Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) https://ejournal.lapad.id/PJPI <p><strong>Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)</strong> adalah jurnal pendidikan yang ditujukan untuk publikasi artikel ilmiah yang diterbitkan oleh Penerbit dan Percetakan CV.Picmotiv. Jurnal ini adalah jurnal studi ilmu-ilmu Sosial humaniora dan pendidikan yang bersifat peer-review dan terbuka. Bidang kajian dalam jurnal ini termasuk linguistik, sastra, filsafat, psikologi, hukum, pendidikan, sosial dan studi budaya. Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia menerima makalah dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Jurnal Pendidikan diterbitkan 3 kali setahun: April, Juni dan Desember. Silakan buat Artikel Template baru lalu kirimkan naskah Anda.</p> en-US <p><a href="http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/" rel="license"><img src="https://i.creativecommons.org/l/by-sa/4.0/88x31.png" alt="Creative Commons License" /></a><br />This work is licensed under a <a href="http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/" rel="license">Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License</a></p> jurnalpjpi@lapad.id (Havis Aravik) jurnal.pjpi@lapad.id (Havis Aravik) Thu, 16 Jul 2026 00:00:00 +0000 OJS 3.3.0.11 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Systematic Literature Review: Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMP pada Materi Aritmatika Sosial https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1612 <p>Kemampuan komunikasi matematika merupakan keterampilan penting bagi siswa sekolah menengah, khususnya dalam memahami dan mengatasi masalah yang berkaitan dengan aritmatika sosial. Meskipun demikian, banyak penelitian telah menunjukkan bahwa kemahiran dalam kemampuan ini masih tergolong rendah, terutama menyangkut aspek-aspek seperti representasi visual, penggunaan notasi matematika, dan pembuatan argumen tertulis. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguraikan dan mengkonsolidasikan temuan sebelumnya tentang kemampuan komunikasi matematika siswa sekolah menengah dalam bidang aritmatika sosial. Pendekatan yang digunakan adalah Tinjauan Literatur Sistematis (SLR), dengan mengikuti pedoman PRISMA. Literatur dicari melalui Google Scholar dan Garuda dari tahun 2020 hingga 2025, menghasilkan 11 artikel yang relevan. Temuan menunjukkan bahwa tingkat keterampilan komunikasi matematika yang rendah dikaitkan dengan tantangan dalam memahami pernyataan masalah, perasaan cemas terkait matematika, dan prevalensi metode pengajaran tradisional. Sebaliknya, model pendidikan interaktif seperti Aptitude Treatment Interaction (ATI), Jigsaw, dan etnomatematika telah terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan ini. Studi ini menggarisbawahi pentingnya strategi pembelajaran kontekstual dan menarik untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematika siswa.</p> Citra Ayu Lestari, Ernita Wira Hastuti, Hasanuddin Hasanuddin Copyright (c) 2026 Citra Ayu Lestari, Ernita Wira Hastuti, Hasanuddin Hasanuddin https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1612 Wed, 15 Jul 2026 00:00:00 +0000 The Influence Of The Know Want Learned (Kwl) Strategy On The Tenth Grade Students’ Reading Comprehension Of Recount Textat Sma Santo Yoseph Medan https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1638 <p><em>This study looked at how the Know-Want-Learned (KWL) approach affected the tenth grade students at SMA St. Yoseph Medan's reading comprehension of recount texts throughout the 2025–2026 school year. The study was carried out because many students continued to struggle with comprehending recount narratives, including recognizing key concepts, understanding specific details, organizing event sequences, and deciphering the text's meaning. Additionally, during the learning process, pupils demonstrated little enthusiasm and minimal participation. This study used a quantitative methodology and a quasi-experimental design, with 58 students split into two groups of 29 students each: an experimental class and a control class. Validity, reliability, normality, homogeneity, and Mann-Whitney U tests were used to assess the data, which were gathered using pre-test and post-test equipment. The reliability analysis revealed that the instrument was dependable with a Cronbach's Alpha score of 0.699, while the validity analysis demonstrated that every test item was legitimate. Additionally, there was a significant difference between pupils taught using the KWL strategy and those taught using traditional teaching methods, as indicated by the Mann-Whitney U test result of 0.001, which was less than 0.05. Additionally, the effect size computation showed a moderate influence with a Cohen's d value of 0.66. Consequently, the results indicated that the KWL approach had a favorable and noteworthy impact on students' comprehension of recount texts and may be employed as a successful teaching method for reading comprehension.</em></p> Anna Mariani, Meikardo Samuel Prayuda, Fiber Yun Almanda Ginting Copyright (c) 2026 Anna Mariani, Meikardo Samuel Prayuda, Fiber Yun Almanda Ginting https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1638 Thu, 16 Jul 2026 00:00:00 +0000 Implementasi Game Edukasi Bebrasis Android Sebagai Media Pembelajaran Pengenalan Sifat Huruf Hijaiyah Pada Tingkat Sekolah Dasar https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1603 <p>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran berupa game edukasi berbasis Android guna mengenalkan sifat huruf hijaiyah kepada siswa sekolah dasar secara interaktif dan menyenangkan. Metode pengembangan menggunakan <em>Game Development Life Cycle (GDLC)</em> melalui enam tahapan: inisialisasi, pra-produksi, produksi, pengujian, beta release, dan rilis akhir. Pengujian dilakukan dengan alpha testing oleh ahli dan beta testing kepada siswa menggunakan skala Likert dan perhitungan N-Gain. Hasil alpha testing menunjukkan tingkat kelayakan aplikasi sebesar 88,4% dari sisi materi dan 86,6% dari sisi media. Sedangkan hasil N-Gain menunjukkan peningkatan pemahaman siswa dari skor pretest 58,2 menjadi posttest 85,4, dengan kategori efektivitas tinggi. Dengan demikian, aplikasi ini dinilai layak dan efektif sebagai media pembelajaran interaktif dalam pengenalan sifat huruf hijaiyah.</p> Tri Susanti, Debi Gusmaliza Copyright (c) 2026 Tri Susanti, Debi Gusmaliza https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1603 Thu, 16 Jul 2026 00:00:00 +0000 The Effectiveness Of The Outlining Technique In Overcoming Writing Difficulties In Descriptive Text Among Eight-Grade Students Of SMP Negeri 31 Medan https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1637 <p><em>This study aims to investigate the effectiveness of the outlining technique in improving students’ writing skill in descriptive texts among Grade VIII students of SMP Negeri 31 Medan in the 2025–2026 academic year. This study is motivated by students’ low writing skill in descriptive texts, particularly in developing ideas, organizing text structure coherently, and using appropriate vocabulary and grammar. This research employed a quantitative approach with a quasi-experimental design using a pre-test and post-test control group design. The sample consisted of 60 Grade VIII students, divided into two groups: the experimental class (VIII-7) and the control class (VIII-8), each consisting of 30 students selected through purposive sampling. The experimental group was taught using the outlining technique, while the control group was taught using conventional teaching methods. The data were collected through pre-test and post-test assessments and analyzed using normality test, homogeneity test, independent samples t-test, and paired sample t-test. The results of the study indicate that there is a significant difference between the experimental and control groups based on the independent samples t-test result, with a t-value of 6.063 and a significance level of 0.000 &lt; 0.05, leading to the rejection of H</em><em>₀</em><em> and acceptance of H</em><em>ₐ</em><em>. Furthermore, the paired sample t-test results show that both groups experienced a significant improvement; however, the experimental group achieved a higher increase compared to the control group. The mean score of the experimental group increased from 69.33 to 88.33, while the control group increased from 62.33 to 77.17. Therefore, it can be concluded that the outlining technique is effective in improving students’ writing skill in descriptive texts.</em></p> Medianti Simanjuntak, Meikardo Samuel Prayuda, Fiber Yun Almanda Ginting Copyright (c) 2026 Medianti Simanjuntak, Meikardo Samuel Prayuda, Fiber Yun Almanda Ginting https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1637 Thu, 16 Jul 2026 00:00:00 +0000 Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Media Diorama Terhadap Hasil Belajar IPAS Sekolah Dasar https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1644 <p>Pembelajaran konvensional tanpa media inovatif menyebabkan rendahnya keterlibatan dan hasil belajar IPAS siswa sekolah dasar. Penelitian kuantitatif <em>quasi-experimental</em> dengan desain <em>Nonequivalent Control Group Design</em> ini bertujuan menguji pengaruh model pembelajaran <em>Problem Based Learning</em> (PBL) berbantuan media diorama terhadap hasil belajar IPAS pada materi pertumbuhan manusia. Subjek penelitian ini melibatkan 52 siswa kelas V SD Negeri 4 Tonja Denpasar, yang terbagi rata ke dalam kelas eksperimen sebanyak 26 siswa dan kelas kontrol sebanyak 26 siswa. Data penelitian dikumpulkan melalui instrumen <em>pre-test</em>, <em>post-test</em>, yang kemudian dianalisis menggunakan teknik statistik <em>Independent Sample T-test</em>. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada nilai rata-rata <em>post-test</em> kelas eksperimen sebesar 88,65 dan kelas kontrol sebesar 83,27. Uji hipotesis memperoleh nilai signifikansi 0,008 yang lebih kecil dari taraf 0,05, sehingga hipotesis nol ditolak. Simpulannya, penerapan model <em>Problem Based Learning</em> berbantuan media diorama berpengaruh signifikan dalam meningkatkan hasil belajar IPAS siswa.</p> Ida Ayu Putu Dewi Arsini, I Made Wiguna Yasa, I Komang Wisnu Budi Wijaya Copyright (c) 2026 Ida Ayu Putu Dewi Arsini, I Made Wiguna Yasa, I Komang Wisnu Budi Wijaya https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1644 Thu, 16 Jul 2026 00:00:00 +0000 The Effect Of Differentiated Instruction On Eleventh Grade Students' Narrative Writing Skill At SMA Budi Murni 2 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1639 <p><em>This study aims to analyze the effect of Differentiated Instruction on the narrative text writing ability of grade XI students of SMA Budi Murni 2 in the 2025/2026 academic year. This study is motivated by the low ability of students in developing story ideas, organizing plots coherently, using appropriate vocabulary and grammar, and constructing narrative text structures as a whole. In addition, differences in students' abilities, interests, and learning readiness cause the writing learning process to not run optimally. This study used a quantitative method with a quasi-experimental design involving an experimental class and a control class. Data were obtained through pre-tests and post-tests of narrative text writing ability, then analyzed using statistical tests to determine differences in learning outcomes between the two groups. The results showed that students taught through Differentiated Instruction achieved higher writing ability improvements than students taught using conventional methods. The average score of the experimental class increased from 61.94 to 76.39, while the control class increased from 58.19 to 66.39. The results of the Independent Samples T-Test showed a significance value of 0.000, which is smaller than 0.05. Therefore, it can be concluded that Differentiated Instruction has a significant influence on students' narrative writing skills. Thus, this strategy can be an effective learning alternative in helping students improve their writing skills according to their learning needs and characteristics.</em></p> Maria Sihotang, Meikardo Samuel Prayuda, Fiber Yun Almanda Ginting Copyright (c) 2026 Maria Sihotang, Meikardo Samuel Prayuda, Fiber Yun Almanda Ginting https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1639 Sat, 18 Jul 2026 00:00:00 +0000 Analisis Formalisme Dalam Puisi “Aku” Karya Chairil Anwar: Sebuah Studi Tentang Kritik Sastra Modern https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1687 <p>Studi ini meneliti aspek formalis dalam puisi Aku karya Chairil Anwar melalui perspektif kritik sastra modern. Penelitian ini berfokus pada unsur-unsur intrinsik puisi, termasuk tema, diksi, bahasa kiasan, citra, rima, dan pola struktural yang berkontribusi pada konstruksi makna eksistensial dalam teks. