Integrasi Artificial Intelligence dalam Manajemen SDM: Efisiensi dan Risiko Dehumanisasi

Authors

  • Soraya Exsaniah Bilkhist UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung
  • Maya Dwi Yuliani UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung
  • Najwa Dhana Almaghvira UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung
  • Rafika Meilia Sari UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

DOI:

https://doi.org/10.61930/jurbisman.v4i2.1578

Keywords:

Artificial Intelligence (AI), MSDM, Efisiensi, Dehumanisasi, Etika Organisasi

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah membawa transformasi signifikan dalam manajemen sumber daya manusia (MSDM), khususnya dalam meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas pengambilan keputusan berbasis data. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran AI dalam meningkatkan efisiensi MSDM serta mengkaji implikasi etis yang muncul, terutama terkait risiko dehumanisasi tenaga kerja. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan pedoman PRISMA 2020 dengan penelusuran pada basis data Google Scholar, SINTA, dan DOAJ yang menghasilkan 25 artikel yang sesuai, serta 11 artikel paling relevan dari periode 2021–2026 untuk dianalisis lebih mendalam. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi AI mampu mengoptimalkan berbagai fungsi MSDM, seperti rekrutmen, pengelolaan kinerja, serta analitik prediktif tenaga kerja, sehingga meningkatkan efektivitas dan efisiensi organisasi. Namun, penerapan AI juga menimbulkan berbagai tantangan etis, antara lain distorsi algoritma yang berpotensi memperkuat diskriminasi, rendahnya transparansi dalam pengambilan keputusan, risiko pelanggaran privasi data, serta berkurangnya sensitivitas terhadap aspek kemanusiaan dalam pengelolaan tenaga kerja. Penelitian ini berkontribusi dengan merumuskan kerangka integratif yang menghubungkan efisiensi dan etika dalam penggunaan AI pada MSDM, serta menegaskan pendekatan human-in-the-loop sebagai strategi kunci untuk menjaga keseimbangan antara optimalisasi teknologi dan nilai kemanusiaan. Kesimpulannya, pemanfaatan Artificial Intelligence dalam manajemen sumber daya manusia mampu meningkatkan efisiensi dan kualitas keputusan berbasis data, namun ketergantungan yang berlebihan berisiko menimbulkan dehumanisasi dan persoalan etis, sehingga perlu keseimbangan antara teknologi, peran manusia, dan prinsip etika organisasi.

 

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-06-01

How to Cite

Exsaniah Bilkhist, S., Dwi Yuliani, M., Dhana Almaghvira, N., & Meilia Sari, R. (2026). Integrasi Artificial Intelligence dalam Manajemen SDM: Efisiensi dan Risiko Dehumanisasi. Jurnal Bisnis Dan Manajemen (JURBISMAN), 4(2), 371–396. https://doi.org/10.61930/jurbisman.v4i2.1578