Peran Guru dalam Implementasi Model PBL (Problem Based Learning) dalam Meningkatkan Keaktifan Siswa di Kelas V SDN 3 Labuhan Haji Tahun 2026
DOI:
https://doi.org/10.61930/pjpi.v4i3.2051Kata Kunci:
Problem Based Learning, Peran Guru, Keaktifan Siswa, Pembelajaran IPASAbstrak
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran guru dalam implementasi model Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan keaktifan siswa kelas V SDN 3 Labuan Haji. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek guru kelas V dan lima siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dianalisis dengan model Miles dan Huberman, serta diperiksa keabsahannya melalui triangulasi. Hasil menunjukkan guru berperan sebagai perencana, fasilitator, pembimbing, motivator, dan evaluator pada lima tahap PBL. PBL membuka ruang keterlibatan siswa, tetapi keaktifan belum merata karena sebagian siswa masih malu bertanya dan berpendapat. Keterbatasan waktu serta perbedaan kemampuan dan keaktifan menjadi hambatan, yang diatasi melalui bimbingan, tutor sebaya, dan pembagian peran. Pendampingan guru yang berkelanjutan diperlukan agar seluruh siswa memperoleh kesempatan yang sama untuk terlibat secara aktif.
Unduhan
Telah diserahkan
diterima
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Muawwanah Sholihah, Muhammad Syahruddin Amin, Husnul Mukti

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License