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis tekstual, studi ini menggunakan puisi Aku sebagai sumber data utama, sementara referensi pendukung diperoleh dari buku-buku teori sastra dan jurnal ilmiah yang terindeks di Sinta dan Scopus. Temuan menunjukkan bahwa puisi tersebut sangat mencerminkan identitas eksistensial penyair melalui diksi yang tegas, ekspresi metaforis, pola pengulangan, dan intensitas ritmis yang menekankan individualitas, pemberontakan, dan kesadaran diri. Melalui lensa kritik formalis, Aku ditafsirkan sebagai karya sastra otonom yang nilai estetika dan semantiknya dihasilkan terutama dari struktur internalnya daripada dari latar belakang sosial atau historis penulis. Lebih lanjut, penelitian ini menunjukkan bahwa interaksi antara gaya bahasa dan struktur puitis menciptakan resonansi emosional yang kuat, menempatkan puisi tersebut sebagai salah satu karya paling berpengaruh dalam sastra Indonesia modern. Pada akhirnya, penelitian ini menyoroti relevansi formalisme dalam mengungkap kompleksitas artistik dan makna intrinsik yang tertanam dalam teks-teks puitis.</p> Orance Ferderika Balan, Masulah Masulah Copyright (c) 2026 Orance Ferderika Balan, Masulah Masulah https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1687 Sat, 18 Jul 2026 00:00:00 +0000 Pengembangan E-LKPD Interaktif Berbasis Web Liveworksheet pada Mata Pelajaran IPAS Materi Bagaimana Kita Hidup dan Bertumbuh Kelas V Sekolah Dasar https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1824 <p>Penelitian ini bertujuan menghasilkan serta menilai kelayakan Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik (E-LKPD) interaktif berbasis Liveworksheet pada mata pelajaran IPAS materi Bagaimana Kita Hidup dan Bertumbuh untuk siswa kelas V SDN Bendo 02 Kabupaten Magetan. Pengembangan dilakukan karena proses pembelajaran masih didominasi metode konvensional dan penggunaan LKPD cetak yang kurang mendorong keaktifan serta motivasi belajar peserta didik. Penelitian menerapkan metode Research and Development (R&amp;D) dengan model ADDIE, yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner. Produk divalidasi oleh ahli media, ahli bahasa, dan ahli materi, kemudian diuji melalui respons guru serta peserta didik pada uji perorangan, kelompok kecil, dan lapangan. Hasil validasi memperoleh rata-rata 89% dengan kategori sangat layak, sedangkan respons guru dan peserta didik mencapai rata-rata 92% yang menunjukkan kategori sangat layak. Dengan demikian, E-LKPD berbasis Liveworksheet dinyatakan valid, praktis, dan efektif sebagai media pendukung pembelajaran IPAS di sekolah dasar.</p> Diana Putri Rahmawati, Ibadullah Malawi, Sri Budyartati Copyright (c) 2026 Diana Putri Rahmawati, Ibadullah Malawi, Sri Budyartati https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1824 Sat, 18 Jul 2026 00:00:00 +0000 Hubungan Kecanduan Media Sosial Dengan Kesehatan Mental Siswa Sekolah Menengah Atas Di Era Digital https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1733 <p>Perkembangan teknologi membuat komunikasi semakin terbuka, salah satu penyebab munculnya masalah pada remaja adalah penggunaan media sosial yang tidak terkontrol sehingga mempengaruhi kehidupan psikologis. Muncul kebiasaan fomo,mengekspresikan diri secara berlebihan. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat kecanduan media sosial dikalangan remaja. Penelitian menggunakan metode kuantitatif, populasi&nbsp; 84 siswa, seluruh populasi dijadikan sampel. Pengambilan data menggunakan angket dengan empat pilihan skala likert meliputi aspek <em>salience, mood modification, tolerance, withdrawal, conflict,</em> dan <em>relapse</em>, kesehatan mental remaja diukur melalui aspek depresi, kecemasan, dan stres.&nbsp; Analisis data melalui uji validitas, reliabilitas, uji normalitas, uji linearitas, dengan bantuan SPSS versi 27. Hasil penelitian membuktikan tingkat kecanduan media sosial siswa berada pada kategori sedang nilai rata-rata 52,10, tingkat kesehatan mental remaja berada pada kategori sedang&nbsp; nilai rata-rata sebesar 49,37. Hasil uji korelasi Spearman Rank&nbsp; koefisien korelasi 0,435 dengan nilai signifikansi 0,000 (p &lt; 0,05), ada hubungan&nbsp;&nbsp; signifikan kecanduan media sosial dengan kesehatan mental remaja.</p> Tantri Yulia Oktariani, Taty Fauzi, Erfan Ramadhani Copyright (c) 2026 Tantri Yulia Oktariani, Taty Fauzi, Erfan Ramadhani https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1733 Sat, 18 Jul 2026 00:00:00 +0000 Pengembangan Media Pembelajaran Digital Berbasis Google Sites pada Materi Ketampakan Alam dan Buatan Kelas III Sekolah Dasar https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1810 <p>Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran digital berbasis <em>Google Sites</em> pada mata pelajaran IPAS materi ketampakan alam dan buatan di daerahku untuk siswa kelas III SDN Bendo 02 serta menilai kelayakannya. Penelitian menggunakan metode <em>Research and Development</em> (R&amp;D) dengan model ADDIE yang meliputi <em>Analysis, Design, Development, Implementation,</em> dan <em>Evaluation.</em> Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket validasi ahli, serta angket respons guru dan siswa menggunakan skala Likert. Hasil validasi menunjukkan media memperoleh skor 75% dari ahli materi, 80% dari ahli media, dan 100% dari ahli bahasa dengan rata-rata 85% (sangat layak). Hasil uji respons pengguna menunjukkan persentase 99% dari guru, 98% pada uji perorangan, 81% pada uji kelompok kecil, dan 94% pada uji lapangan, dengan rata-rata keseluruhan 93% (sangat layak). Berdasarkan hasil tersebut, media pembelajaran digital berbasis <em>Google Sites</em> dinyatakan sangat layak digunakan untuk mendukung pemahaman materi IPAS siswa kelas III sekolah dasar.</p> Evanda Vella Delli, Ibadullah Malawi, Sri Budyartati Copyright (c) 2026 Evanda Vella Delli, Ibadullah Malawi, Sri Budyartati https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1810 Sun, 19 Jul 2026 00:00:00 +0000 Pengaruh Layanan Bimbingan Klasikal Menggunakan Media Game Sambung Kata Dalam Mengantisipasi Bullying Di SMA 15 Palembang https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1732 <p>Perilaku <em>bullying</em> &nbsp;adalah kekerasan yang sering terjadi di lingkungan sekolah, berdampak pada hubungan pertemanan. Awalnya hanya kata- kata toxic kemudian berkembang menjadi aksi yang &nbsp;menyakiti secara psikhis &nbsp;juga menyakiti secara fisik. Sekolah sebagai wadah pembentukan karakter &nbsp;melakukan upaya preventive melalui pemberian layanan bimbingan. &nbsp;Melalui layanan bimbingan klasikal konselor &nbsp;menumbuhkan rasa persahabatan dan kepedulian &nbsp;melalui permainan &nbsp;sambung kata.Untuk mengetahui apakah ada pengaruh dalam pelaksanaan layanan klasikal dilanjutkan dengan memberikan angket dengan skala likert. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain <em>one grup</em> <em>pre-test</em> dan <em>post- test</em>,. Uji hipotesis menggunakan &nbsp;t-test, &nbsp;nilai signifikansi (2-tailed) &nbsp;0,000 &lt; 0,05. Hasil permainan <em>game </em>sambung kata memenuhi kriteria karena aspek permainan mampu menurunkan resistensi &nbsp;&nbsp;<em>bullying</em>. &nbsp;Uji normalitas data melalui uji Shapiro-Wilk (Sig. <em>pre-test </em>0,419 dan <em>post-test </em>0,138), &nbsp;dinyatakan valid dan &nbsp;&nbsp;reliable terbuktik ada pengaruh positif, integrasi &nbsp;metode klasikal, dan permainan sambung kata menjadi kombinasi &nbsp;efektif dalam meningkatkan kesadaran antisipasi <em>bullying </em>siswa.</p> Vijay Cuwentry, Taty Fauzy, Syska Purnama Sari Copyright (c) 2026 Vijay Cuwentry, Taty Fauzy, Syska Purnama Sari https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1732 Sun, 19 Jul 2026 00:00:00 +0000 Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Kolaborasi Dan Komunikasi Menggunakan Model PGT Dengan Media Julipin di Sekolah Dasar https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1838 <p>Permasalahan pada penelitian ini adalah masih kurangnya aktivitas murid mengikuti pembelajaran, serta keterampilan berpikir kritis, kolaborasi dan komunikasi yang masih rendah. Hal ini disebabkan pembelajaran bersifat satu arah, media pembelajaran yang jarang dilakukan, serta murid belum terbiasa berdiskusi, mengemukakan pendapat, dan bekerja sama secara aktif. Solusi yang peneliti tawarkan adalah menggunakan model PGT dengan media Julipin. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peningkatan aktivitas guru dan murid serta menganalisis keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, dan komunikasi murid. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang didukung analisis kuantitatif dengan metode penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah murid kelas V SDN Kuin Cerucuk 4 Banjarmasin. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes tertulis yang menghasilkan data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan aktivitas guru dari 97% menjadi 100%, aktivitas murid dari 45% menjadi 90%, keterampilan berpikir kritis dari 30% menjadi 80%, keterampilan</p> <p>kolaborasi dari 40% menjadi 90%, keterampilan komunikasi dari 30% menjadi 85%. Hal ini berdampak positif terhadap ketuntasan hasil belajar murid yang meningkat dari 30% menjadi 80%. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa model PGT dengan Media Julipin efektif meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran Pendidikan Pancasila serta dapat menjadi referensi bagi kepala sekolah, guru, dan peneliti selanjutnya.</p> Siti Salfina Rodhiyah, Zain Ahmad Fauzi Copyright (c) 2026 Siti Salfina Rodhiyah, Zain Ahmad Fauzi https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1838 Mon, 20 Jul 2026 00:00:00 +0000 Meningkatkan Hasil Belajar, Kemampuan Pemecahan Masalah, dan Kolaborasi Siswa pada Pembelajaran Matematika Menggunakan Model LOGIKA di Kelas V SDN Antasan Kecil Timur 4 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1841 <p>Penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan selama empat kali pertemuan dengan subjek penelitian sebanyak 11 siswa kelas V SDN Antasan Kecil Timur 4 Semester II Tahun Pelajaran 2025/2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru meningkat dari skor 20 menjadi 28 dengan kriteria Sangat Baik. Aktivitas siswa meningkat dari 45% menjadi 90% dengan kriteria Sangat Aktif. Kemampuan pemecahan masalah meningkat dari 27% menjadi 90% dengan kriteria Sangat Terampil, sedangkan kemampuan kolaborasi meningkat dari 10% menjadi 83% dengan kriteria Sangat Terampil. Hasil belajar siswa secara klasikal juga meningkat dari 45% menjadi 90%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model LOGIKA mampu meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran Matematika pada siswa kelas V SDN Antasan Kecil Timur 4.</p> Jumiati Jumiati, Ari Hidayat, Rizky Amelia Copyright (c) 2026 Jumiati Jumiati, Ari Hidayat, Rizky Amelia https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1841 Mon, 20 Jul 2026 00:00:00 +0000 Meningkatkan Keterampilan Beripikir Kritis, Kolaborasi, dan Pemecahan Masalah pada Muatan Matematika Menggunakan Model Pesat di Kelas IV SDN Kuin Cerucuk 4 Banjarmasin https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1839 <p><em>Rendahnya keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, dan pemecahan masalah siswa berdampak pada rendahnya hasil belajar matematika. Kondisi tersebut disebabkan oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru, kurang memberikan kesempatan kepada siswa untuk berdiskusi dan memecahkan masalah secara aktif, serta belum menerapkan model pembelajaran yang mampu mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru serta meningkatkan aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, pemecahan masalah, dan hasil belajar siswa melalui penerapan model PESAT yang mengintegrasikan Problem Based Learning, Student Teams Achievement Division, dan Make a Match. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam empat pertemuan dengan subjek 17 siswa kelas IV SDN Kuin Cerucuk 4 Banjarmasin pada semester genap tahun ajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui observasi terhadap aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, dan pemecahan masalah, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru mencapai kriteria sangat baik pada seluruh pertemuan. Aktivitas siswa meningkat dari kriteria cukup aktif menjadi sangat aktif. Keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, dan pemecahan masalah juga mengalami peningkatan dari kriteria cukup terampil menjadi sangat terampil. Peningkatan tersebut berdampak pada meningkatnya ketuntasan hasil belajar siswa secara klasikal. Dengan demikian, model PESAT efektif meningkatkan aktivitas pembelajaran, keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, pemecahan masalah, dan hasil belajar matematika siswa.</em></p> Gusti Ayu Azzah Radhwa, Ari Hidayat Copyright (c) 2026 Gusti Ayu Azzah Radhwa, Ari Hidayat https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1839 Mon, 20 Jul 2026 00:00:00 +0000 Strategy for Implementing Hybrid Learning to Enhance Student Competence and Satisfaction in Higher Education https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1657 <p>Perkembangan teknologi informasi yang pesat menuntut lembaga pendidikan tinggi untuk mengadopsi metode pembelajaran adaptif, salah satunya melalui model pembelajaran hibrida. