Strategi Pendidikan Pesantren Dalam Upaya Pencegahan Pengaruh Negatif di Era Revolusi Industri 4.0
DOI:
https://doi.org/10.61930/pjpi.v4i2.1907Kata Kunci:
Strategi Pendidikan Pesantren, Pencegahan Pengaruh Negatif, Revolusi Industri 4.0, Pendidikan Karakter, Literasi DigitalAbstrak
Penelitian ini bertujuan mengkaji strategi pendidikan yang diterapkan Pondok Pesantren Roudlotul Khuffadz Kabupaten Sorong dalam mengantisipasi dampak negatif era revolusi Industri 4.0 serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan yang diperkuat dengan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesantren mengimplementasikan strategi terpadu melalui pembatasan penggunaan gawai, penerapan kebebasan yang terkontrol bagi santri, pelaksanaan musyawarah rutin, penegakan tata tertib, serta penguatan manajemen kelembagaan. Faktor pendukung meliputi kompetensi pengurus dan tenaga pendidik, program tahfidz dan kajian kitab kuning, serta dukungan orang tua dan masyarakat. Sementara itu, kendala yang dihadapi mencakup keterbatasan lahan, kurangnya tenaga pengajar, dan belum optimalnya partisipasi sebagian masyarakat. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan nilai-nilai keislaman, tata kelola yang efektif, dan kolaborasi sosial dalam menghadapi tantangan perkembangan teknologi digital.
Unduhan
Telah diserahkan
diterima
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Rusyaid Rusyaid, Mohammad Masykur, Muhammad Rafif Arra’fu, Rofiq Muhaimin

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License










