Implementasi Halal Supply Chain Management Pada Industri Pangan: Kajian Literatur Dan Implikasi Pengembangan Industri Halal Di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.61930/jebmak.v5i2.1746
Kata Kunci:
Halal Supply Chain Management, Industri Pangan Halal, Sertifikasi HalalAbstrak
Perkembangan industri halal di Indonesia semakin pesat seiring meningkatnya kesadaran konsumen Muslim terhadap kehalalan produk pangan. Halal Supply Chain Management (HSCM) merupakan pendekatan strategis yang memastikan integritas kehalalan produk dari hulu ke hilir. Kajian literatur ini bertujuan untuk menganalisis implementasi HSCM pada industri pangan Indonesia, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, dan merumuskan implikasi bagi pengembangan industri halal nasional. Metode yang digunakan adalah systematic literature review terhadap 45 artikel terpilih dari tahun 2015–2024 yang bersumber dari Scopus, Google Scholar, dan jurnal nasional terakreditasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi HSCM di Indonesia masih menghadapi hambatan signifikan, meliputi keterbatasan infrastruktur sertifikasi halal, lemahnya koordinasi antar pemangku kepentingan, kurangnya kompetensi sumber daya manusia, serta kesenjangan antara regulasi dan praktik di lapangan. Studi ini merekomendasikan penguatan ekosistem halal melalui digitalisasi sistem sertifikasi, peningkatan kapasitas lembaga jaminan halal, serta harmonisasi standar halal internasional untuk mendorong daya saing ekspor produk halal Indonesia.
Unduhan
Referensi
Ab Talib, M. S., Abdul Hamid, A. B., & Thoo, A. C. (2015). Critical success factors of halal supply chain management. Journal of Applied Business Research, 31(1), 47–58.
Badan Pusat Statistik. (2020). Hasil sensus penduduk 2020. BPS Indonesia.
Dinar Standard. (2023). State of the global Islamic economy report 2022/2023. Dinar Standard.
Endah, N. H. (2021). Perilaku pembelian konsumen terhadap produk makanan halal di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan, 22(1), 11–25.
Kurniawan, A., & Fasa, M. I. (2022). Problematika sertifikasi halal UMKM di era new normal. Journal of Islamic Economics and Business, 8(2), 123–145.
Mariam, S., Hasanuddin, M., & Azahari, R. (2023). Harmonisasi standar halal ASEAN: Peluang dan tantangan bagi Indonesia. Jurnal Ekonomi Islam, 14(1), 67–89.
Rejeb, A., Rejeb, K., & Keogh, J. G. (2020). Halal food traceability: Emerging trends and future directions. Trends in Food Science & Technology, 103, 111–122.
Rejeb, A., Rejeb, K., & Zailani, S. (2022). Blockchain for the halal food supply chain: Bridging the gap between theory and practice. Journal of Cleaner Production, 369, 133368.
Syed, M. H., Khan, S., & Wahab, S. N. (2023). Technology adoption in halal supply chain management: A systematic review. International Journal of Logistics Research and Applications, 26(4), 412–438.
Tieman, M. (2011). The application of halal in supply chain management: In-depth interviews. Journal of Islamic Marketing, 2(2), 186–195.
Tieman, M., Van der Vorst, J. G., & Ghazali, M. C. (2012). Principles in halal supply chain management. Journal of Islamic Marketing, 3(3), 217–243.
Wahyuni, S., Arifin, B., & Sumantri, B. (2023). Sumber daya manusia dan jaminan produk halal: Studi kasus industri pengolahan pangan. Jurnal Manajemen dan Agribisnis, 20(2), 210–225.
Zailani, S., Omar, A., & Kopong, S. (2015). An exploratory study on the factors influencing the non-compliance to halal among hoteliers in Malaysia. International Business Management, 5(1), 1–12.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Bella Findayani, Nikmatul Masruroh, Saifuddin Saifuddin

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












