Sikap Dan Etika Belajar Dalam Psikologi Pendidikan Islam
DOI:
https://doi.org/10.61930/pjpi.v4i1.1571Keywords:
sikap belajar, etika belajar, psikologi pendidikan Islam, insan kamil, adabAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep sikap dan etika belajar dalam perspektif psikologi pendidikan Islam secara komprehensif. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research), di mana data dikumpulkan melalui studi dokumentasi terhadap sumber primer berupa kitab-kitab klasik Islam, Al-Qur'an, dan Hadis, serta sumber sekunder berupa buku psikologi pendidikan dan jurnal ilmiah relevan. Analisis data dilakukan menggunakan analisis isi (content analysis) secara deskriptif-analitis dengan teknik triangulasi sumber untuk menjaga validitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap dan etika belajar dalam psikologi pendidikan Islam merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan, mencakup dimensi kognitif, afektif, dan spiritual. Sikap belajar yang ideal dibangun di atas prinsip niat yang ikhlas, kesungguhan (mujahadah), kesabaran (sabr), dan kerendahan hati (tawadhu). Etika belajar bersumber dari nilai-nilai Al-Qur'an dan Hadis, serta dirumuskan secara sistematis oleh ulama klasik seperti Al-Ghazali dan Az-Zarnuji, yang menekankan pentingnya adab terhadap guru, selektivitas dalam memilih ilmu dan teman, serta pembiasaan nilai-nilai spiritual dalam proses pembelajaran. Faktor internal seperti kondisi fisik, psikologis, dan niat, serta faktor eksternal seperti peran keluarga, guru, dan lingkungan sosial, secara bersama-sama membentuk kualitas sikap dan etika belajar peserta didik. Implementasinya menuntut peran guru sebagai uswatun hasanah, sinergi lingkungan keluarga dan sekolah, serta integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tujuan akhir pendidikan Islam adalah terbentuknya insan kamil yang seimbang antara kecerdasan intelektual, kematangan emosional, dan kekokohan spiritual. Integrasi antara prinsip psikologi modern dan nilai-nilai wahyu menjadikan pendidikan Islam mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia dan berdaya saing di era global.
Downloads
Submitted
Accepted
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mela Desina, Chairunnisa, Vivik Shofiah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License








