahui apakah ada pengaruh dalam pelaksanaan layanan klasikal dilanjutkan dengan memberikan angket dengan skala likert. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain <em>one grup</em> <em>pre-test</em> dan <em>post- test</em>,. Uji hipotesis menggunakan &nbsp;t-test, &nbsp;nilai signifikansi (2-tailed) &nbsp;0,000 &lt; 0,05. Hasil permainan <em>game </em>sambung kata memenuhi kriteria karena aspek permainan mampu menurunkan resistensi &nbsp;&nbsp;<em>bullying</em>. &nbsp;Uji normalitas data melalui uji Shapiro-Wilk (Sig. <em>pre-test </em>0,419 dan <em>post-test </em>0,138), &nbsp;dinyatakan valid dan &nbsp;&nbsp;reliable terbuktik ada pengaruh positif, integrasi &nbsp;metode klasikal, dan permainan sambung kata menjadi kombinasi &nbsp;efektif dalam meningkatkan kesadaran antisipasi <em>bullying </em>siswa.</p> Vijay Cuwentry Taty Fauzy Syska Purnama Sari Copyright (c) 2026 Vijay Cuwentry, Taty Fauzy, Syska Purnama Sari https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-19 2026-07-19 4 2 533 546 10.61930/pjpi.v4i2.1732 Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Kolaborasi Dan Komunikasi Menggunakan Model PGT Dengan Media Julipin di Sekolah Dasar https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1838 <p>Permasalahan pada penelitian ini adalah masih kurangnya aktivitas murid mengikuti pembelajaran, serta keterampilan berpikir kritis, kolaborasi dan komunikasi yang masih rendah. Hal ini disebabkan pembelajaran bersifat satu arah, media pembelajaran yang jarang dilakukan, serta murid belum terbiasa berdiskusi, mengemukakan pendapat, dan bekerja sama secara aktif. Solusi yang peneliti tawarkan adalah menggunakan model PGT dengan media Julipin. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peningkatan aktivitas guru dan murid serta menganalisis keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, dan komunikasi murid. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang didukung analisis kuantitatif dengan metode penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah murid kelas V SDN Kuin Cerucuk 4 Banjarmasin. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes tertulis yang menghasilkan data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan aktivitas guru dari 97% menjadi 100%, aktivitas murid dari 45% menjadi 90%, keterampilan berpikir kritis dari 30% menjadi 80%, keterampilan</p> <p>kolaborasi dari 40% menjadi 90%, keterampilan komunikasi dari 30% menjadi 85%. Hal ini berdampak positif terhadap ketuntasan hasil belajar murid yang meningkat dari 30% menjadi 80%. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa model PGT dengan Media Julipin efektif meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran Pendidikan Pancasila serta dapat menjadi referensi bagi kepala sekolah, guru, dan peneliti selanjutnya.</p> Siti Salfina Rodhiyah Zain Ahmad Fauzi Copyright (c) 2026 Siti Salfina Rodhiyah, Zain Ahmad Fauzi https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-20 2026-07-20 4 2 547 570 10.61930/pjpi.v4i2.1838 Meningkatkan Hasil Belajar, Kemampuan Pemecahan Masalah, dan Kolaborasi Siswa pada Pembelajaran Matematika Menggunakan Model LOGIKA di Kelas V SDN Antasan Kecil Timur 4 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1841 <p>Penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan selama empat kali pertemuan dengan subjek penelitian sebanyak 11 siswa kelas V SDN Antasan Kecil Timur 4 Semester II Tahun Pelajaran 2025/2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru meningkat dari skor 20 menjadi 28 dengan kriteria Sangat Baik. Aktivitas siswa meningkat dari 45% menjadi 90% dengan kriteria Sangat Aktif. Kemampuan pemecahan masalah meningkat dari 27% menjadi 90% dengan kriteria Sangat Terampil, sedangkan kemampuan kolaborasi meningkat dari 10% menjadi 83% dengan kriteria Sangat Terampil. Hasil belajar siswa secara klasikal juga meningkat dari 45% menjadi 90%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model LOGIKA mampu meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran Matematika pada siswa kelas V SDN Antasan Kecil Timur 4.</p> Jumiati Jumiati Ari Hidayat Rizky Amelia Copyright (c) 2026 Jumiati Jumiati, Ari Hidayat, Rizky Amelia https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-20 2026-07-20 4 2 595 608 10.61930/pjpi.v4i2.1841 Meningkatkan Keterampilan Beripikir Kritis, Kolaborasi, dan Pemecahan Masalah pada Muatan Matematika Menggunakan Model Pesat di Kelas IV SDN Kuin Cerucuk 4 Banjarmasin https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1839 <p><em>Rendahnya keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, dan pemecahan masalah siswa berdampak pada rendahnya hasil belajar matematika. Kondisi tersebut disebabkan oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru, kurang memberikan kesempatan kepada siswa untuk berdiskusi dan memecahkan masalah secara aktif, serta belum menerapkan model pembelajaran yang mampu mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru serta meningkatkan aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, pemecahan masalah, dan hasil belajar siswa melalui penerapan model PESAT yang mengintegrasikan Problem Based Learning, Student Teams Achievement Division, dan Make a Match. