Menuju Keberlanjutan Lingkungan dan Potensi Ekonomi Desa Gumulan dengan Pengolahan Limbah Terpadu

Authors

  • Intan Prasetyowati Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
  • Anggih Nur Hamidah Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
  • Niken Savitri Primasari Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.61930/jurnaladm.v1i2.241

Keywords:

Kesadaran Lingkungan, Limbah Tahu, Potensi Ekonomi Desa, Pelatihan, Pengabdian, Sosialisasi

Abstract

Banyak sungai di desa/kelurahan yang tercemar di Indonesia yang berasal dari limbah rumah tangga dan kegiatan industri. Limbah industri yang tidak diolah kembali menjadi bumerang bagi makhluk hidup di sekitarnya. Pencemaran sungai menjadi salah satu faktor turunnya kualitas air di Indonesia. Gumulan adalah sebuah desa di wilayah Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, Provinsi Jawa Timur dengan salah satu komoditi Tahu sebagai salah satu produk unggulan masyarakat, namun limbah sisa olahan produksi Tahu masih belum menjadi perhatian. Kegiatan pengelolaan limbah tahu menjadi pupuk organik cair di Desa Gumulan bertujuan untuk menciptakan manajemen sampah terpadu yang berkelanjutan. Melalui serangkaian kegiatan, termasuk FGD (Forum Group Discussion), sosialisasi, pelatihan, dan sosialisasi pada Karang Taruna dan Aparatur Desa Gumulan, program ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya limbah tahu cair terhadap lingkungan. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam upaya menciptakan keberlanjutan lingkungan dan mengoptimalkan potensi ekonomi desa

Downloads

Published

2023-08-19

How to Cite

Intan Prasetyowati, Anggih Nur Hamidah, & Niken Savitri Primasari. (2023). Menuju Keberlanjutan Lingkungan dan Potensi Ekonomi Desa Gumulan dengan Pengolahan Limbah Terpadu. ADM : Jurnal Abdi Dosen Dan Mahasiswa, 1(2), 199–208. https://doi.org/10.61930/jurnaladm.v1i2.241