Pengaruh Tingkat Kemiskinan dan Indeks Pembangunan Manusia terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kalimantan Timur
DOI:
https://doi.org/10.61930/jurbisman.v4i3.1805
Keywords:
pertumbuhan ekonomi, tingkat kemiskinan, indeks pembangunan manusia, data panel, Kalimantan TimurAbstract
Pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu indikator utama keberhasilan pembangunan daerah. Namun, peningkatan kualitas pembangunan manusia dan penurunan tingkat kemiskinan belum selalu diikuti oleh peningkatan pertumbuhan ekonomi secara merata. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh tingkat kemiskinan dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terhadap pertumbuhan ekonomi pada 10 kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Timur selama periode 2020–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data panel yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Analisis dilakukan menggunakan regresi data panel dengan pendekatan Fixed Effect Model (FEM) setelah melalui pengujian pemilihan model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemiskinan tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi (p = 0,2929), sedangkan IPM berpengaruh positif dan signifikan (p < 0,001). Secara simultan, tingkat kemiskinan dan IPM berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan koefisien determinasi sebesar 47,43%. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pembangunan pendidikan, kesehatan, dan standar hidup memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi dibandingkan penurunan tingkat kemiskinan. Oleh karena itu, kebijakan pembangunan daerah perlu diarahkan pada penguatan investasi di bidang pembangunan manusia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Salsya Dwika, Imrona Hayati, Dedi Arman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











