Penguatan Nilai-Nilai Kesantunan Berbahasa Pada Peserta Didik Sekolah Dasar (SD)

Penulis

  • Satriah Satriah STAI Sangatta, Kutai Timur, Kalimantan Timur
  • Afrianti Afrianti STAI Sangatta, Kutai Timur, Kalimantan Timur
  • Zaina Divia Ananta STAI Sangatta, Kutai Timur, Kalimantan Timur

DOI:

https://doi.org/10.61930/pjpi.v4i3.2007

Kata Kunci:

Kesantunan Berbahasa, Sekolah Dasar, Pendidikan Karakter, Peserta Didik, Studi Kepustakaan

Abstrak

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi penguatan  nilai-nilai kesantunan berbahasa pada peserta didik Sekolah Dasar (SD) dan untuk memberikan wawasan mendalam mengenai pentingnya penguatan nilai-nilai kesantunan berbahasa pada peserta didik dan meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan studi kepustakaan untuk menganalisis dan mengkaji berbagai literatur yang berkaitan dengan penerapan nilai-nilai kesantunan berbahasa di Sekolah Dasar. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa Kesantunan berbahasa di Sekolah Dasar memainkan peran yang sangat penting dalam pembentukan karakter siswa dan menciptakan lingkungan belajar yang harmonis. Melalui pembelajaran kesantunan berbahasa, siswa tidak hanya diajarkan cara berbicara yang sopan, tetapi juga diajarkan untuk menghargai orang lain, mengembangkan empati, serta memahami pentingnya komunikasi yang baik dalam kehidupan sosial. Meskipun tantangan dalam penerapannya, seperti perbedaan budaya dan pengaruh lingkungan keluarga, kesantunan berbahasa tetap menjadi kunci dalam membangun karakter yang penuh rasa hormat dan tanggung jawab sosial. Penerapan yang konsisten dan terintegrasi dalam kurikulum akan menghasilkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki keterampilan sosial yang kuat.

Telah diserahkan

2026-10-07

diterima

2026-11-04

Diterbitkan

2026-11-06

Cara Mengutip

Satriah, S., Afrianti, A., & Zaina Divia Ananta. (2026). Penguatan Nilai-Nilai Kesantunan Berbahasa Pada Peserta Didik Sekolah Dasar (SD) . Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI), 4(3), 1447–1462. https://doi.org/10.61930/pjpi.v4i3.2007