Penerapan Metode Harga Pokok Proses Untuk Peningkatan Literasi Akuntansi Biaya Pada Pabrik Tahu UD Ping Jaya Kupang

Authors

  •  Patricia Lodang Manuk  Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Nusa Cendana, Kota Kupang
  •  Mariza Alfanda Reinha Madia  Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Nusa Cendana, Kota Kupang
  •  Melani Putri Jhonny  Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Nusa Cendana, Kota Kupang
  •  Maria Yonita Tahu  Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Nusa Cendana, Kota Kupang
  •  Risni Arlinda Dethan  Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Nusa Cendana, Kota Kupang
  •  Reyfenston Usfunan  Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Nusa Cendana, Kota Kupang
  •  Skolastika Jenanut  Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Nusa Cendana, Kota Kupang
  •  Syallomita Maristha Serang  Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Nusa Cendana, Kota Kupang
  •  Theresia Arthamevia Bembot  Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Nusa Cendana, Kota Kupang
  •  Theresia Leonisa Gasper  Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Nusa Cendana, Kota Kupang
  •  Yuliana Elfrida Owa  Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Nusa Cendana, Kota Kupang
  •  Herlina Helmy Klau  Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Nusa Cendana, Kota Kupang

DOI:

https://doi.org/10.61930/jurnaladm.v3i3.1406

Keywords:

Harga Pokok Proses, Biaya Produksi, Pabrik Tahu, Unit Ekuivalen, Efisiensi Biaya

Abstract

Laporan ini menganalisis penerapan metode harga pokok proses dalam menghitung biaya produksi tahu secara massal di Pabrik Tahu UD Ping Jaya pada bulan Oktober 2025. Metode ini dipilih karena kesesuaiannya dengan produksi homogen, yang melibatkan alokasi biaya ke unit ekuivalen untuk produk jadi dan produk dalam proses. Total biaya produksi mencapai Rp156.520.000, dengan rincian biaya bahan baku sebesar Rp111.000.000 (70,9%), biaya tenaga kerja langsung Rp17.000.000 (10,9%), dan biaya overhead pabrik Rp28.520.000 (18,2%). Hasil perhitungan menunjukkan harga pokok per kilogram sebesar Rp15.131,44, dengan alokasi biaya ke 10.000 kg produk jadi (Rp151.314.400) dan 400 kg produk dalam proses (Rp5.205.379). Temuan ini menunjukkan efisiensi biaya yang mendukung penetapan harga jual kompetitif sekitar Rp19.670,87 per kilogram, dengan margin keuntungan 30%. Laporan merekomendasikan pelatihan karyawan dan pengembangan standar operasional prosedur (SOP) untuk meningkatkan optimalisasi produksi dan pengendalian biaya. Pengabdian ini memberikan wawasan praktis bagi industri kecil dan menengah dalam pengelolaan biaya produksi.

Downloads

Published

2025-12-21

How to Cite

Patricia Lodang Manuk, Mariza Alfanda Reinha Madia, Melani Putri Jhonny, Maria Yonita Tahu, Risni Arlinda Dethan, Reyfenston Usfunan, Skolastika Jenanut, Syallomita Maristha Serang, Theresia Arthamevia Bembot, Theresia Leonisa Gasper, Yuliana Elfrida Owa, & Herlina Helmy Klau. (2025). Penerapan Metode Harga Pokok Proses Untuk Peningkatan Literasi Akuntansi Biaya Pada Pabrik Tahu UD Ping Jaya Kupang . ADM : Jurnal Abdi Dosen Dan Mahasiswa, 3(3), 255–260. https://doi.org/10.61930/jurnaladm.v3i3.1406