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam empat pertemuan dengan subjek 17 siswa kelas IV SDN Kuin Cerucuk 4 Banjarmasin pada semester genap tahun ajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui observasi terhadap aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, dan pemecahan masalah, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru mencapai kriteria sangat baik pada seluruh pertemuan. Aktivitas siswa meningkat dari kriteria cukup aktif menjadi sangat aktif. Keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, dan pemecahan masalah juga mengalami peningkatan dari kriteria cukup terampil menjadi sangat terampil. Peningkatan tersebut berdampak pada meningkatnya ketuntasan hasil belajar siswa secara klasikal. Dengan demikian, model PESAT efektif meningkatkan aktivitas pembelajaran, keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, pemecahan masalah, dan hasil belajar matematika siswa.</em></p> Gusti Ayu Azzah Radhwa Ari Hidayat Copyright (c) 2026 Gusti Ayu Azzah Radhwa, Ari Hidayat https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-20 2026-07-20 4 2 609 618 10.61930/pjpi.v4i2.1839 Strategy for Implementing Hybrid Learning to Enhance Student Competence and Satisfaction in Higher Education https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1657 <p>Perkembangan teknologi informasi yang pesat menuntut lembaga pendidikan tinggi untuk mengadopsi metode pembelajaran adaptif, salah satunya melalui model pembelajaran hibrida. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi teknologi pembelajaran hibrida di UIN Sultan Syarif Kasim Riau, khususnya di Fakultas Pertanian dan Peternakan (Fapertapet) dan Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial (Fekonsos), untuk mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta merumuskan strategi optimasi. Penelitian ini merupakan studi kasus yang menggunakan pendekatan deskriptif-analitis, dengan sampel 150 mahasiswa yang dipilih secara acak di UIN Sultan Syarif Kasim Riau (Fakultas Pertanian dan Peternakan dan Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial). Penelitian ini dilakukan pada semester genap tahun 2024 dan semester ganjil tahun 2025. Teknik pengumpulan data meliputi kuesioner terstruktur dan analisis dokumen institusional. Hasil penelitian menunjukkan adanya disparitas signifikan dalam infrastruktur antar fakultas; Fapertapet menunjukkan kesiapan peralatan multimedia (proyektor) sebesar 100%, sedangkan di Gedung B Fekonsos, kesiapan peralatan berada pada angka 0%. Kondisi ini menyebabkan perbedaan dalam model implementasi, di mana Fapertapet telah mengadopsi pembelajaran hibrida sinkron, sementara Gedung B Fekonsos masih mengandalkan pendekatan asinkron. Terlepas dari kendala infrastruktur seperti kursi yang rusak dan fasilitas pendingin yang tidak memadai di beberapa area, analisis menunjukkan bahwa kesiapan teknologi, kualitas konten LMS, proses pembelajaran, kompetensi siswa, dan tingkat kepuasan berada dalam kategori "tinggi". Strategi yang direkomendasikan meliputi pemerataan infrastruktur dan implementasi model rotasi hibrida adaptif, yang menyesuaikan manajemen kelas sesuai dengan kapasitas fasilitas yang tersedia untuk meningkatkan kompetensi siswa secara berkelanjutan.</p> Azmar Azmar Elfi Rahmadani Irien Violinda Angriani Ahmad Zikri Riska Dian Oktari Rosmiati Rosmiati Copyright (c) 2026 Azmar Azmar, Elfi Rahmadani, Irien Violinda Angriani, Ahmad Zikri, Riska Dian Oktari, Rosmiati Rosmiati https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-21 2026-07-21 4 2 619 626 10.61930/pjpi.v4i2.1657 Implementasi Nilai-Nilai Al-Qur'an dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1690 <p>Krisis moral multidimensional yang melanda generasi muda di era digital, seperti maraknya perundungan (bullying), merosotnya kejujuran akademik, dan dampak negatif paparan media sosial, menjadi tantangan berat bagi dunia pendidikan kontemporer. Sekolah sering kali terjebak pada transfer pengetahuan (transfer of knowledge) semata dan mengabaikan pembentukan karakter dasar peserta didik. Untuk membendung degradasi moral tersebut, lembaga pendidikan Islam perlu mereposisi peran