Faktor Morality Dan Sistem Informasi Akuntansi Pada Pencegahan Fraud Dana Desa

Authors

  •  Meifida Ilyas  Fakultas Ekonomi Akuntansi, Universitas Satya Negara Indonesia
  •  Haryono Umar  Fakultas Ekonomi Akuntansi, Perbanas Institusi Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.61930/jurbisman.v1i3.277

Keywords:

Kompetensi, Sistem Informasi Akuntansi, Whistleblowin, Moralitas, Fraud

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi sumber daya manusia, sistem informasi akuntansi, whistleblowing system, dan moralitas aparatur desa terhadap pencegahan fraud dalam pengelolaan keuangan desa. Dana desa dapat berfungsi optimal, digunakan secara tepat sasaran, guna membangun desa, sesuai kebutuhan dan potensi masing-masing. Agar penyaluran Dana Desa benar-benar efektif dan berdampak signifikan pada desa terutama dalam percepatan ekonomi produktif, menggerakkan industri di pedesaan, serta mengurangi kemiskinan desa. Penelitian ini dilakukan pada 40 kalurahan di lima Kecamatan  yang berada di Sumatera Selatan  dengan sampel  penelitian yang digunakan berjumlah 200 responden. Teknik penarikan sampel yang digunakan menggunakan teknik purposive sampling. Jenis data yang digunakan adalah kuesioner yang disebar kepada responden secara langsung. Teknis analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakan IBM SPSS 28. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi sumber daya manusia, sistem pengendalian internal, whistleblowing system, dan moralitas aparatur kalurahan berpengaruh positif terhadap pencegahan fraud dalam pengelolaan keuangan desa.

 

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2023-09-04

How to Cite

Meifida Ilyas, & Haryono Umar. (2023). Faktor Morality Dan Sistem Informasi Akuntansi Pada Pencegahan Fraud Dana Desa. Jurnal Bisnis Dan Manajemen (JURBISMAN), 1(3), 877–902. https://doi.org/10.61930/jurbisman.v1i3.277