Kajian Toksikologi Industri terhadap Risiko Paparan Bahan Kimia pada Tenaga Kerja Rumah Sakit: Studi Literature
DOI:
https://doi.org/10.61930/pjpi.v4i1.1493Kata Kunci:
Toksikologi Industri, Paparan Bahan Kimia, Tenaga Kesehatan Rumah Sakit, Limbah Medis Berbahaya, Bahan Kimia Berbahaya di Rumah SakitAbstrak
Paparan bahan kimia di lingkungan rumah sakit merupakan risiko utama bagi tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan mengkaji risiko paparan bahan kimia berdasarkan perspektif toksikologi industri melalui metode literature review terhadap 10 artikel tahun 2019–2025 dari Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect. Analisis dilakukan secara deskriptif berdasarkan jenis bahan kimia, jalur paparan, dampak kesehatan, dan upaya pengendalian. Hasil menunjukkan bahwa tenaga kerja rumah sakit berisiko tinggi terpapar disinfektan, gas anestesi, reagen laboratorium, logam berat, senyawa sitotoksik, dan limbah B3. Paparan tersebut menyebabkan gangguan kesehatan akut hingga kronis, seperti iritasi kulit, gangguan pernapasan, serta gangguan reproduksi. Jalur paparan utama meliputi inhalasi, kontak kulit, dan kontaminasi tidak langsung. Faktor perilaku kerja seperti penggunaan APD, personal hygiene, dan durasi paparan menjadi determinan utama. Namun, implementasi K3 dan pengelolaan limbah B3 masih belum optimal. Disimpulkan bahwa pengendalian risiko memerlukan pendekatan komprehensif melalui peningkatan kepatuhan APD, penguatan K3, monitoring paparan lingkungan dan biologis, serta pengelolaan limbah sesuai standar.
Unduhan
Telah diserahkan
diterima
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Nazwa Aulia Ramadhani, Siti Fadila, Trinanda S, Abdurrozzaq Hasibuan

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License