dengan menjadikan nilai-nilai Al-Qur'an sebagai fondasi utama pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam bagaimana tahapan perencanaan, strategi integrasi kurikulum, metode pembiasaan, serta pemanfaatan budaya sekolah dalam menginternalisasikan nilai Qur'ani guna membentuk karakter peserta didik yang unggul dan berakhlakul karimah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif lapangan dengan rancangan studi kasus. Data penelitian dikumpulkan dari sumber primer yang meliputi kepala sekolah, guru mata pelajaran, guru agama, serta perwakilan peserta didik dan orang tua siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan secara komprehensif melalui wawancara mendalam terstruktur, observasi partisipan terhadap aktivitas keagamaan dan budaya sekolah, serta studi dokumentasi terhadap dokumen kurikulum, rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), dan portofolio evaluasi karakter siswa. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data <em>(display data),</em> dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Untuk menjamin keabsahan data, peneliti menerapkan teknik triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai Al-Qur'an diawali dari perencanaan visi-misi yang integratif dan diterapkan melalui model kurikulum terintegrasi (integrated curriculum) pada seluruh mata pelajaran umum dan agama. Pembentukan karakter didorong kuat oleh strategi keteladanan (uswah hasanah) para pendidik dan program pembiasaan harian yang masif, seperti tahsin, tahfidz, serta salat berjamaah. Penciptaan budaya sekolah yang kondusif (bi'ah islamiyah) dan inovasi seperti kantin kejujuran terbukti efektif memicu kesadaran spiritual (muraqabah), meningkatkan indeks kejujuran akademik, serta menurunkan angka perundungan secara drastis. Meskipun menghadapi hambatan berupa heterogenitas kemampuan input siswa dan distraksi gadget di rumah, keberhasilan jangka panjang pembentukan karakter ini berhasil dijaga secara konsisten (istiqamah) melalui pola kolaborasi segitiga yang erat antara sekolah, masyarakat, dan orang tua berbasis sistem monitoring digital.</p> Muhammad Riza Fajrul Azhar Siti Banati Sholiha Pathur Rahman Mukmin Mukmin Copyright (c) 2026 Muhammad Riza Fajrul Azhar, Siti Banati Sholiha, Pathur Rahman, Mukmin Mukmin https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-20 2026-07-20 4 2 627 642 10.61930/pjpi.v4i2.1690 Peranan Tutorial PAI di UPI Dalam Religiusitas Mahasiswa: Antara Pembentukan Karakter Religius Atau Rutinitas Formalitas https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1649 <p>Penelitian ini menyelidiki efektivitas program Tutorial Pendidikan Islam (PAI) di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dalam membentuk karakter religius mahasiswa pada masa dewasa awal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program, mengeksplorasi persepsi mahasiswa, dan mengevaluasi apakah tutorial tersebut berfungsi sebagai proses pembentukan karakter yang bermakna atau hanya sebagai formalitas administratif. Pendekatan metode campuran dengan desain triangulasi konvergen digunakan, yang melibatkan dua instrumen kuantitatif dan penyelidikan kualitatif. Kuesioner pertama diberikan kepada 169 mahasiswa yang dipilih secara purposif untuk mengukur manajemen tutorial, religiusitas, dan persepsi pembentukan karakter, sedangkan kuesioner kedua didistribusikan kepada 33 mahasiswa untuk menilai religiusitas multidimensional di berbagai aspek seperti ibadah, moralitas, hubungan sosial, dan spiritualitas. Data dikumpulkan melalui survei skala Likert, wawancara mendalam dengan mahasiswa, tutor, dosen, dan orang tua, serta dokumentasi, dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas dan regresi, dan analisis tematik. Temuan menunjukkan secara struktural, program tersebut berjalan efektif, didukung oleh penjadwalan yang konsisten dan disiplin administratif. Motivasi ditemukan memiliki pengaruh yang lebih kuat terhadap religiusitas daripada manajemen bimbingan, sementara spiritualitas muncul sebagai dimensi religiusitas yang paling dominan. Wawasan kualitatif mengungkapkan bahwa keberhasilan internalisasi nilai - nilai agama bergantung pada kesadaran pribadi, ikatan mentor, dukungan orang tua, dan relevansi materi dengan kehidupan sehari-hari mahamahasiswa. Studi ini berkontribusi secara teoritis dengan menyoroti dialektika antara pembiasaan dan agensi dalam pembentukan karakter, dan secara praktis dengan merekomendasikan inovasi kurikulum, penguatan mekanisme evaluasi, dan pemantauan jangka panjang untuk memastikan transformasi spiritual yang autentik dan berkelanjutan.