Pengaruh Kualitas Sistem, Kemudahan Penggunaan, Dan Pemahaman Wajib Pajak Terhadap Kepatuhan Pelaporan SPT Tahunan Via Coretax (Studi Pada Wajib Pajak Orang Pribadi Di KPP Pratama Bengkulu Dua)
DOI:
https://doi.org/10.61930/jebmak.v5i2.1863
Keywords:
Kualitas Sistem, Kemudahan Penggunaan, Pemahaman Wajib Pajak, Kepatuhan Pelaporan SPT, CoretaxAbstract
Implementasi Core Tax Administration System (Coretax) sebagai sistem inti administrasi perpajakan terbaru di Indonesia menghadirkan dinamika baru dalam upaya peningkatan kepatuhan formal Wajib Pajak Orang Pribadi. Studi ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh Kualitas Sistem, Kemudahan Penggunaan, dan Pemahaman Wajib Pajak terhadap Kepatuhan Pelaporan SPT Tahunan via Coretax, dengan objek penelitian Wajib Pajak Orang Pribadi di KPP Pratama Bengkulu Dua. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif kausal dengan pendekatan survei. Pengumpulan data primer dilakukan melalui penyebaran kuesioner terstruktur berskala Likert kepada responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling, sedangkan data sekunder diperoleh dari laporan kinerja dan dokumen administratif KPP. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda setelah pemenuhan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kualitas Sistem, Kemudahan Penggunaan, dan Pemahaman Wajib Pajak masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepatuhan Pelaporan SPT Tahunan baik secara parsial maupun simultan, dengan Pemahaman Wajib Pajak sebagai prediktor terkuat. Implementasi peran teknologis yang andal, antarmuka yang mudah dioperasikan, serta literasi perpajakan yang memadai terbukti menstabilkan perilaku pelaporan, mengurangi resistensi terhadap transisi sistem, dan memperluas adopsi voluntary compliance. Kesimpulannya, optimalisasi tiga determinan tersebut berdampak langsung terhadap kelancaran administrasi pajak digital dan keberhasilan transformasi sistem inti perpajakan nasional.
Downloads
References
Agatha, T., & Wardani, N. M. S. (2025). The effect of tax knowledge, awareness, education and financial literacy on individual tax compliance at Sawangan KPP. Journal of Governance, Taxation and Auditing, 3(3), 266–275.
Alamsyah, D. A., Kusumawardani, A., & Daur, F. C. (2024). The influence of taxation knowledge, taxpayer awareness, and tax sanctions on individual taxpayer compliance (At the Bandung Cicadas primary tax office). eCo-Buss, 6(3), 1328–1340.
Antara News. (2024, 19 Desember). 67.100 wajib pajak di Bengkulu telah aktivasi Coretax. https://www.antaranews.com
Assyadira, N. F., & Andriyanto, R. W. (2023). Pengaruh penerapan sistem e-Billing, kualitas pelayanan pajak, sanksi pajak, dan pemahaman perpajakan terhadap kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi KPP Pratama Bandung Cicadas. Management Studies and Entrepreneurship Journal, 4(6), 8782–8791.
Davis, F. D. (1989). Perceived usefulness, perceived ease of use, and user acceptance of information technology. MIS Quarterly, 13(3), 319–340.
DeLone, W. H., & McLean, E. R. (2016). Information systems success measurement. Foundations and Trends in Information Systems, 2(1), 1–116.
Ghozali, I. (2021). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 26 (Edisi 10). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Gujarati, D. N., & Porter, D. C. (2009). Basic econometrics (5th ed.). McGraw-Hill.
Hair, J. F., Black, W. C., Babin, B. J., & Anderson, R. E. (2019). Multivariate data analysis (8th ed.). Cengage Learning.
Handayani, R., & Tambun, S. (2022). Pengaruh penerapan e-Filing dan pemahaman perpajakan terhadap kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi. Jurnal Akuntansi dan Perpajakan, 8(2), 145–158.
Hartono, M., & Kurniawati, D. (2024). Pengaruh kualitas sistem informasi perpajakan dan pemahaman peraturan pajak terhadap kepatuhan Wajib Pajak. Jurnal Riset Akuntansi dan Perpajakan, 11(1), 1–15.
