Studi Literatur Mengenai Penerapan Rekonsiliasi Fiskal Positif Dan Negatif Pada Laporan Keuangan Perusahaan Dagang

Authors

  • Felixiana Celcia Bria Jurusan Akuntansi, Universitas Nusa Cendana Kupang, Indonesia
  • Gita Olivia Taek Jurusan Akuntansi, Universitas Nusa Cendana Kupang, Indonesia
  • Magthelda Desywati Flamboyani Nauk Jurusan Akuntansi, Universitas Nusa Cendana Kupang, Indonesia
  • Juendiny Chrisna Ekasari

DOI:

https://doi.org/10.61930/jurbisman.v3i4.1364

Keywords:

Rekonsiliasi Fiskal, Penghasilan Kena Pajak, Perusahaan Dagang

Abstract

Rekonsiliasi fiskal merupakan tahapan penyesuaian yang dilakukan untuk menyelaraskan laba menurut akuntansi sesuai dengan ketentuan perpajakan yang berlaku. Dalam perusahaan dagang, perbedaan antara penerapan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) dan peraturan dalam Undang-Undang Pajak Penghasilan (UU PPh) sering menimbulkan perbedaan antara laba komersial dan laba fiskal, sehingga diperlukan penerapan koreksi fiskal positif maupun negatif. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah penerapan rekonsiliasi fiskal pada laporan keuangan perusahaan dagang melalui pendekatan studi literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa koreksi fiskal positif umumnya timbul dari biaya yang tidak diperbolehkan secara fiskal, sedangkan koreksi fiskal negatif berasal dari penghasilan yang dikenai pajak final, tidak termasuk objek pajak, serta perbedaan metode penyusutan. Rekonsiliasi fiskal berdampak langsung pada penentuan PKP dan PPh Badan, sehingga pemahaman aturan perpajakan dan ketelitian dalam penerapannya sangat diperlukan untuk menghasilkan laporan fiskal yang akurat serta menjaga kepatuhan pajak perusahaan.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-12-22

How to Cite

Felixiana Celcia Bria, Taek, G. O., Magthelda Desywati Flamboyani Nauk, & Juendiny Chrisna Ekasari. (2025). Studi Literatur Mengenai Penerapan Rekonsiliasi Fiskal Positif Dan Negatif Pada Laporan Keuangan Perusahaan Dagang. Jurnal Bisnis Dan Manajemen (JURBISMAN), 3(4), 937–946. https://doi.org/10.61930/jurbisman.v3i4.1364

Most read articles by the same author(s)