</p> Hilman Taufiq Abdillah Salma Rahma Kamila Sri Fuji Astuti Panca Dana Pesona Hasna Tsabitah Copyright (c) 2026 Salma Rahma Kamila, Sri Fuji Astuti, Panca Dana Pesona, Hasna Tsabitah, Hilman Taufiq Abdillah https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-22 2026-07-22 4 2 643 670 10.61930/pjpi.v4i2.1649 Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Pemecahan Masalah Matematika dan Kolaborasi Menggunakan Model Bergema di Sekolah Dasar https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1826 <p>Penelitian ini mengkaji rendahnya keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan kolaborasi murid pada pembelajaran matematika di kelas III SDN Pangeran 2. Permasalahan tersebut disebabkan oleh kurangnya pemahaman konsep matematika, minimnya latihan soal HOTS, serta pembelajaran yang masih didominasi metode ceramah dan kurang melibatkan diskusi kelompok. Upaya yang dilakukan untuk mengatasinya adalah menerapkan model BERGEMA, yaitu kombinasi Problem Based Learning, Numbered Heads Together, dan Make a Match. Penelitian ini bertujuan menganalisis peningkatan keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan kolaborasi murid. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam empat pertemuan pada 12 murid kelas III SDN Pangeran 2. Data diperoleh melalui observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan seluruh keterampilan meningkat hingga mencapai 100%. Dengan demikian, penerapan model BERGEMA efektif meningkatkan keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan kolaborasi murid pada pembelajaran matematika.</p> Ahmad Sauqi Herti Prastitasari Copyright (c) 2026 Ahmad Sauqi, Herti Prastitasari https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-23 2026-07-23 4 2 671 682 10.61930/pjpi.v4i2.1826 Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Kolaborasi dan Kemandirian Pada Muatan Ipas Menggunakan Model PNG Sekolah Dasar https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1830 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, kemandirian, dan hasil belajar murid pada pembelajaran IPAS di kelas V SDN Seberang Mesjid 1 Banjarmasin. Penelitian bertujuan meningkatkan aktivitas pembelajaran serta keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, kemandirian, dan hasil belajar melalui penerapan kombinasi model <em>Problem Based Learning</em> (PBL), <em>Numbered Heads Together</em> (NHT), dan <em>Game Based Learning</em> (GBL). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam empat pertemuan. Subjek penelitian berjumlah 20 murid kelas V. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, kemandirian, serta tes hasil belajar, kemudian dianalisis secara deskriptif menggunakan persentase dan ketuntasan klasikal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kombinasi model PBL, NHT, dan GBL mampu meningkatkan seluruh aspek yang diteliti. Aktivitas guru mencapai kategori sangat aktif, aktivitas murid meningkat dari 35% menjadi 100%, keterampilan berpikir kritis dari 20% menjadi 100%, keterampilan kolaborasi dari 40% menjadi 100%, keterampilan kemandirian dari 15% menjadi 100%, dan ketuntasan hasil belajar dari 15% menjadi 100%. Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi model PBL, NHT, dan GBL efektif meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan hasil belajar IPAS di sekolah dasar.</p> Rizki Tria Utami Zain Ahmad Fauzi Copyright (c) 2026 Rizki Tria Utami, Zain Ahmad Fauzi https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-23 2026-07-23 4 2 683 708 10.61930/pjpi.v4i2.1830 Hubungan Teacher-Student Relationship dan Self-Efficacy dengan Student Engagement pada Siswa SMP https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1832 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan teacher-student relationship dan self efficacy dengan student engagement pada siswa SMP. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian berjumlah 88 siswa SMP di Kota Kudus. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala teacher-student relationship, self efficacy, dan student engagement. Analisis data menggunakan korelasi product moment dan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS 27.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat signifikan antara teacher-student relationship dan self efficacy dengan student engagement (R = 0,791; p &lt; 0,01) dengan sumbangan efektif sebesar 62,6%. Secara parsial, teacher-student relationship dan self efficacy juga memiliki hubungan positif yang sangat signifikan dengan student engagement. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik hubungan siswa dengan guru dan semakin tinggi self efficacy siswa, maka semakin tinggi pula student engagement yang dimiliki.