Peran Posyandu Terhadap Kesadaran Orang Tua Tentang Kesehatan Anak Usia Dini Di Desa Air Periukan Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu
DOI:
https://doi.org/10.61930/jurbisman.v4i3.1931
Keywords:
Peran Posyandu, Kesadaran Orang Tua, Kesehatan AnakAbstract
Hasil pencapaian kopetensi partisipasi kehadiran orang tua pada kegiatan posyandu masih tergolong rendah karena kurangnya kesadaran dan pengetahuan orang tua tentang kesehatan anak usia dini. Salah satu cara yang digunakan para kader dan tenaga kesehatan untuk meningkatkan kesadaran orang tua dengan mengadakan program-program, strategi serta faktor pendukung dan penghambat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat peran posyandu dalam meningkatkan kesadaran orang tua tentang kesehatan anak usia dini di Desa Air Periukan Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengambilan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data redukasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menyatakan terdapat tujuh program pada kegiatan posyandu Tanjung Bunga Desa Air Periukan Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu yang meliputi penyuluhan kesehatan anak usia dini, edukasi gizi dan pola makan sehat, edukasi imunisasi dan pencegahan penyakit, edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), edukasi tumbuh kembang anak, edukasi perawatan kesehatan dasar anak, dan edukasi keluarga berencana (KB) dan pola asuh. Terdapat pula enam strategi posyandu Tanjung Bunga meliputi pelaksanaan penyuluhan secara rutin dan terstruktur, pendekatan individual melalui kunjungan rumah, penerapan metode demontrasi atau praktik langsung, pemanfaatan media edukasi sebagai alat bantu, kerja sama dengan tenaga kesehatan, dan pelaksanan motoring dan evaluasi secara bersekala. Serta saat terdapat juga enam faktor pendukung dan dua hambatan peran posyandu Tanjung Bunga untuk meningkatkan kesadaran orang tua tentang kesehatan anak usia dini, enam faktor pendukung meliputi adanya dukungan dari tenaga kesehatan, keaktifan kader posyandu, ketersediaan faselitas pendukung, dukungan kebijakan dan perogram pemerintah, tingginya partisipasi orang tua, pelaksanan penyuluhan yang berkesinambungan dan ada pula dua hambatan meliputi rendahnya tingkat pengetahuan orang tua dan kurangnya partisipasi orang tua dalam kegiatan posyandu. dengan demikian dapat disimpulkan Bahwa peran posyandu ternyata selain sebagai lembaga layanan kesehatan juga sebagai tempat lembaga edukasi untuk meningkatakan kesadaran orang tua tentang kesehatan anak usia dini.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mhonalisa Amanda, Irawan Satria, Ahmad Syarifin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












