Eksplorasi Eduwisata Dan Desa Bebas Stunting Berbasis Community Service Guna Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat
DOI:
https://doi.org/10.61930/jurnaladm.v1i3.381
Keywords:
Eduwisata, Bebas Stunting, Kesejahteraan MasyarakatAbstract
Stunting terjadi karena kurangnya asupan nutrisi yang memadai, baik pada masa kehamilan maupun pada 1.000 hari pertama kehidupan anak, yang merupakan periode penting dalam perkembangan anak. Kekurangan gizi, terutama protein, zat besi, vitamin, dan mineral esensial lainnya. Tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui eduwisata dan desa bebas stunting. Metoda metode survei, sosialisasi program, kegiatan edukasi dan rancangan evaluasi. Hasil pengabdian memperkenalkan pengunjung pada kekayaan budaya, seni, tradisi, dan kebiasaan local dengan menggunakan sosial media ataupun dengan komunitas layanan supaya untuk mengenalkan warisan budaya dan sejarah daerah, seperti museum, situs bersejarah, atau tur ke bangunan bersejarah. Disisi lain dalam stunting dapat mengedukasi masyarakat melalui workshop mengenai hubungan antara asupan nutrisi yang tepat dengan perkembangan kognitif dan fisik anak.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Itat Tatmimah, Muzayyanah, Mohamad Djadjuli, Surono, Harry Safari Margapradja

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Fakultas Ekonomi, Universitas Muhammadiyah Cirebon