</p> Naswafirda Nailul Wafa Iranita Hervi Mahardayani Copyright (c) 2026 Naswafirda Nailul Wafa, Iranita Hervi Mahardayani https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-01 2026-08-01 4 2 709 718 10.61930/pjpi.v4i2.1832 Pengaruh Pemahaman Bahasa Inggris terhadap Optimalisasi Alur Kerja Digital pada Sistem Informasi Hotel https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1716 <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemahaman Bahasa Inggris terhadap optimalisasi alur kerja digital dalam penggunaan sistem informasi hotel di Hotel Griya Sintesa Muara Enim. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan melibatkan 30 karyawan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, regresi linear, dan uji t parsial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman Bahasa Inggris memberikan pengaruh signifikan terhadap optimalisasi alur kerja digital. Nilai hubungan antarvariabel sangat kuat (R=0,991) dengan koefisien determinasi sebesar 98,2%. Beberapa indikator yang berpengaruh signifikan meliputi kemampuan memahami istilah teknis, instruksi sistem, dan fitur aplikasi. Penelitian menyimpulkan bahwa peningkatan kompetensi Bahasa Inggris karyawan mampu meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi kesalahan kerja, serta mendukung keberhasilan implementasi sistem informasi hotel.</p> <p>&nbsp;</p> Destra Amni M. Taslim Indah Wati Luthfia Renalda Tania Luthifar Syach Anwar Copyright (c) 2026 Destra Amni, M. Taslim, Indah Wati, Luthfia Renalda Tania, Luthifar Syach Anwar https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-23 2026-07-23 4 2 719 732 10.61930/pjpi.v4i2.1716 Model Penguatan Karakter Religius Siswa melalui Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Literasi Digital; Studi Literatur https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1719 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model penguatan karakter keagamaan siswa melalui integrasi literasi digital dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Di tengah derasnya arus informasi digital, tantangan degradasi moral dan paparan konten agama yang tidak valid telah menjadi isu krusial dalam dunia pendidikan Islam. Metode yang digunakan adalah studi literatur (library research) dengan menganalisis berbagai sumber dari database akademik seperti Google Scholar selama periode 2020-2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan karakter religius di era digital membutuhkan model hybrid yang memadukan nilai-nilai spiritual tradisional dengan keterampilan digital sebagai media penyaringan etis. Model ini mencakup tiga pilar utama: mengkurasi konten Islam yang valid, mengembangkan penalaran kritis terhadap narasi digital, dan menginternalisasi nilai-nilai melalui platform interaktif. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa literasi digital bukan sekadar alat teknis, melainkan instrumen krusial dalam pembentukan karakter akhlakul karimah yang adaptif dengan dinamika zaman.</p> Deni Rusman Andriawan Andriawan Zulfani Semiarni Copyright (c) 2026 Deni Rusman, Andriawan Andriawan, Zulfani Semiarni https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-25 2026-07-25 4 2 733 740 10.61930/pjpi.v4i2.1719 Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Mahasiswa PGMI Berdasarkan Tingkat Kesulitan Soal https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1815 <p>Kemampuan pemecahan masalah matematis merupakan kompetensi penting yang harus dimiliki mahasiswa PGMI sebagai calon guru sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis mahasiswa berdasarkan tahapan pemecahan masalah menurut Polya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan subjek 35 mahasiswa semester IV Program Studi PGMI UIN Mahmud Yunus Batusangkar yang dipilih menggunakan teknik <em>purposive sampling</em>. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan pemecahan masalah matematis dan dianalisis secara deskriptif berdasarkan indikator Polya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis mahasiswa berada pada kategori tinggi dengan rata-rata persentase sebesar 72,46%. Kemampuan memahami masalah berada pada kategori sangat tinggi (84,29%), sedangkan kemampuan menyusun rencana (77,14%) dan melaksanakan rencana penyelesaian (72,38%) berada pada kategori tinggi. Adapun kemampuan memeriksa kembali hasil penyelesaian masih berada pada kategori sedang (56,19%). Temuan ini menunjukkan perlunya pembelajaran yang lebih menekankan aktivitas refleksi dan evaluasi agar kemampuan pemecahan masalah matematis mahasiswa berkembang secara optimal.