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi teknologi pembelajaran hibrida di UIN Sultan Syarif Kasim Riau, khususnya di Fakultas Pertanian dan Peternakan (Fapertapet) dan Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial (Fekonsos), untuk mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta merumuskan strategi optimasi. Penelitian ini merupakan studi kasus yang menggunakan pendekatan deskriptif-analitis, dengan sampel 150 mahasiswa yang dipilih secara acak di UIN Sultan Syarif Kasim Riau (Fakultas Pertanian dan Peternakan dan Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial). Penelitian ini dilakukan pada semester genap tahun 2024 dan semester ganjil tahun 2025. Teknik pengumpulan data meliputi kuesioner terstruktur dan analisis dokumen institusional. Hasil penelitian menunjukkan adanya disparitas signifikan dalam infrastruktur antar fakultas; Fapertapet menunjukkan kesiapan peralatan multimedia (proyektor) sebesar 100%, sedangkan di Gedung B Fekonsos, kesiapan peralatan berada pada angka 0%. Kondisi ini menyebabkan perbedaan dalam model implementasi, di mana Fapertapet telah mengadopsi pembelajaran hibrida sinkron, sementara Gedung B Fekonsos masih mengandalkan pendekatan asinkron. Terlepas dari kendala infrastruktur seperti kursi yang rusak dan fasilitas pendingin yang tidak memadai di beberapa area, analisis menunjukkan bahwa kesiapan teknologi, kualitas konten LMS, proses pembelajaran, kompetensi siswa, dan tingkat kepuasan berada dalam kategori "tinggi". Strategi yang direkomendasikan meliputi pemerataan infrastruktur dan implementasi model rotasi hibrida adaptif, yang menyesuaikan manajemen kelas sesuai dengan kapasitas fasilitas yang tersedia untuk meningkatkan kompetensi siswa secara berkelanjutan.</p> Azmar Azmar, Elfi Rahmadani, Irien Violinda Angriani, Ahmad Zikri, Riska Dian Oktari, Rosmiati Rosmiati Copyright (c) 2026 Azmar Azmar, Elfi Rahmadani, Irien Violinda Angriani, Ahmad Zikri, Riska Dian Oktari, Rosmiati Rosmiati https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1657 Tue, 21 Jul 2026 00:00:00 +0000 Implementasi Nilai-Nilai Al-Qur'an dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1690 <p>Krisis moral multidimensional yang melanda generasi muda di era digital, seperti maraknya perundungan (bullying), merosotnya kejujuran akademik, dan dampak negatif paparan media sosial, menjadi tantangan berat bagi dunia pendidikan kontemporer. Sekolah sering kali terjebak pada transfer pengetahuan (transfer of knowledge) semata dan mengabaikan pembentukan karakter dasar peserta didik. Untuk membendung degradasi moral tersebut, lembaga pendidikan Islam perlu mereposisi peran dengan menjadikan nilai-nilai Al-Qur'an sebagai fondasi utama pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam bagaimana tahapan perencanaan, strategi integrasi kurikulum, metode pembiasaan, serta pemanfaatan budaya sekolah dalam menginternalisasikan nilai Qur'ani guna membentuk karakter peserta didik yang unggul dan berakhlakul karimah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif lapangan dengan rancangan studi kasus. Data penelitian dikumpulkan dari sumber primer yang meliputi kepala sekolah, guru mata pelajaran, guru agama, serta perwakilan peserta didik dan orang tua siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan secara komprehensif melalui wawancara mendalam terstruktur, observasi partisipan terhadap aktivitas keagamaan dan budaya sekolah, serta studi dokumentasi terhadap dokumen kurikulum, rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), dan portofolio evaluasi karakter siswa. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data <em>(display data),</em> dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Untuk menjamin keabsahan data, peneliti menerapkan teknik triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai Al-Qur'an diawali dari perencanaan visi-misi yang integratif dan diterapkan melalui model kurikulum terintegrasi (integrated curriculum) pada seluruh mata pelajaran umum dan agama. Pembentukan karakter didorong kuat oleh strategi keteladanan (uswah hasanah) para pendidik dan program pembiasaan harian yang masif, seperti tahsin, tahfidz, serta salat berjamaah. Penciptaan budaya sekolah yang kondusif (bi'ah islamiyah) dan inovasi seperti kantin kejujuran terbukti efektif memicu kesadaran spiritual (muraqabah), meningkatkan indeks kejujuran akademik, serta menurunkan angka perundungan secara drastis. Meskipun menghadapi hambatan berupa heterogenitas kemampuan input siswa dan distraksi gadget di rumah, keberhasilan jangka panjang pembentukan karakter ini berhasil dijaga secara konsisten (istiqamah) melalui pola kolaborasi segitiga yang erat antara sekolah, masyarakat, dan orang tua berbasis sistem monitoring digital.</p> Muhammad Riza Fajrul Azhar, Siti Banati Sholiha, Pathur Rahman, Mukmin Mukmin Copyright (c) 2026 Muhammad Riza Fajrul Azhar, Siti Banati Sholiha, Pathur Rahman, Mukmin Mukmin https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1690 Mon, 20 Jul 2026 00:00:00 +0000 Peranan Tutorial PAI di UPI Dalam Religiusitas Mahasiswa: Antara Pembentukan Karakter Religius Atau Rutinitas Formalitas https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1649 <p>Penelitian ini menyelidiki efektivitas program Tutorial Pendidikan Islam (PAI) di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dalam membentuk karakter religius mahasiswa pada masa dewasa awal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program, mengeksplorasi persepsi mahasiswa, dan mengevaluasi apakah tutorial tersebut berfungsi sebagai proses pembentukan karakter yang bermakna atau hanya sebagai formalitas administratif. Pendekatan metode campuran dengan desain triangulasi konvergen digunakan, yang melibatkan dua instrumen kuantitatif dan penyelidikan kualitatif. Kuesioner pertama diberikan kepada 169 mahasiswa yang dipilih secara purposif untuk mengukur manajemen tutorial, religiusitas, dan persepsi pembentukan karakter, sedangkan kuesioner kedua didistribusikan kepada 33 mahasiswa untuk menilai religiusitas multidimensional di berbagai aspek seperti ibadah, moralitas, hubungan sosial, dan spiritualitas. Data dikumpulkan melalui survei skala Likert, wawancara mendalam dengan mahasiswa, tutor, dosen, dan orang tua, serta dokumentasi, dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas dan regresi, dan analisis tematik. Temuan menunjukkan secara struktural, program tersebut berjalan efektif, didukung oleh penjadwalan yang konsisten dan disiplin administratif. Motivasi ditemukan memiliki pengaruh yang lebih kuat terhadap religiusitas daripada manajemen bimbingan, sementara spiritualitas muncul sebagai dimensi religiusitas yang paling dominan. Wawasan kualitatif mengungkapkan bahwa keberhasilan internalisasi nilai - nilai agama bergantung pada kesadaran pribadi, ikatan mentor, dukungan orang tua, dan relevansi materi dengan kehidupan sehari-hari mahamahasiswa. Studi ini berkontribusi secara teoritis dengan menyoroti dialektika antara pembiasaan dan agensi dalam pembentukan karakter, dan secara praktis dengan merekomendasikan inovasi kurikulum, penguatan mekanisme evaluasi, dan pemantauan jangka panjang untuk memastikan transformasi spiritual yang autentik dan berkelanjutan.</p> Hilman Taufiq Abdillah, Salma Rahma Kamila, Sri Fuji Astuti, Panca Dana Pesona, Hasna Tsabitah Copyright (c) 2026 Salma Rahma Kamila, Sri Fuji Astuti, Panca Dana Pesona, Hasna Tsabitah, Hilman Taufiq Abdillah https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1649 Wed, 22 Jul 2026 00:00:00 +0000 Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Pemecahan Masalah Matematika dan Kolaborasi Menggunakan Model Bergema di Sekolah Dasar https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1826 <p>Penelitian ini mengkaji rendahnya keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan kolaborasi murid pada pembelajaran matematika di kelas III SDN Pangeran 2. Permasalahan tersebut disebabkan oleh kurangnya pemahaman konsep matematika, minimnya latihan soal HOTS, serta pembelajaran yang masih didominasi metode ceramah dan kurang melibatkan diskusi kelompok. Upaya yang dilakukan untuk mengatasinya adalah menerapkan model BERGEMA, yaitu kombinasi Problem Based Learning, Numbered Heads Together, dan Make a Match. Penelitian ini bertujuan menganalisis peningkatan keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan kolaborasi murid. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam empat pertemuan pada 12 murid kelas III SDN Pangeran 2. Data diperoleh melalui observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan seluruh keterampilan meningkat hingga mencapai 100%. Dengan demikian, penerapan model BERGEMA efektif meningkatkan keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan kolaborasi murid pada pembelajaran matematika.</p> Ahmad Sauqi, Herti Prastitasari Copyright (c) 2026 Ahmad Sauqi, Herti Prastitasari https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1826 Thu, 23 Jul 2026 00:00:00 +0000 Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Kolaborasi dan Kemandirian Pada Muatan Ipas Menggunakan Model PNG Sekolah Dasar https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1830 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, kemandirian, dan hasil belajar murid pada pembelajaran IPAS di kelas V SDN Seberang Mesjid 1 Banjarmasin. Penelitian bertujuan meningkatkan aktivitas pembelajaran serta keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, kemandirian, dan hasil belajar melalui penerapan kombinasi model <em>Problem Based Learning</em> (PBL), <em>Numbered Heads Together</em> (NHT), dan <em>Game Based Learning</em> (GBL). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam empat pertemuan. Subjek penelitian berjumlah 20 murid kelas V. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, kemandirian, serta tes hasil belajar, kemudian dianalisis secara deskriptif menggunakan persentase dan ketuntasan klasikal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kombinasi model PBL, NHT, dan GBL mampu meningkatkan seluruh aspek yang diteliti. Aktivitas guru mencapai kategori sangat aktif, aktivitas murid meningkat dari 35% menjadi 100%, keterampilan berpikir kritis dari 20% menjadi 100%, keterampilan kolaborasi dari 40% menjadi 100%, keterampilan kemandirian dari 15% menjadi 100%, dan ketuntasan hasil belajar dari 15% menjadi 100%. Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi model PBL, NHT, dan GBL efektif meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan hasil belajar IPAS di sekolah dasar.</p> Rizki Tria Utami, Zain Ahmad Fauzi Copyright (c) 2026 Rizki Tria Utami, Zain Ahmad Fauzi https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1830 Thu, 23 Jul 2026 00:00:00 +0000 Hubungan Teacher-Student Relationship dan Self-Efficacy dengan Student Engagement pada Siswa SMP https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1832 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan teacher-student relationship dan self efficacy dengan student engagement pada siswa SMP. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian berjumlah 88 siswa SMP di Kota Kudus. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala teacher-student relationship, self efficacy, dan student engagement. Analisis data menggunakan korelasi product moment dan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS 27.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat signifikan antara teacher-student relationship dan self efficacy dengan student engagement (R = 0,791; p &lt; 0,01) dengan sumbangan efektif sebesar 62,6%. Secara parsial, teacher-student relationship dan self efficacy juga memiliki hubungan positif yang sangat signifikan dengan student engagement. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik hubungan siswa dengan guru dan semakin tinggi self efficacy siswa, maka semakin tinggi pula student engagement yang dimiliki.</p> Naswafirda Nailul Wafa, Iranita Hervi Mahardayani Copyright (c) 2026 Naswafirda Nailul Wafa, Iranita Hervi Mahardayani https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1832 Sat, 01 Aug 2026 00:00:00 +0000 Pengaruh Pemahaman Bahasa Inggris terhadap Optimalisasi Alur Kerja Digital pada Sistem Informasi Hotel https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1716 <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemahaman Bahasa Inggris terhadap optimalisasi alur kerja digital dalam penggunaan sistem informasi hotel di Hotel Griya Sintesa Muara Enim. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan melibatkan 30 karyawan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, regresi linear, dan uji t parsial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman Bahasa Inggris memberikan pengaruh signifikan terhadap optimalisasi alur kerja digital. Nilai hubungan antarvariabel sangat kuat (R=0,991) dengan koefisien determinasi sebesar 98,2%. Beberapa indikator yang berpengaruh signifikan meliputi kemampuan memahami istilah teknis, instruksi sistem, dan fitur aplikasi. Penelitian menyimpulkan bahwa peningkatan kompetensi Bahasa Inggris karyawan mampu meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi kesalahan kerja, serta mendukung keberhasilan implementasi sistem informasi hotel.</p> <p>&nbsp;</p> Destra Amni, M. Taslim, Indah Wati, Luthfia Renalda Tania, Luthifar Syach Anwar Copyright (c) 2026 Destra Amni, M. Taslim, Indah Wati, Luthfia Renalda Tania, Luthifar Syach Anwar https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1716 Thu, 23 Jul 2026 00:00:00 +0000 Model Penguatan Karakter Religius Siswa melalui Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Literasi Digital; Studi Literatur https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1719 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model penguatan karakter keagamaan siswa melalui integrasi literasi digital dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Di tengah derasnya arus informasi digital, tantangan degradasi moral dan paparan konten agama yang tidak valid telah menjadi isu krusial dalam dunia pendidikan Islam. Metode yang digunakan adalah studi literatur (library research) dengan menganalisis berbagai sumber dari database akademik seperti Google Scholar selama periode 2020-2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan karakter religius di era digital membutuhkan model hybrid yang memadukan nilai-nilai spiritual tradisional dengan keterampilan digital sebagai media penyaringan etis. Model ini mencakup tiga pilar utama: mengkurasi konten Islam yang valid, mengembangkan penalaran kritis terhadap narasi digital, dan menginternalisasi nilai-nilai melalui platform interaktif. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa literasi digital bukan sekadar alat teknis, melainkan instrumen krusial dalam pembentukan karakter akhlakul karimah yang adaptif dengan dinamika zaman.</p> Deni Rusman, Andriawan Andriawan, Zulfani Semiarni Copyright (c) 2026 Deni Rusman, Andriawan Andriawan, Zulfani Semiarni https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1719 Sat, 25 Jul 2026 00:00:00 +0000 Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Mahasiswa PGMI Berdasarkan Tingkat Kesulitan Soal https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1815 <p>Kemampuan pemecahan masalah matematis merupakan kompetensi penting yang harus dimiliki mahasiswa PGMI sebagai calon guru sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis mahasiswa berdasarkan tahapan pemecahan masalah menurut Polya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan subjek 35 mahasiswa semester IV Program Studi PGMI UIN Mahmud Yunus Batusangkar yang dipilih menggunakan teknik <em>purposive sampling</em>. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan pemecahan masalah matematis dan dianalisis secara deskriptif berdasarkan indikator Polya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis mahasiswa berada pada kategori tinggi dengan rata-rata persentase sebesar 72,46%. Kemampuan memahami masalah berada pada kategori sangat tinggi (84,29%), sedangkan kemampuan menyusun rencana (77,14%) dan melaksanakan rencana penyelesaian (72,38%) berada pada kategori tinggi. Adapun kemampuan memeriksa kembali hasil penyelesaian masih berada pada kategori sedang (56,19%). Temuan ini menunjukkan perlunya pembelajaran yang lebih menekankan aktivitas refleksi dan evaluasi agar kemampuan pemecahan masalah matematis mahasiswa berkembang secara optimal.</p> Sri Wahyu Neka, Eka Pasca Surya Bayu Copyright (c) 2026 Sri Wahyu Neka https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1815 Sat, 25 Jul 2026 00:00:00 +0000 Hubungan antara Forgiveness dan Self-Disclosure dengan Marital Intimacy Pada Istri yang Menjalani Long Distance Marriage https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1833 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara <em>forgiveness</em> dan <em>self-disclosure</em> dengan <em>marital intimacy</em> pada istri yang menjalani <em>long distance marriage</em>. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan subjek sebanyak 49 istri. Data dikumpulkan menggunakan skala marital intimacy, forgiveness, dan self-disclosure serta dianalisis menggunakan regresi linier berganda dan korelasi <em>product moment</em> dengan bantuan SPSS 27.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara <em>forgiveness</em> dan self-disclosure dengan <em>marital intimacy</em> (R = 0,078; p = 0,868). Secara parsial, <em>forgiveness</em> dan <em>self-disclosure</em> juga tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan <em>marital intimacy</em></p> Neta Azzahra, Iranita Hervi Mahardayani Copyright (c) 2026 Neta Azzahra, Iranita Hervi Mahardayani https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1833 Sat, 01 Aug 2026 00:00:00 +0000 Integrating Eco-ELT in ESP to Foster Green Communication Competence: Evidence from Indonesian Polytechnic https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1852 <p>Vocational higher education is increasingly expected to prepare graduates who possess not only profession-oriented English proficiency but also the ability to communicate responsibly about sustainability issues. Despite growing interest in Ecological English Language Teaching (Eco-ELT), its integration into English for Specific Purposes (ESP) within polytechnic education remains underexplored. This study investigates how Eco-ELT can be integrated into ESP to foster Green Communication Competence, drawing evidence from polytechnic institutions in Indonesia and China. Employing a mixed-methods design, data were collected through questionnaires and semi-structured interviews involving ESP lecturers from both institutions. Quantitative data were analyzed descriptively, while qualitative data were examined using thematic analysis to identify pedagogical practices, institutional support, implementation challenges, and strategies for integrating sustainability into ESP instruction. The findings reveal that lecturers across both institutions demonstrate positive attitudes toward embedding sustainability into ESP learning. However, successful implementation depends on teacher readiness, institutional commitment, curriculum support, the availability of sustainability-oriented teaching materials, and collaboration with industry partners. Evidence from the two polytechnic contexts suggests that Eco-ELT strengthens Green Communication Competence by connecting language learning with authentic environmental and professional communication tasks. The study concludes that Eco-ELT provides a practical pedagogical framework for transforming ESP instruction in vocational higher education and contributes to preparing environmentally responsible graduates capable of participating in sustainable professional practices.</p> Dian Heriani, Evi Agustina Sari, Trisna Hidayati Copyright (c) 2026 Dian Heriani, Evi Agustina Sari, Trisna Hidayati https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1852 Sat, 25 Jul 2026 00:00:00 +0000 Self-Efficacy Matematis Mahasiswa dalam Penggunaan Artificial Intelligence pada Pembelajaran Matematika https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1854 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat <em>self-efficacy</em> matematis mahasiswa dalam penggunaan <em>Artificial Intelligence</em> (AI) pada pembelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif terhadap 30 mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika yang dipilih menggunakan teknik <em>purposive sampling</em>. Data dikumpulkan melalui angket <em>self-efficacy</em> matematis dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat <em>self-efficacy</em> matematis mahasiswa berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata 63,53. Sebanyak 60,00% mahasiswa berada pada kategori sedang dan 40,00% berada pada kategori tinggi, sedangkan tidak terdapat mahasiswa yang berada pada kategori rendah maupun sangat rendah. Indikator dengan persentase tertinggi adalah ketangguhan menghadapi kesulitan selama penggunaan AI, sedangkan persentase terendah terdapat pada keberanian mengambil keputusan dalam penggunaan AI sebagai sumber belajar. Temuan ini menunjukkan bahwa AI dapat mendukung pembelajaran matematika, namun penggunaannya tetap perlu disertai kemampuan mengevaluasi informasi agar tidak mengurangi kemandirian belajar.</p> Rabiatul Aeprilia Nuraisyah, Dearezha Priska, Suci Yuniati Copyright (c) 2026 Rabiatul Aeprilia Nuraisyah, Dearezha Priska, Suci Yuniati https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1854 Sat, 25 Jul 2026 00:00:00 +0000 Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Komunikasi dan Kerjasama Siswa Muatan IPAS Kelas V Menggunakan Model Pembelajaran Bungas Berbasis Culturally Responsive Teaching di SDN Sungai Jingah 1 Banjarmasin https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1857 <p>Pembelajaran IPAS pada Kurikulum Merdeka diarahkan untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis, komunikasi, dan kerja sama sebagai kompetensi abad ke-21. Namun, hasil observasi di kelas V SDN Sungai Jingah 1 Banjarmasin menunjukkan bahwa aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, komunikasi, kerja sama, dan hasil belajar masih rendah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peningkatan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, keterampilan komunikasi, keterampilan kerja sama, dan hasil belajar siswa melalui penerapan model BUNGAS berbasis <em>Culturally Responsive Teaching</em> (CRT). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga pertemuan pada 16 siswa kelas V. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes, kemudian dianalisis secara deskriptif menggunakan skor, persentase, dan ketuntasan belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru meningkat hingga mencapai kategori sangat baik, sedangkan aktivitas siswa meningkat menjadi 81% pada pertemuan ketiga. Penerapan model BUNGAS berbasis CRT juga meningkatkan keterampilan berpikir kritis, komunikasi, dan kerja sama siswa yang ditunjukkan oleh meningkatnya kemampuan menganalisis masalah, mengemukakan pendapat, berdiskusi, bekerja sama, dan menyusun kesimpulan. Peningkatan kualitas proses pembelajaran berdampak pada meningkatnya hasil belajar siswa pada ranah afektif, psikomotorik, dan kognitif. Temuan ini menunjukkan bahwa model BUNGAS berbasis <em>Culturally Responsive Teaching</em> mampu menciptakan pembelajaran yang aktif, kontekstual, kolaboratif, dan bermakna sehingga efektif meningkatkan kualitas proses maupun hasil pembelajaran IPAS di sekolah dasar.</p> Wina Norjannah, Fathul Jannah Copyright (c) 2026 Wina Norjannah, Fathul Jannah https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1857 Sat, 25 Jul 2026 00:00:00 +0000 Implementasi Model PRATAMA Dalam Meningkatkan Motivasi, Keterampilan Berpikir Kritis, dan Pemecahan Masalah Siswa SD https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1861 <p>Rendahnya motivasi belajar, keterampilan berpikir kritis, dan keterampilan pemecahan masalah siswa pada pembelajaran Matematika menjadi dasar dilaksanakannya penelitian ini. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan aktivitas guru serta menganalisis peningkatan aktivitas siswa, motivasi belajar, keterampilan berpikir kritis, keterampilan pemecahan masalah, dan hasil belajar siswa melalui penerapan Model PRATAMA. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam empat pertemuan pada 14 siswa kelas IV SDN Antasan Kecil Timur 4 Banjarmasin Tahun Ajaran 2025/2026. Data penelitian berupa data kualitatif dan kuantitatif yang diperoleh melalui observasi dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas guru meningkat dari 75% menjadi 100%, aktivitas siswa dari 50% menjadi 93%, motivasi belajar dari 43% menjadi 93%, keterampilan berpikir kritis dari 21% menjadi 86%, keterampilan pemecahan masalah dari 21% menjadi 86%, serta ketuntasan hasil belajar mencapai 100% pada aspek kognitif dan afektif, serta 93% pada aspek psikomotorik. Temuan ini menunjukkan bahwa Model PRATAMA efektif meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran Matematika serta berpotensi menjadi alternatif pembelajaran inovatif untuk mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa di sekolah dasar.</p> Norhayati Norhayati, Wahdah Refia Rafianti Copyright (c) 2026 Norhayati Norhayati, Wahdah Refia Rafianti https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1861 Sat, 25 Jul 2026 00:00:00 +0000 Analisis Kesalahan Siswa Kelas Vii Smp Negeri 2 Singingi Dalam Menyelesaikan Operasi Hitung Bilangan Pecahan https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1681 <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kesalahan paling umum yang dilakukan oleh siswa kelas tujuh di SMP Negeri 2 Singingi saat menyelesaikan soal-soal yang berkaitan dengan pecahan. Sampel sebanyak sepuluh siswa dipilih menggunakan teknik purposive sampling untuk penelitian deskriptif kualitatif ini. Informasi dikumpulkan melalui ujian tertulis yang terdiri dari lima pertanyaan yang berkaitan dengan soal cerita kontekstual, penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian pecahan. Analisis kesalahan merujuk pada pengelompokan yang diajukan oleh Gulvara yang mencakup kesalahan konsep, kesalahan prosedur, dan kesalahan dalam perhitungan dengan tujuh indikator. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kesalahan paling sering terjadi pada indikator P2 (tidak menyederhanakan jawaban akhir) sebesar 90%, K2 (salah menentukan KPK) sebesar 70%, dan P1 (langkah tidak teratur dan tidak lengkap) sebesar 60% diikuti K3 (tidak dapat mengubah pecahan campuran) sebesar 40%. Kesalahan terkecil terdeteksi pada K1 dan H2, yaitu sebesar 20%. Hasil ini menunjukkan pentingnya memperkuat pemahaman mengenai konsep KPK, konversi pecahan campuran, serta membiasakan siswa menyederhanakan hasil akhir pecahan dalam pembelajaran matematika di kelas VII.</p> Femilya Sri Zulfa, Eka Pascha Suryabayu, Laila Fitri, Nurul Maulidiniyah, Jumrawarsi Jumrawarsi Copyright (c) 2026 Femilya Sri Zulfa, Eka Pascha Suryabayu, Laila Fitri, Nurul Maulidiniyah https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1681 Mon, 27 Jul 2026 00:00:00 +0000 Evaluasi Kinerja (Performance Evaluation) Program Pembelajaran PAI pada Aspek Kognitif, Afektif, dan Psikomotorik https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1871 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam pelaksanaan evaluasi kinerja dalam program pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang mencakup tiga ranah utama: kognitif, afektif, dan psikomotorik, serta mengidentifikasi tantangan sekalian solusi praktis implementasinya di lapangan sekolah. Metode penelitian yang diterapkan adalah pendekatan deskriptif-analitis dengan jenis penelitian kepustakaan (<em>library research</em>). Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi terhadap berbagai jurnal ilmiah bereputasi, buku evaluasi pendidikan, dan dokumen kurikulum terkait, yang kemudian dianalisis secara tajam menggunakan model CIPP (<em>Context, Input, Process, Product</em>). Hasil kajian menunjukkan bahwa evaluasi keberhasilan program PAI tidak boleh hanya mengandalkan nilai ujian kognitif semata. Ranah kognitif harus didorong hingga tingkat analisis dan evaluasi menggunakan instrumen berbasis HOTS. Ranah afektif dievaluasi melalui teknik triangulasi instrumen guna menghindari adanya manipulasi perilaku siswa. Ranah psikomotorik diukur lewat uji kinerja langsung yang terstruktur dengan rubrik penilaian analitis. Kajian ilmiah ini memetakan tiga hambatan utama di lapangan, yaitu keterbatasan waktu mengajar, subjektivitas penilaian sikap, dan sistem administrasi kurikulum yang berorientasi kognitif. Sebagai solusi alternatif, penelitian ini merekomendasikan penerapan model penilaian autentik secara berimbang dan berkelanjutan melalui pemanfaatan <em>e-jurnal</em> ibadah harian serta pengoptimalan fasilitas laboratorium ibadah. Keberhasilan hakiki dari program PAI diukur dari sejauh mana pengetahuan mampu mentransformasikan karakter dan praktik peribadatan nyata siswa sehari-hari.</p> Salimuddin Mu’min, Zulkifli Musthan Copyright (c) 2026 Salimuddin Mu’min, Zulkifli Musthan https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1871 Mon, 27 Jul 2026 00:00:00 +0000 Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) dengan Menggunakan Media Sudut Papan Sudut Pintar untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Pembelajaran IPAS di Kelas V SDN Dero 03 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1872 <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui penerapan model <em>Problem Based Learning</em> (PBL) berbantuan media Sudut Papan Pintar pada pembelajaran IPAS. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam satu siklus. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dokumentasi, dan catatan lapangan, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model <em>Problem Based Learning</em> berbantuan media Sudut Papan Pintar mampu meningkatkan partisipasi, kerja sama, dan kemampuan berpikir kritis siswa selama proses pembelajaran. Siswa menjadi lebih aktif dalam mengidentifikasi masalah, berdiskusi, mengemukakan pendapat, serta menarik kesimpulan berdasarkan bukti yang diperoleh. Dengan demikian, penerapan model <em>Problem Based Learning</em> berbantuan media Sudut Papan Pintar efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPAS di sekolah dasar.</p> Jihan Hana Nadhila, Nurita Fajar Rochmiati, Irfawidhiya Muta’aliya Copyright (c) 2026 Jihan Hana Nadhila, Nurita Fajar Rochmiati, Irfawidhiya Muta’aliya https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1872 Mon, 27 Jul 2026 00:00:00 +0000 Peningkatan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas 5 Dengan Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Canva AI https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1878 <p>Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Canva AI dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Subjek penelitian adalah 24 siswa kelas 5 SDN Banjarejo. Teknik pengumpulan data meliputi tes hasil belajar, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada setiap siklus: siklus I mencapai ketuntasan 66,7% (nilai rata-rata 70,83), siklus II mencapai 83,3% (nilai rata-rata 78,96), dan siklus III mencapai 95,8% (nilai rata-rata 87,08). Aktivitas belajar siswa juga meningkat dari rata-rata 55,8% pada siklus I menjadi 95,0% pada siklus III dengan kategori sangat aktif. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa model integrasi Canva AI dalam pembelajaran IPAS berbasis PBL yang terbukti efektif meningkatkan hasil belajar dan mendorong literasi digital siswa sekolah dasar. Novelty penelitian ini terletak pada penggunaan fitur kecerdasan buatan generatif pada Canva sebagai alat produksi media pembelajaran oleh siswa, yang membedakannya dari penelitian sebelumnya yang hanya menggunakan Canva sebagai alat desain statis.</p> Zainul Arifin, Suyanti Suyanti, Dita Mayang Ayuningtyas Copyright (c) 2026 Zainul Arifin, Suyanti Suyanti, Dita Mayang Ayuningtyas https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1878 Wed, 29 Jul 2026 00:00:00 +0000 Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Matematika Siswa Kelas 3 Melalui Penggunaan Media Question Card https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1879 <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik melalui penerapan pendekatan <em>Deep Learning</em> berbantuan media <em>Question Card</em> pada pembelajaran Matematika materi penyajian data di kelas III SDN Banjarejo. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 25 peserta didik. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dokumentasi, dan wawancara, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan <em>Deep Learning</em> berbantuan media <em>Question Card</em> mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Persentase ketuntasan kemampuan berpikir kritis meningkat dari 52% pada siklus I menjadi 84% pada siklus II. Selain itu, aktivitas belajar, partisipasi, dan keterlibatan peserta didik selama pembelajaran juga mengalami peningkatan. Dengan demikian, pendekatan <em>Deep Learning</em> berbantuan media <em>Question Card</em> efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis pada pembelajaran Matematika di sekolah dasar.</p> Wilda Alfian Ardiansah, Suyanti Suyanti, Ekashanti Kusuma Copyright (c) 2026 Wilda Alfian Ardiansah, Suyanti Suyanti, Ekashanti Kusuma https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1879 Wed, 29 Jul 2026 00:00:00 +0000 Efektivitas Model DARMA dan Media Digi-Scan PopBook dalam Meningkatkan Pemecahan Masalah dan Kepercayaan Diri Murid pada Pembelajaran Matematika https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1884 <p>Rendahnya kemampuan pemecahan masalah dan kepercayaan diri murid akibat pembelajaran yang monoton menjadi latar belakang penelitian ini. Sebagai solusi inovatif, diterapkan Model DARMA (<em>Discovery Learning, Team Games Tournament</em>, dan <em>Numbered Heads Together</em>) berbantuan Media Digi-Scan PopBook pada pembelajaran Matematika materi Bangun Datar. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan meningkatkan kedua aspek tersebut dan dilaksanakan dalam empat kali pertemuan pada 11 murid kelas IV SDN Melayu 7 Banjarmasin semester genap tahun ajaran 2025/2026. Instrumen pengumpulan data berupa lembar observasi kualitatif dan data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dari pertemuan pertama hingga keempat, di mana kemampuan pemecahan masalah murid meningkat dari 18% menjadi 81%, serta kepercayaan diri meningkat dari 27% menjadi 90%. Kedua hasil tersebut telah melampaui indikator keberhasilan ≥80%. Temuan ini membuktikan bahwa penerapan Model DARMA berbantuan Media <em>Digi-Scan PopBook</em> efektif meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan kepercayaan diri murid secara berkelanjutan.</p> Novia Ramadhayanti, Diani Ayu Pratiwi Copyright (c) 2026 Novia Ramadhayanti, Diani Ayu Pratiwi https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1884 Wed, 29 Jul 2026 00:00:00 +0000 Meningkatkan Keterampilan Pemecahan Masalah dan Kolaborasi dalam Matematika Menggunakan Model BATUAH di Sekolah Dasar https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1859 <p>Penelitian ini membahas masalah rendahnya kemampuan pemecahan masalah dan kerja sama tim siswa, yang disebabkan oleh kurangnya variasi dalam pendekatan pengajaran dan model pembelajaran yang bersifat abstrak dan pasif. Masalah-masalah tersebut diatasi dengan menggunakan paradigma BATUAH. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi dan mendorong pengembangan kemampuan pemecahan masalah dan kerja sama tim. Dalam Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini, sebanyak enam belas siswa kelas tiga dari SDN Sungai Jingah 1 turut berpartisipasi. Pendekatan campuran (mixed-methods) digunakan, yang menggabungkan teknik kuantitatif dan kualitatif. Demikian pula, keterampilan berkolaborasi meningkat dari 0% (yang disebut sebagai “cukup terampil”) menjadi 81% (yang disebut sebagai “sangat terampil”). Hasilnya, keterampilan memecahkan masalah dan kerja sama tim dapat ditingkatkan melalui pembelajaran tentang pengukuran panjang dan berat menggunakan model BATUAH. Pendekatan lain dalam mengajarkan pengukuran berat dan panjang adalah paradigma BATUAH.</p> Dewi Kurniawati, Akhmad Riandy Agusta Copyright (c) 2026 Dewi Kurniawati, Akhmad Riandy Agusta https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1859 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 Meningkatkan Keterampilan Komunikasi, Berpikir Kritis, dan Kolaborasi Muatan Matematika Menggunakan Model PEREKAT pada Siswa Kelas VA SDN 2 Syamsudin Noor Banjarbaru https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1845 <p>Permasalahan penelitian ini adalah belum optimalnya keterampilan komunikasi, berpikir kritis, dan kolaborasi. Kondisi tersebut ditunjukkan oleh rendahnya kepercayaan diri siswa dalam berkomunikasi, kemampuan bekerja sama yang belum optimal, serta ketergantungan siswa pada arahan guru dalam menganalisis dan menyimpulkan permasalahan. Sebagai langkah penyelesaian, model pembelajaran PEREKAT diintegrasikan dalam proses studi ini. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan serta menganalisis keterampilan komunikasi, berpikir kritis, dan kolaborasi siswa. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif yang dilaksanakan dalam bentuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam empat pertemuan. Adapun fokus subjeknya melibatkan 29 siswa pada kelas VA di SDN 2 Syamsudin Noor Banjarbaru untuk periode akademik 2025/2026. Data penelitian ini merupakan data kualitatif yang didapatkan dari keterampilan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan komunikasi dan kolaborasi dari 17% meningkat menjadi 83%, dan keterampilan berpikir kritis dari 17% meningkat menjadi 79%. Disimpulkan bahwa penerapan model PEREKAT mampu meningkatkan keterampilan komunikasi, berpikir kritis, dan kolaborasi.</p> Dea Annisa Syawaluna, Ari Hidayat Copyright (c) 2026 Dea Annisa Syawaluna, Ari Hidayat https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1845 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 Implementasi Model MENARA Dalam Meningkatkan Keterampilan Pemecahan Masalah, Kerja Sama, dan Komunikasi https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1846 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan keterampilan pemecahan masalah, keterampilan kerja sama, dan keterampilan komunikasi melalui penerapan model MENARA pada murid kelas IV SDN Kuin Selatan 5 Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam empat pertemuan. Subjek penelitian berjumlah 9 orang murid kelas IV SDN Kuin Selatan 5 Banjarmasin Tahun Pelajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, tes, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan pemecahan masalah murid meningkat hingga mencapai kriteria sangat terampil sebesar 88,89%, keterampilan kerja sama mencapai 88,89% dengan kriteria sangat terampil, dan keterampilan komunikasi mencapai 88,89% dengan kriteria sangat terampil. Dengan demikian, penerapan model MENARA terbukti dapat meningkatkan keterampilan pemecahan masalah, kerja sama, dan komunikasi pada murid kelas IV sekolah dasar.</p> Hikmah Hayati, Fathul Jannah Copyright (c) 2026 Hikmah Hayati, Fathul Jannah https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1846 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 Model Pembelajaran Discovery Learning dalam Perspektif Pendidikan Islam di Madrasah Ibtidaiyah https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1856 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji model pembelajaran Discovery Learning sebagai salah satu pendekatan pembelajaran aktif yang relevan dengan tuntutan Kurikulum Merdeka. Pembelajaran penemuan (Discovery Learning) merupakan model yang menekankan keterlibatan aktif peserta didik dalam menemukan konsep dan prinsip pengetahuan secara mandiri. Kajian ini menggunakan pendekatan studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber referensi terkait model Discovery Learning, mulai dari konsep dasar, sintaks, kelebihan dan kekurangan, hingga implementasinya di lingkungan madrasah. Hasil kajian menunjukkan bahwa model Discovery Learning secara signifikan meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan kemandirian belajar peserta didik. Selain itu, model ini sesuai dengan prinsip-prinsip pendidikan Islam yang mendorong umatnya untuk senantiasa iqra' (membaca) dan tafakur (berpikir mendalam) atas berbagai fenomena alam dan kehidupan. Implementasi Discovery Learning di madrasah memerlukan persiapan yang matang dari guru, ketersediaan sumber belajar yang memadai, serta dukungan lingkungan belajar yang kondusif. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan praktik pembelajaran di lembaga pendidikan Islam.