Inovasi Asesmen Autentik Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Pada Kurikulum Merdeka

Authors

  • Dodi Irawan Pendidikan Agama Islam, UIN Raden Fatah Palembang
  • Aida Imtihana Pendidikan Agama Islam, UIN Raden Fatah Palembang
  • Miftahussa’adiah Miftahussa’adiah Pendidikan Agama Islam, UIN Raden Fatah Palembang
  • Mini Sariwulan Pendidikan Agama Islam, UIN Raden Fatah Palembang
  • Siti Banati Sholiha Pendidikan Agama Islam, UIN Raden Fatah Palembang

DOI:

https://doi.org/10.61930/pjpi.v3i3.2029

Keywords:

Asesmen Autentik, Pembelajaran PAI, Kurikulum Merdeka, Penilaian Kinerja, E-Portofolio

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka menuntut pergeseran paradigma evaluasi pembelajaran dari sekadar penilaian kognitif berorientasi hasil menjadi penilaian yang holistik, kontekstual, dan bermakna. Namun, praktik asesmen Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah menengah sering kali masih didominasi oleh tes tertulis konvensional yang belum optimal dalam mengukur internalisasi nilai moral, dimensi afektif, dan keterampilan psikomotorik ibadah siswa secara komprehensif. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi, mengembangkan, serta menganalisis efektivitas dan implikasi dari inovasi asesmen autentik berbasis kinerja serta digital dalam pembelajaran PAI guna mendukung ketercapaian Profil Pelajar Pancasila dan Pelajar Rahmatan lil 'Alamin. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam bersama guru PAI dan kepala sekolah, observasi partisipatif pada proses pembelajaran di kelas, serta studi dokumentasi terhadap modul ajar dan instrumen penilaian. Data dianalisis menggunakan teknik analisis interaktif yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi asesmen autentik yang diterapkan meliputi penggunaan rubrik kinerja praktikum ibadah, jurnal refleksi sikap keagamaan mandiri, dan integrasi e-portofolio karya digital mampu meningkatkan keterlibatan aktif serta motivasi belajar siswa secara signifikan. Keterbukaan kriteria asesmen formatif ini mempermudah guru dalam memberikan umpan balik konstruktif yang berkelanjutan dan real-time. Implikasi dari penelitian ini menegaskan bahwa transformasi inovasi asesmen autentik tidak hanya mampu meningkatkan objektivitas dan akuntabilitas penilaian kompetensi keagamaan, tetapi juga berimplikasi langsung pada pembentukan karakter spiritual, metakognisi moral, budaya profesionalisme guru, serta peningkatan mutu pembelajaran PAI secara menyeluruh di sekolah menengah.

Downloads

Submitted

2025-12-13

Published

2025-12-25

How to Cite

Irawan, D., Imtihana, A., Miftahussa’adiah, M., Sariwulan, M., & Sholiha, S. B. (2025). Inovasi Asesmen Autentik Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Pada Kurikulum Merdeka. Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI), 3(3), 471–490. https://doi.org/10.61930/pjpi.v3i3.2029