</p> Sri Wahyu Neka Eka Pasca Surya Bayu Copyright (c) 2026 Sri Wahyu Neka https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-25 2026-07-25 4 2 741 754 10.61930/pjpi.v4i2.1815 Hubungan antara Forgiveness dan Self-Disclosure dengan Marital Intimacy Pada Istri yang Menjalani Long Distance Marriage https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1833 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara <em>forgiveness</em> dan <em>self-disclosure</em> dengan <em>marital intimacy</em> pada istri yang menjalani <em>long distance marriage</em>. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan subjek sebanyak 49 istri. Data dikumpulkan menggunakan skala marital intimacy, forgiveness, dan self-disclosure serta dianalisis menggunakan regresi linier berganda dan korelasi <em>product moment</em> dengan bantuan SPSS 27.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara <em>forgiveness</em> dan self-disclosure dengan <em>marital intimacy</em> (R = 0,078; p = 0,868). Secara parsial, <em>forgiveness</em> dan <em>self-disclosure</em> juga tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan <em>marital intimacy</em></p> Neta Azzahra Iranita Hervi Mahardayani Copyright (c) 2026 Neta Azzahra, Iranita Hervi Mahardayani https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-01 2026-08-01 4 2 755 768 10.61930/pjpi.v4i2.1833 Integrating Eco-ELT in ESP to Foster Green Communication Competence: Evidence from Indonesian Polytechnic https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1852 <p>Vocational higher education is increasingly expected to prepare graduates who possess not only profession-oriented English proficiency but also the ability to communicate responsibly about sustainability issues. Despite growing interest in Ecological English Language Teaching (Eco-ELT), its integration into English for Specific Purposes (ESP) within polytechnic education remains underexplored. This study investigates how Eco-ELT can be integrated into ESP to foster Green Communication Competence, drawing evidence from polytechnic institutions in Indonesia and China. Employing a mixed-methods design, data were collected through questionnaires and semi-structured interviews involving ESP lecturers from both institutions. Quantitative data were analyzed descriptively, while qualitative data were examined using thematic analysis to identify pedagogical practices, institutional support, implementation challenges, and strategies for integrating sustainability into ESP instruction. The findings reveal that lecturers across both institutions demonstrate positive attitudes toward embedding sustainability into ESP learning. However, successful implementation depends on teacher readiness, institutional commitment, curriculum support, the availability of sustainability-oriented teaching materials, and collaboration with industry partners. Evidence from the two polytechnic contexts suggests that Eco-ELT strengthens Green Communication Competence by connecting language learning with authentic environmental and professional communication tasks. The study concludes that Eco-ELT provides a practical pedagogical framework for transforming ESP instruction in vocational higher education and contributes to preparing environmentally responsible graduates capable of participating in sustainable professional practices.</p> Dian Heriani Evi Agustina Sari Trisna Hidayati Copyright (c) 2026 Dian Heriani, Evi Agustina Sari, Trisna Hidayati https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-25 2026-07-25 4 2 769 786 10.61930/pjpi.v4i2.1852 Self-Efficacy Matematis Mahasiswa dalam Penggunaan Artificial Intelligence pada Pembelajaran Matematika https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1854 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat <em>self-efficacy</em> matematis mahasiswa dalam penggunaan <em>Artificial Intelligence</em> (AI) pada pembelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif terhadap 30 mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika yang dipilih menggunakan teknik <em>purposive sampling</em>. Data dikumpulkan melalui angket <em>self-efficacy</em> matematis dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat <em>self-efficacy</em> matematis mahasiswa berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata 63,53. Sebanyak 60,00% mahasiswa berada pada kategori sedang dan 40,00% berada pada kategori tinggi, sedangkan tidak terdapat mahasiswa yang berada pada kategori rendah maupun sangat rendah. Indikator dengan persentase tertinggi adalah ketangguhan menghadapi kesulitan selama penggunaan AI, sedangkan persentase terendah terdapat pada keberanian mengambil keputusan dalam penggunaan AI sebagai sumber belajar. Temuan ini menunjukkan bahwa AI dapat mendukung pembelajaran matematika, namun penggunaannya tetap perlu disertai kemampuan mengevaluasi informasi agar tidak mengurangi kemandirian belajar.