Srategi Coping Mechanism Rumah Tangga Muslim dalam Menghadapi Inflasi Pangan
DOI:
https://doi.org/10.61930/jebmak.v5i2.1743
Keywords:
Coping Mechanism, Inflasi Pangan, Qard Al-Hasan, Takaful Ijtima'iAbstract
Inflasi pangan yang melanda Indonesia, khususnya periode 2022–2024, menekan daya beli rumah tangga berpenghasilan rendah. Penelitian ini mengkaji strategi coping mechanism yang diterapkan oleh rumah tangga Muslim di Desa Mayang, Kabupaten Jember, dalam merespons tekanan inflasi pangan, serta menganalisisnya melalui perspektif ekonomi mikro Islam. Dengan pendekatan kualitatif desain studi kasus tunggal, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap sepuluh informan yang dipilih secara purposive. Temuan menunjukkan tiga klaster strategi utama: (1) adaptasi konsumsi berbasis hierarki kebutuhan dharuriyyat berupa substitusi protein hewani ke nabati dan pergeseran ke bahan pangan berbiaya rendah; (2) pemanfaatan kredit informal berbasis kepercayaan yang bersesuaian dengan prinsip Qard al-Hasan, di mana pemilik toko kelontong menyediakan utang tanpa bunga dengan mekanisme cicilan fleksibel; dan (3) aktivasi modal sosial Islam melalui praktik takaful ijtima'i dan ta'awun berupa berbagi pangan, arisan sembako, dan bantuan sosial komunitas. Nilai-nilai Islam termasuk konsep qana'ah, tawakkal, dan ukhuwwah terbukti membentuk preferensi strategi yang dipilih, menjadikan religiusitas bukan sekadar dimensi kultural melainkan mekanisme resiliensi fungsional. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis terhadap literatur coping mechanism dengan mengintegrasikan dimensi keislaman yang selama ini absen dalam kajian konvensional.
Downloads
References
Al-Ghazali, A. H. (2011). Ihya' Ulumuddin (terjemahan). Republika Penerbit.
Antonio, M. S. (2001). Bank syariah: Dari teori ke praktik. Gema Insani Press.
Badan Pusat Statistik. (2023). Laporan Inflasi Indonesia 2022. BPS.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Jember. (2025). Kecamatan Mayang dalam angka 2025. BPS Kabupaten Jember. https://jemberkab.bps.go.id/id/publication/2025/09/26/ba45375403cdb44c44036f6f/kecamatan-mayang-dalam-angka-2025.html
Chambers, R. (1989). Vulnerability, coping and policy. IDS Bulletin, 20(2), 1–7. https://doi.org/10.1111/j.1759-5436.1989.mp20002001.x
Chapra, M. U. (2008). The Islamic vision of development in the light of maqasid al-Shariah. IIIT.
Ellis, F. (2000). Rural livelihoods and diversity in developing countries. Oxford University Press.
Hallaq, W. B. (1997). A history of Islamic legal theories. Cambridge University Press.
Hanifiyya, S. (2020). Perilaku konsumsi rumah tangga Muslim miskin dalam perspektif ekonomi Islam: Studi di Kabupaten Pasuruan. Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan, 7(3), 456–470. https://doi.org/10.20473/vol7iss20203pp456-470
Haque, A. (2004). Psychology from Islamic perspective: Contributions of early Muslim scholars and challenges to contemporary Muslim psychologists. Journal of Religion and Health, 43(4), 357–377. https://doi.org/10.1007/s10943-004-4302-z
Hasan, Z., & Sirajul, I. (2011). Zakah, infaq, and sadaqah: Definition, objectives and role in economic development. Journal of Islamic Business and Management, 1(1), 69–84.
Kahf, M. (1999). The principle of socioeconomic justice in the contemporary fiqh of zakah. Iqtisad: Journal of Islamic Economics, 1(1), 25–46.
KKN 09 Mayang. (2023, 12 Januari). Gebrakan LAYANG (Sembilan Mayang) melalui profil desa dan potensi desa. Kompasiana. https://www.kompasiana.com/kkn09mayang/63bf9d2c4addee0fd51e3e22/gebrakan-layang-sembilan-mayang-melalui-profil-desa-dan-potensi-desa
Kustin, B. (2015). Islamic (micro)finance: Culture, context, promise, challenges. Financial Services for the Poor. Bill & Melinda Gates Foundation.
Mannan, M. A. (1986). Islamic economics: Theory and practice. Hodder and Stoughton.
Masyitoh, D. (2019). Praktik utang piutang informal di pasar tradisional dalam perspektif hukum Islam. Jurnal Hukum Islam, 17(1), 1–20.
Maxwell, D., Levin, C., & Csete, J. (1998). Does urban agriculture help prevent malnutrition? Evidence from Kampala. Food Policy, 23(5), 411–424. https://doi.org/10.1016/S0306-9192(98)00047-5
Maxwell, S., & Smith, M. (1992). Household food security: A conceptual review. In S. Maxwell & T. Frankenberger (Eds.), Household food security: Concepts, indicators, measurements (pp. 1–72). UNICEF & IFAD.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Moser, C. O. N. (1998). The asset vulnerability framework: Reassessing urban poverty reduction strategies. World Development, 26(1), 1–19. https://doi.org/10.1016/S0305-750X(97)10015-8
PPID Desa Kabupaten Jember. (n.d.). Desa Mayang. Diakses 3 Juni 2026, dari https://ppid-desa.jemberkab.go.id/desa/mayang
PPID Desa Kabupaten Jember. (2025, 29 Oktober). Musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) desa. https://ppid-desa.jemberkab.go.id/berita/detail/musyarawarah-rencana-pembangunan-musrenbang-desa
Putnam, R. D. (2000). Bowling alone: The collapse and revival of American community. Simon & Schuster.
Rashid, D. A., Langworthy, M., & Arabyat, R. (2011). The measurement of food insecurity status and coping strategies: A comparison of approaches. Outlook on Agriculture, 40(1), 61–68.
Timmer, C. P., Block, S., & Dawe, D. (2010). Long-run dynamics of rice consumption, 1960–2050. In S. Pandey, D. Byerlee, D. Dawe, A. Dobermann, S. Mohanty, S. Rozelle, & B. Hardy (Eds.), Rice in the global economy: Strategic research and policy issues for food security (pp. 139–174). IRRI.
Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). SAGE Publications.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Siti Annisa Wardatul Ummah, Nikmatul Masruroh

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










