Sejarah Perkembangan Lembaga Pendidikan Islam Di Indonesia

Penulis

  • Prima Rangga Saputra UIN Mahmud Yunus Batusangkar
  • Resbilgo Ananda Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar
  • Soffe Longdewa Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar
  • Demina Demina Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar
  • Muhamad Yahya Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

DOI:

https://doi.org/10.61930/pjpi.v3i1.1193

Kata Kunci:

Pendidikan Islam, Indonesia, Sejarah, Lembaga Pendidikan Islam, Pembangunan

Abstrak

Pendidikan Islam di Indonesia memiliki sejarah yang panjang dan kompleks, dengan perkembangan yang terjadi sejak awal masuknya Islam ke Nusantara. Artikel ini membahas tentang bagaimana lembaga pendidikan Islam di Indonesia berkembang dari masa ke masa, serta bagaimana mereka beradaptasi dengan perubahan sosial dan budaya masyarakat. Dalam artikel ini, kita akan membahas tentang perkembangan lembaga pendidikan Islam di Indonesia, mulai dari masa awalawal pendidikan Islam yang informal hingga masa kini dengan pendidikan Islam yang terintegrasi dengan sistem pendidikan nasional. Metode penelitian yang digunakan Penelitian Kepustakaan (library research), adalah penelitian yang dilaksanakan dengan menggunakan literatur (kepustakaan) baik berupa buku, dokumen-dokumen, jurnal, literaturliteratur, catatan maupun laporan hasil penelitian dari penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam di Indonesia telah memperkaya dan meningkatkan pendidikan agamanya dengan mengikuti lintasan budaya tanah air Indonesia. Setelah itu, pendidikan Islam berkembang menjadi  berbagai bentuk lembaga seperti madrasah, pesantren, sekolah Islam terpau, atau lembaga pendidikan lainnya dan terus berlanjut hingga saat ini.

Telah diserahkan

2025-07-02

diterima

2025-07-02

Diterbitkan

2025-07-03

Cara Mengutip

Prima Rangga Saputra, Resbilgo Ananda, Soffe Longdewa, Demina, D., & Muhamad Yahya. (2025). Sejarah Perkembangan Lembaga Pendidikan Islam Di Indonesia . Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI), 3(1), 187–200. https://doi.org/10.61930/pjpi.v3i1.1193