Hikmah, H., Ratnawati, A. T., & Darmanto, S. (2024). Determinants of tax compliance behavior among central Java SMEs: The mediating role of intention to comply. Journal of Accounting and Investment, 25(1), 328–347.
Korat, C., & Munandar, A. (2025). Penerapan Core Tax Administration System (CTAS) langkah meningkatkan kepatuhan perpajakan di Indonesia. RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 8(1), 17–30.
KPP Pratama Bengkulu Dua. (2025). Laporan Kinerja (LAKIN) tahun 2024. Direktorat Jenderal Pajak.
Mardiasmo. (2019). Perpajakan (Edisi terbaru). Penerbit Andi.
Musah, A., Adenutsi, D. E., & Okyere, B. (2026). The influence of financial literacy and perceived fairness on tax compliance behaviour: Examining the mediating effect of trust in tax authorities in Ghana. Social Sciences & Humanities Open, 13, 1–12.
Nasuha, F. N. (2023). The modification of the DeLone and McLean model: System quality, information quality, and tax literacy on e-Filing user satisfaction. Jurnal ASET (Akuntansi Riset), 15(2), 187–194.
Nelson, R. R., Todd, P. A., & Wixom, B. H. (2005). Antecedents of information and system quality: An empirical examination within the context of data warehousing. Journal of Management Information Systems, 21(4), 199–235.
OECD. (2004). Compliance risk management: Managing and improving tax compliance. Centre for Tax Policy and Administration.
Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 81 Tahun 2024 tentang Ketentuan Perpajakan dalam Rangka Pelaksanaan Sistem Inti Administrasi Perpajakan. (2024).
Resmi, S. (2019). Perpajakan: Teori dan kasus (Edisi 11). Salemba Empat.
Saputra, H. (2019). Analisa kepatuhan pajak dengan pendekatan teori perilaku terencana terhadap Wajib Pajak Orang Pribadi di Provinsi DKI Jakarta. Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis, 3(1), 47–58.
Soetjahyo, Cahyono, D., & Sanosra, A. (2024). Taxpayer knowledge, service quality, tax sanctions, and awareness in enhancing property tax compliance in Jember Regency. Sentralisasi, 13(1), 1–14.
Sudirman, A., Halim, F., & Pinem, R. J. (2025). The role of perceived ease of use in driving fintech adoption intention among Indonesian taxpayers. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital, 4(1), 22–34.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2007 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan. (2007).
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan. (2021).
Wang, X., Cheng, X., & Zhou, Y. (2025). Tax administration informatization, financial tightened regulation, and firm productivity: A quasi-natural experiment based on the Golden Tax Phase III project. International Review of Economics and Finance, 95, 1–18.
Wang, Y.-S., & Liao, Y.-W. (2018). Assessing eGovernment systems success: A validation of the DeLone and McLean model of information systems success. Government Information Quarterly, 25(4), 717–733.
Wardani, D. K., & Wati, E. (2023). Pengaruh pengetahuan perpajakan terhadap kepatuhan Wajib Pajak dengan kesadaran sebagai variabel intervening. Jurnal Nominal, 12(1), 88–102.
Wildhani, A. M., Ali, C., & Purwaningsih, T. (2024). Analyzing the factors influencing the digital transformation of public services in Banda Aceh and Jambi. Jurnal Sosioteknologi, 23(1), 45–60.
Xi, J., & Ling, X. (2025). Can the digitalization of tax administration promote corporate digital transformation? Empirical evidence from China. International Review of Economics and Finance, 94, 1–20.
Yuliani, I., & Ratnasari, F. (2025). Pengaruh pengetahuan perpajakan, kesadaran Wajib Pajak dan modernisasi sistem administrasi perpajakan terhadap kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi. Jurnal Akuntansi Keuangan dan Perpajakan, 2(3), 110–125.
Zhao, Y., & Wang, L. (2025). Tax digitization and earnings management. International Review of Economics and Finance, 96, 1–16.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yasmine Azahra, Seftya Dwi Shinta, Hendri Hendri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