</p> M. Balia Malkan, Maya Safitri Copyright (c) 2026 M. Balia Malkan, Maya Safitri https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1856 Sat, 01 Aug 2026 00:00:00 +0000 Analisis Pengembangan Media Ajar Inovatif Berbasis Artificial Intelegence : Dampaknya terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Siswa https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1858 <p>Perkembangan teknologi kecerdasan buatan <em>Artificial Intelligence</em> (AI) telah membuka peluang baru dalam pengembangan media pembelajaran yang lebih inovatif dan interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan media ajar inovatif berbasis <em>AI</em> menggunakan Canva AI serta dampaknya terhadap motivasi dan hasil belajar siswa. Penelitian mengadapatsi model pengembangan ADDIE. Uji coba dilakukan pada 50 siswa yang terdiri atas 25 siswa kelas eksperimen dan 25 siswa kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui angket motivasi dan tes hasil belajar, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, <em>Paired Sample t-Test</em>, dan <em>N-Gain</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata motivasi belajar siswa pada kelas eksperimen memiliki nilai <em>N-Gain</em> sebesar 0,55, sedangkan kelas kontrol dengan nilai <em>N-Gain</em> sebesar 0,13. Pada aspek hasil belajar, siswa kelas eksperimen memiliki nilai <em>N-Gain</em> sebesar 0,401, sedangkan kelas kontrol memiliki nilai <em>N-Gain</em> sebesar 0,376. Hasil uji <em>Paired Sample t-Test</em> menunjukkan peningkatan motivasi dan hasil belajar yang signifikan pada kelas eksperimen (p &lt; 0,05).</p> Anisa Solehah Nurwendah, Kiki Zakiah Khairany, Najma Nafisatul Ma’arifah Copyright (c) 2026 Anisa Solehah Nurwendah, Kiki Zakiah Khairany, Najma Nafisatul Ma’arifah https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1858 Sat, 01 Aug 2026 00:00:00 +0000 Penerapan Sistem Penatausahaan untuk Meningkatkan Akuntabilitas Keuangan di Sektor Pendidikan https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1862 <p>Peningkatan akuntabilitas keuangan di sektor pendidikan merupakan langkah strategis dalam mewujudkan transparansi dan efisiensi penggunaan dana yang semakin signifikan setiap tahunnya. Penulis ini membahas penerapan sistem penatausahaan sebagai upaya mendukung pengelolaan keuangan yang akuntabel, dengan fokus pada perencanaan, pelaksanaan, pencatatan, pelaporan, dan pengawasan keuangan di lembaga pendidikan. Penerapan teknologi informasi, seperti sistem akuntansi berbasis digital, menjadi elemen penting untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi pencatatan transaksi keuangan, sekaligus mempermudah proses audit dan evaluasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan untuk mengidentifikasi berbagai praktik dan konsep terkait penatausahaan keuangan yang dapat meningkatkan akuntabilitas lembaga pendidikan. Hasil analisis menunjukkan bahwa sistem penatausahaan yang terintegrasi tidak hanya mendukung transparansi dan akuntabilitas tetapi juga meminimalkan risiko penyalahgunaan dana, meningkatkan efisiensi alokasi anggaran, dan memperkuat kepercayaan publik. Dengan demikian, implementasi sistem penatausahaan yang efektif diharapkan dapat mendorong pengelolaan keuangan pendidikan yang berkelanjutan dan berdampak positif pada kualitas pendidikan.</p> Elina Susanti, Nur Baety Habibah Jannah Copyright (c) 2026 Elina Susanti, Nur Baety Habibah Jannah https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1862 Sat, 01 Aug 2026 00:00:00 +0000 Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Materi Luas Bangun Datar Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning dengan Kombinasi Pendekatan Saintifik dan TPACK pada Murid Kelas V SDN Pasar Lama 3 Banjarmasin https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1914 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya hasil belajar matematika murid kelas V SDN Pasar Lama 3 Banjarmasin pada materi luas bangun datar, ditandai dengan kurang dari 50% murid mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP). Pembelajaran masih berpusat pada guru sehingga murid kurang terlibat aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis aktivitas guru, aktivitas murid, serta peningkatan hasil belajar matematika melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) yang dikombinasikan dengan pendekatan saintifik dan TPACK. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 20 murid kelas V SDN Pasar Lama 3 Banjarmasin tahun pelajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas guru dan murid, tes hasil belajar, serta penilaian psikomotorik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru meningkat dari skor 38 (Siklus I) menjadi 39 (Siklus II) dengan kriteria Sangat Baik. Aktivitas murid meningkat dari kategori cukup aktif/aktif pada Siklus I menjadi sangat aktif pada Siklus II dengan ketuntasan klasikal 90%. Ketuntasan hasil belajar klasikal meningkat dari 25% pada Siklus I menjadi 85% pada Siklus II, melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan. Penerapan model PBL dengan kombinasi pendekatan saintifik dan TPACK terbukti efektif meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran matematika materi luas bangun datar.</p> Dewi Lestari, Sunarno Sunarno, Yogi Prihandoko Copyright (c) 2026 Dewi Lestari, Sunarno Sunarno, Yogi Prihandoko https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1914 Sat, 08 Aug 2026 00:00:00 +0000 Problem Based Learning Berbasis Saintifik dan TPACK untuk Meningkatkan Hasil Belajar Soal Cerita Bilangan Cacah https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1837 <p>Hasil belajar siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika pada materi bilangan cacah masih belum optimal karena pembelajaran cenderung berfokus pada prosedur dibandingkan pemahaman konsep dan pemecahan masalah. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar melalui penerapan model <em>Problem Based Learning</em> (PBL) yang dipadukan dengan pendekatan saintifik dan TPACK. Penelitian dilaksanakan pada 22 siswa kelas V SDN Bawahan Selan 1 dalam dua siklus yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL dengan pendekatan saintifik dan TPACK mampu meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna dan berpusat pada siswa.</p> Tazkiah Ihsani, Sunarno Sunarno, Yogi Prihandoko Copyright (c) 2026 Tazkiah Ihsani, Sunarno Sunarno, Yogi Prihandoko https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1837 Sun, 09 Aug 2026 00:00:00 +0000 Meningkatkan Keterampilan Menyimak, Membaca Pemahaman, dan Kerja Sama Melalui Model PROTEIN di Sekolah Dasar https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1915 <p>Penelitian ini didasari oleh rendahnya keterampilan menyimak, membaca pemahaman, dan kerja sama murid kelas IV pada pembelajaran Bahasa Indonesia, yang disebabkan oleh belum optimalnya model pembelajaran yang inovatif, kerja kelompok yang belum melibatkan seluruh murid secara aktif, serta pembelajaran yang belum mampu memicu fokus murid. Solusi yang ditawarkan adalah model PROTEIN, yaitu kombinasi <em>Problem Based Learning</em> (PBL), <em>Think Talk Write</em> (TTW), dan <em>Numbered Heads Together</em> (NHT). Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam empat pertemuan. Subjek penelitian adalah 25 murid kelas IV SDN Alalak Selatan 2 Banjarmasin pada semester II tahun ajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, tes, dan dokumentasi, dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan konsisten pada setiap pertemuan aktivitas guru meningkat dari 75% menjadi 100%, aktivitas murid dari 48% menjadi 88%, keterampilan menyimak dari 40% menjadi 92%, membaca pemahaman dari 48% menjadi 92%, kerja sama dari 52% menjadi 100%, dan hasil belajar kognitif dari 44% menjadi 92%. Hasil belajar murid pada ranah afektif dan psikomotor juga mengalami peningkatan hingga mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan. Dengan demikian, penerapan model PROTEIN dapat menjadi alternatif pembelajaran inovatif yang efektif untuk meningkatkan keterampilan menyimak, membaca pemahaman, kerja sama, dan hasil belajar murid pada pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar.</p> Saliyah Saliyah, Fathul Jannah Copyright (c) 2026 Saliyah Saliyah, Fathul Jannah https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1915 Sun, 09 Aug 2026 00:00:00 +0000 Peningkatan Keterampilan Berpikir Kritis, Kerja Sama, Kepercayaan Diri Muatan IPAS Menggunakan Model PBL, TPS, Talking Stick Pada Murid Kelas IV https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1905 <p>Penelitian ini dilatar belakangi Rendahnya keterampilan berpikir kritis, kerja sama, kepercayaan diri, dan hasil belajar murid pada pembelajaran IPAS. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi model LANTANG, yang mengitegrasikan model <em>Problem Based Learning</em>, <em>Think Pair Share</em>, dan <em>Talking Stick</em>, dalam meningkatkan aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, kerja sama, kepercayaan diri, dan hasil belajar murid kelas IV SDN. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam empat pertemuan. Subjek penelitian terdiri atas 16 murid kelas IV SDN Belitung Selatan 2 Banjarmasin. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif menggunakan persentase berdasarkan indikator keberhasilan yang telah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model LANTANG meningkatkan aktivitas guru dari 87,5% menjadi 100%, aktivitas murid dari 12,5% menjadi 87,5%, keterampilan berpikir kritis dari 37,5% menjadi 87,5%, kerja sama dari 43,75% menjadi 87,5%, kepercayaan diri dari 50% menjadi 100%, serta ketuntasan hasil belajar kognitif, dan psikomotorik hingga mencapai indikator keberhasilan. Dengan demikian, model LANTANG efektif meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran IPAS serta dapat dijadikan alternatif model pembelajaran inovatif untuk mengembangkan kompetensi abad ke-21 di sekolah dasar.</p> Hera Fazriyati, Muhsinah Annisa Copyright (c) 2026 Hera Fazriyati, Muhsinah Annisa https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1905 Sun, 09 Aug 2026 00:00:00 +0000 Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Kerjasama Dan Tanggung Jawab Murid Menggunakan Model Problem Based Learning, Numbered Heads Together, Talking Stick (BANUA) Muatan IPAS Kelas V SDN Antasan Besar 1 Banjarmasin https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1919 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan berpikir kritis, kerja sama, tanggung jawab, aktivitas, dan hasil belajar murid pada pembelajaran IPAS kelas V SDN Antasan Besar 1 Banjarmasin. Penelitian bertujuan mendeskripsikan aktivitas guru dan aktivitas murid serta menganalisis peningkatan keterampilan berpikir kritis, kerja sama, tanggung jawab, dan hasil belajar melalui penerapan model pembelajaran BANUA. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam empat pertemuan. Subjek penelitian berjumlah 22 murid kelas V SDN Antasan Besar 1 Banjarmasin Tahun Pelajaran 2025/2026. Model BANUA merupakan kombinasi <em>Problem Based Learning </em>(PBL), <em>Numbered Heads Together </em>(NHT), dan <em>Talking Stick. </em>Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan lembar penilaian, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru mencapai kriteria Sangat Baik, aktivitas murid meningkat hingga 90,90% dengan kriteria Sangat Aktif, keterampilan berpikir kritis meningkat hingga 86,36% dengan kriteria Sangat Kritis, sedangkan keterampilan kerja sama dan karakter tanggung jawab mencapai kriteria Sangat Terampil dan Sangat Membudaya. Peningkatan tersebut berdampak pada hasil belajar murid yang mencapai ketuntasan klasikal sesuai indikator keberhasilan. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran BANUA efektif meningkatkan aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, kerjasama, tanggung jawab, dan hasil belajar IPAS pada murid kelas V SDN Antasan Besar 1 Banjarmasin.</p> Ira Nadia, Muhsinah Annisa Copyright (c) 2026 Ira Nadia, Muhsinah Annisa https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1919 Mon, 10 Aug 2026 00:00:00 +0000 Strategi Pendidikan Pesantren Dalam Upaya Pencegahan Pengaruh Negatif di Era Revolusi Industri 4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1907 <p>Penelitian ini bertujuan mengkaji strategi pendidikan yang diterapkan Pondok Pesantren Roudlotul Khuffadz Kabupaten Sorong dalam mengantisipasi dampak negatif era revolusi Industri 4.0 serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan yang diperkuat dengan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesantren mengimplementasikan strategi terpadu melalui pembatasan penggunaan gawai, penerapan kebebasan yang terkontrol bagi santri, pelaksanaan musyawarah rutin, penegakan tata tertib, serta penguatan manajemen kelembagaan. Faktor pendukung meliputi kompetensi pengurus dan tenaga pendidik, program tahfidz dan kajian kitab kuning, serta dukungan orang tua dan masyarakat. Sementara itu, kendala yang dihadapi mencakup keterbatasan lahan, kurangnya tenaga pengajar, dan belum optimalnya partisipasi sebagian masyarakat. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan nilai-nilai keislaman, tata kelola yang efektif, dan kolaborasi sosial dalam menghadapi tantangan perkembangan teknologi digital.