</p> Rabiatul Aeprilia Nuraisyah Dearezha Priska Suci Yuniati Copyright (c) 2026 Rabiatul Aeprilia Nuraisyah, Dearezha Priska, Suci Yuniati https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-25 2026-07-25 4 2 787 800 10.61930/pjpi.v4i2.1854 Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Komunikasi dan Kerjasama Siswa Muatan IPAS Kelas V Menggunakan Model Pembelajaran Bungas Berbasis Culturally Responsive Teaching di SDN Sungai Jingah 1 Banjarmasin https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1857 <p>Pembelajaran IPAS pada Kurikulum Merdeka diarahkan untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis, komunikasi, dan kerja sama sebagai kompetensi abad ke-21. Namun, hasil observasi di kelas V SDN Sungai Jingah 1 Banjarmasin menunjukkan bahwa aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, komunikasi, kerja sama, dan hasil belajar masih rendah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peningkatan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, keterampilan komunikasi, keterampilan kerja sama, dan hasil belajar siswa melalui penerapan model BUNGAS berbasis <em>Culturally Responsive Teaching</em> (CRT). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga pertemuan pada 16 siswa kelas V. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes, kemudian dianalisis secara deskriptif menggunakan skor, persentase, dan ketuntasan belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru meningkat hingga mencapai kategori sangat baik, sedangkan aktivitas siswa meningkat menjadi 81% pada pertemuan ketiga. Penerapan model BUNGAS berbasis CRT juga meningkatkan keterampilan berpikir kritis, komunikasi, dan kerja sama siswa yang ditunjukkan oleh meningkatnya kemampuan menganalisis masalah, mengemukakan pendapat, berdiskusi, bekerja sama, dan menyusun kesimpulan. Peningkatan kualitas proses pembelajaran berdampak pada meningkatnya hasil belajar siswa pada ranah afektif, psikomotorik, dan kognitif. Temuan ini menunjukkan bahwa model BUNGAS berbasis <em>Culturally Responsive Teaching</em> mampu menciptakan pembelajaran yang aktif, kontekstual, kolaboratif, dan bermakna sehingga efektif meningkatkan kualitas proses maupun hasil pembelajaran IPAS di sekolah dasar.</p> Wina Norjannah Fathul Jannah Copyright (c) 2026 Wina Norjannah, Fathul Jannah https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-25 2026-07-25 4 2 801 816 10.61930/pjpi.v4i2.1857 Implementasi Model PRATAMA Dalam Meningkatkan Motivasi, Keterampilan Berpikir Kritis, dan Pemecahan Masalah Siswa SD https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1861 <p>Rendahnya motivasi belajar, keterampilan berpikir kritis, dan keterampilan pemecahan masalah siswa pada pembelajaran Matematika menjadi dasar dilaksanakannya penelitian ini. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan aktivitas guru serta menganalisis peningkatan aktivitas siswa, motivasi belajar, keterampilan berpikir kritis, keterampilan pemecahan masalah, dan hasil belajar siswa melalui penerapan Model PRATAMA. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam empat pertemuan pada 14 siswa kelas IV SDN Antasan Kecil Timur 4 Banjarmasin Tahun Ajaran 2025/2026. Data penelitian berupa data kualitatif dan kuantitatif yang diperoleh melalui observasi dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas guru meningkat dari 75% menjadi 100%, aktivitas siswa dari 50% menjadi 93%, motivasi belajar dari 43% menjadi 93%, keterampilan berpikir kritis dari 21% menjadi 86%, keterampilan pemecahan masalah dari 21% menjadi 86%, serta ketuntasan hasil belajar mencapai 100% pada aspek kognitif dan afektif, serta 93% pada aspek psikomotorik. Temuan ini menunjukkan bahwa Model PRATAMA efektif meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran Matematika serta berpotensi menjadi alternatif pembelajaran inovatif untuk mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa di sekolah dasar.</p> Norhayati Norhayati Wahdah Refia Rafianti Copyright (c) 2026 Norhayati Norhayati, Wahdah Refia Rafianti https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-25 2026-07-25 4 2 817 834 10.61930/pjpi.v4i2.1861 Analisis Kesalahan Siswa Kelas Vii Smp Negeri 2 Singingi Dalam Menyelesaikan Operasi Hitung Bilangan Pecahan https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1681 <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kesalahan paling umum yang dilakukan oleh siswa kelas tujuh di SMP Negeri 2 Singingi saat menyelesaikan soal-soal yang berkaitan dengan pecahan. Sampel sebanyak sepuluh siswa dipilih menggunakan teknik purposive sampling untuk penelitian deskriptif kualitatif ini. Informasi dikumpulkan melalui ujian tertulis yang terdiri dari lima pertanyaan yang berkaitan dengan soal cerita kontekstual, penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian pecahan. Analisis kesalahan merujuk pada pengelompokan yang diajukan oleh Gulvara yang mencakup kesalahan konsep, kesalahan prosedur, dan kesalahan dalam perhitungan dengan tujuh indikator. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kesalahan paling sering terjadi pada indikator P2 (tidak menyederhanakan jawaban akhir) sebesar 90%, K2 (salah menentukan KPK) sebesar 70%, dan P1 (langkah tidak teratur dan tidak lengkap) sebesar 60% diikuti K3 (tidak dapat mengubah pecahan campuran) sebesar 40%. Kesalahan terkecil terdeteksi pada K1 dan H2, yaitu sebesar 20%. Hasil ini menunjukkan pentingnya memperkuat pemahaman mengenai konsep KPK, konversi pecahan campuran, serta membiasakan siswa menyederhanakan hasil akhir pecahan dalam pembelajaran matematika di kelas VII.</p> Femilya Sri Zulfa Eka Pascha Suryabayu Laila Fitri Nurul Maulidiniyah Copyright (c) 2026 Femilya Sri Zulfa, Eka Pascha Suryabayu, Laila Fitri, Nurul Maulidiniyah https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-27 2026-07-27 4 2 835 850 10.61930/pjpi.v4i2.1681 Evaluasi Kinerja (Performance Evaluation) Program Pembelajaran PAI pada Aspek Kognitif, Afektif, dan Psikomotorik https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1871 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam pelaksanaan evaluasi kinerja dalam program pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang mencakup tiga ranah utama: kognitif, afektif, dan psikomotorik, serta mengidentifikasi tantangan sekalian solusi praktis implementasinya di lapangan sekolah. Metode penelitian yang diterapkan adalah pendekatan deskriptif-analitis dengan jenis penelitian kepustakaan (<em>library research</em>). Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi terhadap berbagai jurnal ilmiah bereputasi, buku evaluasi pendidikan, dan dokumen kurikulum terkait, yang kemudian dianalisis secara tajam menggunakan model CIPP (<em>Context, Input, Process, Product</em>). Hasil kajian menunjukkan bahwa evaluasi keberhasilan program PAI tidak boleh hanya mengandalkan nilai ujian kognitif semata. Ranah kognitif harus didorong hingga tingkat analisis dan evaluasi menggunakan instrumen berbasis HOTS. Ranah afektif dievaluasi melalui teknik triangulasi instrumen guna menghindari adanya manipulasi perilaku siswa. Ranah psikomotorik diukur lewat uji kinerja langsung yang terstruktur dengan rubrik penilaian analitis. Kajian ilmiah ini memetakan tiga hambatan utama di lapangan, yaitu keterbatasan waktu mengajar, subjektivitas penilaian sikap, dan sistem administrasi kurikulum yang berorientasi kognitif. Sebagai solusi alternatif, penelitian ini merekomendasikan penerapan model penilaian autentik secara berimbang dan berkelanjutan melalui pemanfaatan <em>e-jurnal</em> ibadah harian serta pengoptimalan fasilitas laboratorium ibadah. Keberhasilan hakiki dari program PAI diukur dari sejauh mana pengetahuan mampu mentransformasikan karakter dan praktik peribadatan nyata siswa sehari-hari.</p> Salimuddin Mu’min Zulkifli Musthan Copyright (c) 2026 Salimuddin Mu’min, Zulkifli Musthan https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-27 2026-07-27 4 2 851 860 10.61930/pjpi.v4i2.1871 Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) dengan Menggunakan Media Sudut Papan Sudut Pintar untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Pembelajaran IPAS di Kelas V SDN Dero 03 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1872 <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui penerapan model <em>Problem Based Learning</em> (PBL) berbantuan media Sudut Papan Pintar pada pembelajaran IPAS. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam satu siklus. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dokumentasi, dan catatan lapangan, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model <em>Problem Based Learning</em> berbantuan media Sudut Papan Pintar mampu meningkatkan partisipasi, kerja sama, dan kemampuan berpikir kritis siswa selama proses pembelajaran. Siswa menjadi lebih aktif dalam mengidentifikasi masalah, berdiskusi, mengemukakan pendapat, serta menarik kesimpulan berdasarkan bukti yang diperoleh. Dengan demikian, penerapan model <em>Problem Based Learning</em> berbantuan media Sudut Papan Pintar efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPAS di sekolah dasar.</p> Jihan Hana Nadhila Nurita Fajar Rochmiati Irfawidhiya Muta’aliya Copyright (c) 2026 Jihan Hana Nadhila, Nurita Fajar Rochmiati, Irfawidhiya Muta’aliya https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-27 2026-07-27 4 2 861 884 10.61930/pjpi.v4i2.1872