</p> Rusyaid Rusyaid, Mohammad Masykur, Muhammad Rafif Arra’fu, Rofiq Muhaimin Copyright (c) 2026 Rusyaid Rusyaid, Mohammad Masykur, Muhammad Rafif Arra’fu, Rofiq Muhaimin https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1907 Tue, 11 Aug 2026 00:00:00 +0000 Kontradiksi Pendidikan Agama Islam di Keluarga: Antara Hak Orang Tua dan Intervensi Negara dalam Bingkai UU Sisdiknas https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1875 <p>Artikel ini menganalisis kontradiksi normatif-yuridis antara hak orang tua dan intervensi negara dalam penyelenggaraan Pendidikan Agama Islam (PAI) di keluarga. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi bentuk kontradiksi tersebut serta merumuskan model harmonisasi yang seimbang. Penelitian menggunakan pendekatan yuridis-normatif dengan metode studi kepustakaan. Sumber hukum yang dianalisis meliputi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Kompilasi Hukum Islam, Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, serta prinsip maqāṣid al-syarī‘ah (khususnya ḥifẓ al-dīn). Kerangka teoritis yang digunakan adalah teori hak asuh dan pendidikan anak dalam hukum Islam yang dihadapkan dengan prinsip best interests of the child dalam hukum positif. Hasil analisis menunjukkan bahwa kontradiksi utama terjadi pada dua level: (1) level normatif berupa benturan antara otonomi keluarga dalam KHI dengan standarisasi kurikulum dan pengawasan negara dalam UU Sisdiknas; serta (2) level yuridis berupa dualisme penafsiran hak anak dalam kasus beda agama dan pengasuhan. Temuan ini menegaskan bahwa intervensi negara masih bersifat substitutif daripada komplementer terhadap peran orang tua. Penelitian ini memberikan kontribusi ilmiah dengan menawarkan model harmonisasi berbasis maqāṣid al-syarī‘ah yang mengintegrasikan otonomi keluarga, perlindungan hak anak, dan tanggung jawab negara, sehingga memperkaya kajian hukum pendidikan Islam di Indonesia yang selama ini masih terfragmentasi antara pendekatan fiqh dan hukum positif.</p> Apriadi Apriadi, Syamsul Arifin Copyright (c) 2026 Apriadi Apriadi, Syamsul Arifin https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1875 Tue, 11 Aug 2026 00:00:00 +0000 Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Komunikasi, Dan Karakter Wasaka Muatan Ipas Menggunakan Model Pembelajaran PBL, NHT, Dan Snowball Throwing Pada Kelas V SDN Gambut 2 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1918 <p>Belum optimalnya aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, keterampilan komunikasi, karakter WASAKA, dan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPAS kelas V SDN Gambut 2 disebabkan oleh model pembelajaran yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aspek-aspek tersebut melalui penerapan kombinasi model Problem Based Learning, Numbered Heads Together, dan Snowball Throwing. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan dalam empat pertemuan pada 29 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes, kemudian dianalisis menggunakan persentase klasikal. Pada pertemuan keempat, aktivitas guru mencapai 100%, aktivitas siswa mencapai 86,21%, keterampilan berpikir kritis meningkat signifikan dari 17,24% menjadi 82,76%, keterampilan komunikasi mencapai 82,76%, karakter WASAKA mencapai 82,76%, serta hasil belajar kognitif siswa mencapai ketuntasan sebesar 93,10%. Implikasi praktis penelitian ini memberikan panduan bagi guru sekolah dasar dalam menerapkan strategi pembelajaran inovatif yang berpusat pada siswa untuk mengoptimalkan keterampilan abad ke-21 serta nilai kearifan lokal pada pembelajaran IPAS.</p> <p>&nbsp;</p> Elya Nurhaliza Rachim, Muhsinah Annisa Copyright (c) 2026 Elya Nurhaliza Rachim, Muhsinah Annisa https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1918 Thu, 13 Aug 2026 00:00:00 +0000 Meningkatkan Keterampilan Berhitung, Komunikasi, dan Kerja Sama Menggunakan Model PASTI Di Sekolah Dasar https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1844 <p>Permasalahan penelitian ini adalah rendahnya keterampilan berhitung, komunikasi, dan kerja sama murid pada muatan matematika di kelas III karena pembelajaran masih bersifat satu arah serta kurangnya penerapan model pembelajaran yang inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan keterampilan berhitung, komunikasi, dan kerja sama murid melalui model PASTI yang merupakan kombinasi model <em>Problem Based Learning, Numbered Heads Together, </em>dan <em>Course Review Horay. </em>Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam empat pertemuan dengan subjek penelitian sebanyak 15 murid kelas III SDN Alalak Utara 2 Banjarmasin pada semester genap tahun ajaran 2025/2026. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, tes, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan berhitung meningkat dari 33% menjadi 87%, komunikasi dari 27% menjadi 87%, dan kerja sama dari 40% menjadi 93%. Dengan demikian, model PASTI terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan berhitung, komunikasi, dan kerja sama murid kelas III SDN Alalak Utara 2 Banjarmasin secara optimal.</p> Sulistri Mawaddah, Fathul Jannah Copyright (c) 2026 Sulistri Mawaddah, Fathul Jannah https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1844 Thu, 13 Aug 2026 00:00:00 +0000 Optimalisasi Pemahaman Konsep Skala Busur Derajat Berbantuan Media Angle Spinner Board Berbasis CTL Pada Siswa Kelas 5 SD https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1788 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman peserta didik kelas V SDN 01 Taman terhadap konsep skala busur derajat pada pembelajaran melukis sudut, khususnya dalam membedakan penggunaan skala dalam dan skala luar. Kondisi tersebut menyebabkan peserta didik sering melakukan kesalahan dalam menentukan besar sudut yang dilukis. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemahaman konsep skala busur derajat melalui penerapan media Angle Spinner Board berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL). Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 27 peserta didik kelas V SDN 01 Taman. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, tes tertulis, dan tes praktik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media Angle Spinner Board berbasis CTL mampu meningkatkan pemahaman konsep skala busur derajat peserta didik. Persentase ketuntasan belajar meningkat dari 33,33% pada prasiklus menjadi 66,67% pada Siklus I dan mencapai 88,89% pada Siklus II. Nilai rata-rata kelas juga meningkat dari 63,15 pada prasiklus menjadi 74,26 pada Siklus I dan 86,67 pada Siklus II. Peningkatan tersebut didukung oleh penggunaan aktivitas kontekstual berupa denah perjalanan yang membantu peserta didik memahami hubungan antara arah sudut dan penggunaan skala pada busur derajat. Dengan demikian, media Angle Spinner Board berbasis CTL efektif digunakan untuk mengoptimalkan pemahaman konsep skala busur derajat pada pembelajaran melukis sudut di sekolah dasar.</p> Nadea Rossalya, Dwi Susanto , Diyah Santi Hariyani Copyright (c) 2026 Nadea Rossalya, Dwi Susanto , Diyah Santi Hariyani https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1788 Sat, 13 Jun 2026 00:00:00 +0000 Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Keterampilan Komunikasi dan Karakter WASAKA (Kerja Keras) Muatan IPAS Menggunakan Model PBL, Talking Stick dan TGT Pada Murid Kelas IV Sekolah Dasar https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1877 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan berpikir kritis, keterampilan komunikasi, karakter WASAKA (kerja keras), dan hasil belajar murid pada muatan Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, keterampilan komunikasi, karakter WASAKA (kerja keras), serta menganalisis hasil belajar murid melalui penerapan model PBL, <em>Talking Stick</em> dan TGT. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam empat pertemuan pada 19 murid kelas IV Sekolah Dasar. Penerapan model PBL, <em>Talking Stick</em> dan TGT meningkatkan aktivitas guru dari skor 22 menjadi 27, aktivitas murid dari 47,37% menjadi 94,78%, keterampilan berpikir kritis dari 47,37% menjadi 94,74%, keterampilan komunikasi dari 47,37% menjadi 94,74%, keterampilan karakter WASAKA (kerja keras) dari 36,84% menjadi 94,74%. Model PBL, <em>Talking Stick</em> dan TGT dapat menjadi alternatif pembelajaran IPAS untuk peningkatkan kualitas proses pembelajaran murid sekolah dasar.</p> Norasiah Norasiah, Muhsinah Annisa Copyright (c) 2026 Norasiah Norasiah, Muhsinah Annisa https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1877 Thu, 13 Aug 2026 00:00:00 +0000 Peningkatan Berpikir Kritis, Komunikasi, dan Karakter WASAKA melalui Model Problem Based Learning, Think Pair Share, dan Time Token https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1885 <p>Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas murid, kemampuan berpikir kritis, kemampuan komunikasi, karakter WASAKA (kerja keras), dan hasil belajar IPAS melalui model <em>PRIME</em> yang mengintegrasikan <em>Problem Based Learning</em>, <em>Think Pair Share</em>, dan <em>Time Token</em>. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam empat pertemuan pada 12 murid. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas guru meningkat hingga mencapai kriteria Sangat Baik. Aktivitas murid meningkat dari 42% menjadi 80% dengan kriteria Sangat Aktif. Kemampuan berpikir kritis mencapai 80% dengan kriteria Sangat Kritis, kemampuan komunikasi meningkat hingga kategori Sangat Terampil, dan karakter WASAKA mencapai indikator keberhasilan secara klasikal. Peningkatan tersebut berdampak pada ketuntasan hasil belajar aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Dengan demikian, model <em>PRIME</em> efektif meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran IPAS di sekolah dasar.</p> Siti Herdayanti, Muhsinah Annisa Copyright (c) 2026 Siti Herdayanti, Muhsinah Annisa https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1885 Fri, 14 Aug 2026 00:00:00 +0000 Peningkatan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Melalui Penerapan Model TPS Berbantuan E-Worksheet Pada Siswa Kelas 5 SDN 1 Taman https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1893 <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia materi Kalimat Perintah melalui penerapan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) berbantuan E-Worksheet pada siswa kelas V-A SDN 01 Taman Kota Madiun. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa yang ditunjukkan oleh rata-rata nilai prasiklus sebesar 59,64 dengan ketuntasan klasikal hanya mencapai 28,57%. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 28 siswa kelas V-A. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, dan observasi,. Data dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar pada setiap siklus. Rata-rata nilai siswa meningkat dari 59,64 pada prasiklus menjadi 68,57 pada siklus I dan 82,14 pada siklus II. Persentase ketuntasan belajar klasikal juga mengalami peningkatan dari 28,57% pada prasiklus menjadi 67,86% pada siklus I dan 96,43% pada siklus II. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa penerapan model<em> Think Pair Share</em> (TPS) berbantuan <em>E-Worksheet</em> mampu meningkatkan keaktifan, pemahaman, dan hasil belajar siswa pada materi Kalimat Perintah. Dengan demikian, model TPS berbantuan E<em>-Worksheet</em> dapat dijadikan alternatif pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia di sekolah dasar</p> Adventus Dwianto Talu Lian, Candra Dewi, Melina Jatmikawati Copyright (c) 2026 Adventus Dwianto Talu Lian, Candra Dewi, Melina Jatmikawati https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1893 Fri, 14 Aug 2026 00:00:00 +0000 The Role of Moderation In Islamic Jurisprudence According To Al-Alusi And His Interpretation As A Model https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1924 <p><em>This research, in its modest form, attempts to delve into what Al-Alusi explained about the concept of moderation, which is a mainstay in Islamic jurisprudence, through his interpretation titled "Ruh al-Ma'ani fi Tafsir al-Qur'an al-Karim wa al-Sab' al-Mathani." The topic addresses the meaning of moderation, its proofs, and its importance by following Al-Alusi's statements in his interpretation, with the assistance of his other works to understand the fundamentals of his jurisprudential efforts, in accordance with Al-Alusi's method of reasoning, whether based on definitive or speculative evidence. The researcher reached the most important conclusions: they indicate Al-Alusi's interest in the issue of moderation: the balance between religious texts and public interests. This openness allowed Al-Alusi to overcome the strict constraints of traditional interpretations and to deal with different opinions within Islamic sects in a tolerant manner and with a spirit of intellectual flexibility. Al-Alusi sought to avoid extremism in interpretation, as he rejected confining religion to a single rigid interpretation.</em></p> Muhammad Firdaus, Fitriana Fitriana Copyright (c) 2026 Muhammad Firdaus, Fitriana Fitriana https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1924 Sat, 15 Aug 2026 00:00:00 +0000 Efektivitas Media Gamifikasi Digital terhadap Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif Siswa SMP dalam Matematika https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1902 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media gamifikasi digital terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa SMP dalam pembelajaran matematika. Menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) berbasis standar PRISMA, sebanyak 32 artikel utama terbitan tahun 2022–2026 dari basis data Scopus dan Sinta dianalisis secara mendalam melalui teknik analisis isi. Hasil sintesis mengonfirmasi bahwa integrasi gamifikasi digital secara signifikan meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematika siswa dengan nilai N-gain berkisar antara 0,62 hingga 0,78. Elemen gamifikasi seperti story quests, progressive levels, instant feedback, dan boss fights terbukti secara sistematis menstimulasi indikator berpikir kritis sekaligus memicu kreativitas matematis. Secara komparatif, GeoGebra Gamified Module dan platform imersif 3D (Assemblr Studio) paling efektif untuk abstraksi konsep serta penalaran spasial, sementara kuis interaktif (Quizizz/Kahoot!) unggul mereduksi math anxiety. Kesimpulannya, media gamifikasi digital efektif menjadi jembatan pedagogis untuk mengoptimalkan keterampilan berpikir tingkat tinggi matematika SMP.</p> Wilia Ika Saputri, Delya Farisah Sastra, Eka Pasca Surya Bayu, Jumrawarsi Jumrawarsi Copyright (c) 2026 Wilia Ika Saputri, Delya Farisah Sastra, Eka Pasca Surya Bayu, Jumrawarsi Jumrawarsi https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1902 Wed, 26 Aug 2026 00:00:00 +0000 Meningkatkan Keterampilan Menyimak, Berbicara, dan Membaca Pada Materi Teks Eksposisi Menggunakan Model Plant Untuk Kelas 5B SDN Pelambuan 2 Banjarmasin https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1949 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan menyimak, berbicara, membaca, dan hasil belajar murid pada pembelajaran Bahasa Indonesia materi teks eksposisi kelas 5B SDN Pelambuan 2 Banjarmasin. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menyimak, berbicara, membaca, dan hasil belajar murid melalui penerapan model PLANT yang mengintegrasikan <em>Problem Based Learning</em>, <em>Team Games Tournament</em>, dan <em>Cooperative Integrated Reading and Composition</em>. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam empat pertemuan. Subjek penelitian berjumlah 12 murid kelas 5B SDN Pelambuan 2 Banjarmasin. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas guru dan aktivitas murid, rubrik penilaian keterampilan menyimak, berbicara, dan membaca, serta instrumen hasil belajar pada ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif melalui tabel, grafik, dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PLANT mampu meningkatkan seluruh aspek yang diteliti. Aktivitas guru meningkat hingga mencapai skor 23 dengan kriteria Sangat Baik, aktivitas murid mencapai 89% dengan kriteria Sangat Aktif, keterampilan menyimak dan berbicara masing-masing mencapai 92% dengan kriteria Sangat Terampil, serta keterampilan membaca mencapai 89% dengan kriteria Sangat Terampil. Hasil belajar pada ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik masing-masing mencapai ketuntasan klasikal sebesar 83% dan telah memenuhi indikator keberhasilan yang ditetapkan. Dengan demikian, model PLANT dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran inovatif untuk meningkatkan keterampilan menyimak, berbicara, membaca, dan hasil belajar murid pada pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar.</p> Sri Mulyani Copyright (c) 2026 Sri Mulyani https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1949 Thu, 27 Aug 2026 00:00:00 +0000 Pengaruh Bimbingan Keluarga terhadap Disiplin Belajar Siswa Madrasah Tsanawiyah Nahdlatul Ulum Kampar https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1925 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh bimbingan keluarga terhadap disiplin belajar siswa di Madrasah Tsanawiyah Nahdlatul Ulum Kampar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian analisis korelasi. Populasi penelitian ini adalah keseluruhan peserta didik dengan jumlah 65 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, amgket dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis korelasi <em>Pearson Product Moment.</em> Hasil analisis data menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan antara bimbingan keluarga dan disiplin belajar siswa di Madrasah Tsanawiyah Nahdlatul Ulum Kampar. Dibuktikan dengan rhitung 0,737 &gt; rtabel 0,224 pada taraf signifikansi 5% dan dilihat pada nilai Sig. 0,000 &lt; 0,005, maka Ha fiterima dan H0 di tolak. Interpretasi koefisien korelasi menunjukkan bahwa pengaruh berada dalam kategori kuat.</p> Anggrayni Anggrayni, Aqila Rizki Ichsan, Bagus Setyawan, Gladicya Amanda Br Purba, Mawardi Mawardi Copyright (c) 2026 Anggrayni Anggrayni, Aqila Rizki Ichsan, Bagus Setyawan, Gladicya Amanda Br Purba, Mawardi Mawardi https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1925 Fri, 28 Aug 2026 00:00:00 +0000 Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) dengan Media Et-Smart Untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial Peserta Didik https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1953 <p>Keterampilan sosial peserta didik kelas VI SD Negeri Mojorejo 02 masih tergolong rendah, terutama pada aspek komunikasi dan partisipasi aktif yang masing-masing baru mencapai 45%. Peningkatan keterampilan sosial peserta didik melalui penerapan model <em>Problem Based Learning</em> (PBL) dengan media Et-SMART merupakan tujuan utama dari penelitian ini. Metode yang diterapkan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang mengarah pada pola spiral Kemmis dan McTaggart, dilaksanakan dalam tiga siklus yang terdiri perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VI SD Negeri Mojorejo 02. Proses pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan dokumentasi, lalu diamati dengan cara kualitatif dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Selain itu, pengolahan data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dengan rumus persentase. Penelitian ini memperoleh hasil peningkatan rata-rata keterampilan sosial secara bertahap, dari 56% pada pra-siklus menjadi 70% pada Siklus I, 80% pada Siklus II, dan 91% pada Siklus III. Berdasarkan hasil yang didapat, disimpulkan jika model <em>Problem Based Learning</em> dengan media Et-SMART bisa meningkatkan keterampilan sosial peserta didik.</p> Para Mitta Purbosari, Desti Shinta Kurniawati, Kartika Purwitasari Copyright (c) 2026 Para Mitta Purbosari, Desti Shinta Kurniawati, Kartika Purwitasari https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1953 Mon, 31 Aug 2026 00:00:00 +0000 Model BERSAMA dalam Meningkatkan Keterampilan Membaca Pemahaman, Penalaran, dan Pemecahan Masalah Siswa Sekolah Dasar https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1955 <p>Penelitian ini didasari oleh rendahnya keterampilan membaca pemahaman, penalaran, dan pemecahan masalah murid kelas IV pada pembelajaran Bahasa Indonesia yang ditunjukkan pada murid mengalami kesulitan mengerjakan soal yang membutuhkan penjelasan. Memahami teks, menemukan ide pokok, dan menentukan kalimat utama. Solusi yang ditawarkan adalah model&nbsp; BERSAMA,&nbsp; yaitu&nbsp; kombinasi <em>Problem&nbsp; Based&nbsp; Learning</em>, <em>Think&nbsp; Pair Share</em>,&nbsp; dan <em>Make a Match</em>. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan&nbsp; dalam&nbsp; empat&nbsp; pertemuan.&nbsp; Subjek&nbsp; penelitian&nbsp; adalah&nbsp; 22&nbsp; murid&nbsp; kelas&nbsp; IV&nbsp; SDN&nbsp; Antasan Kecil Timur 1 Banjarmasin&nbsp; pada&nbsp; semester&nbsp; II&nbsp; tahun&nbsp; ajaran&nbsp; 2025/2026.&nbsp; Data&nbsp; dikumpulkan&nbsp; melalui wawancara,&nbsp; observasi,&nbsp; tes,&nbsp; dan&nbsp; dokumentasi, dandianalisis&nbsp; secara&nbsp; deskriptif. Hasil&nbsp; penelitian menunjukkan&nbsp; peningkatan&nbsp; konsisten&nbsp; pada&nbsp; setiap&nbsp; pertemuan aktivitas&nbsp; guru&nbsp; meningkat&nbsp; dari&nbsp; 68% menjadi 85%, aktivitas&nbsp; murid&nbsp; dari&nbsp; 45%&nbsp; menjadi&nbsp; 85%,&nbsp; keterampilan&nbsp; membaca pemahaman&nbsp; dari&nbsp; 40%&nbsp; menjadi 90%, penalaran dari 55% menjadi 85%, pemecahan masalah dari 40% menjadi 90%, dan hasil belajar dari 25% menjadi 80%. Dengan demikian, Model BERSAMA dapat menjadi alternatif pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan membaca pemahaman, penalaran, dan pemecahan masalah murid pada pembelajaran bahasa indonesia sekolah dasar.</p> Agnia Amalia, Fathul Jannah Copyright (c) 2026 Agnia Amalia, Fathul Jannah https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1955 Mon, 31 Aug 2026 00:00:00 +0000 Peran PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekar Dalam Pemberdayaan Perempuan Masyarakat Desa Nanjungan Kecamatan Pino Raya https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1957 <p>Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan keterbatasan akses permodalan formal dan rendahnya kemandirian ekonomi kaum perempuan di Desa Nanjungan akibat tingginya keterikatan pada kegiatan domestik. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam peran PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekaar dalam pemberdayaan perempuan masyarakat prasejahtera. Penelitian ini mengadopsi metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi lapangan. Penentuan subjek penelitian menggunakan teknik purposive sampling, yang melibatkan informan kunci seperti pendamping PNM, ketua kelompok, nasabah perempuan pelaku usaha mikro, dan aparatur desa. Temuan utama menunjukkan bahwa PNM Mekaar berperan secara signifikan melalui pemberian modal tanpa agunan, pendampingan rutin, serta penyelenggaraan pertemuan kelompok. Pelaksanaan program ini didukung oleh kemudahan akses administratif dan motivasi keluarga, namun masih terhambat oleh fluktuasi pendapatan usaha, rendahnya literasi pengelolaan keuangan, serta beban peran ganda. Kesimpulannya, program PNM Mekaar terbukti efektif dalam memberdayakan ekonomi perempuan dan meningkatkan taraf kesejahteraan keluarga, meskipun membutuhkan peningkatan pada aspek edukasi finansial.</p> Reski Ramadani, Rahma Pratama, M. Ilham Gilang Copyright (c) 2026 Reski Ramadani, Rahma Pratama, M. Ilham Gilang https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1957 Mon, 31 Aug 2026 00:00:00 +0000 Implementasi Board Race Game untuk Meningkatkan Penguasaan Mufradat Siswa SMP dalam Pembelajaran Bahasa Arab https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1674 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi Board Race Game dalam meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Arab (mufradat) siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 5 Mojokerto. Penelitian dilakukan untuk mengatasi rendahnya penguasaan kosakata bahasa Arab pada siswa serta mengetahui pengaruh penerapan Board Race Game dalam pembelajaran bahasa Arab. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang melibatkan 20 siswa kelas VIII sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan guru, observasi, pre-test, dan post-test, kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Board Race Game mampu meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan. Persentase ketuntasan belajar meningkat dari 20% pada pre-test menjadi 75% pada post-test Siklus II. Nilai rata-rata siswa juga mengalami peningkatan dari 52,4 pada pre-test menjadi 77,8 pada Siklus II, atau meningkat sebesar 25,4 poin. Temuan ini menunjukkan bahwa Board Race Game efektif digunakan sebagai alternatif strategi pembelajaran bahasa Arab, khususnya dalam meningkatkan penguasaan mufradat dan partisipasi siswa di kelas. Penelitian ini terbatas pada jumlah subjek yang relatif kecil, materi isim tafdhil, serta waktu pembelajaran dan penelitian yang singkat. Oleh karena itu, penelitian lanjutan dengan subjek yang lebih luas, materi yang beragam, dan durasi yang lebih panjang perlu dilakukan.</p> Nur Aisyah Fatmawati, Najih Anwar Copyright (c) 2026 Nur Aisyah Fatmawati, Najih Anwar https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1674 Tue, 01 Sep 2026 00:00:00 +0000 Analisis Kesalahan Penyelesaian Soal Cerita Matematika: Pendekatan Kualitatif dalam Menentukan Metode Pembelajaran Optimal https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1679 <p>Banyak siswa sekolah dasar yang masih kesulitan menyelesaikan soal cerita matematika, bukan karena mereka tidak bisa berhitung, melainkan karena gagal memahami maksud dari soal tersebut. Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan menelusuri jenis-jenis kesalahan yang dialami oleh 5 siswa kelas V SD di Batusangkar, Sumatera Barat, sekaligus mencari solusi pembelajaran yang paling tepat untuk mengatasinya. Melalui tes tertulis, wawancara, dan observasi kelas, setiap kekeliruan siswa dibedah menggunakan kerangka <em>Newman Error Analysis </em>(NEA) yang memilah proses berpikir ke dalam lima tahap, mulai dari membaca, memahami, mengubah soal, keterampilan proses, hingga penulisan jawaban akhir. Hasil analisis menunjukkan data yang cukup mengejutkan; sebanyak 80% siswa ternyata tersandung di tahap mengubah soal, yaitu saat mereka harus menerjemahkan narasi cerita menjadi model atau operasi matematika. Berangkat dari temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan tiga metode pembelajaran yang dinilai efektif, yaitu <em>Problem Based Learning </em>(PBL), pendekatan kontekstual (CTL), dan pemberian <em>scaffolding </em>(bantuan bertahap). Ketiga metode ini terbukti mampu menuntun siswa melewati hambatan terbesar mereka saat berhadapan dengan soal cerita.</p> Auliya Fithry, Eka Pascha Suryabayu, Febbyola Zahra Utami, Laila Fitri Copyright (c) 2026 Auliya Fithry, Eka Pascha Suryabayu, Febbyola Zahra Utami, Laila Fitri https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.lapad.id/PJPI/article/view/1679 Mon, 07 Sep 2026 00:00:00 +0000