Perspektif Psikologi Islam tentang Perilaku Bullying: Analisis Literatur
DOI:
https://doi.org/10.61930/jsii.v3i2.1421
Keywords:
Bullying, Deviation Social, Psychological PerspectiveAbstract
Fenomena bullying saat ini menjadi salah satu bentuk deviasi sosial yang kian marak terjadi, baik di lingkungan pendidikan, pertemanan, maupun media sosial. Perilaku ini tidak hanya merusak hubungan antar individu, tetapi juga mengganggu tatanan kehidupan masyarakat secara luas. Melalui metode penelitian library research, kajian ini menelaah teori-teori psikologi modern seperti teori belajar sosial dan psikoanalisis serta landasan normatif dalam al-qur’an dan hadis. Hasil kajian menunjukkan bahwa bullying merupakan perilaku agresif yang disengaja, dilakukan berulang, dan melibatkan ketidakseimbangan kekuasaan antara pelaku dan korban. Dalam islam, bullying dipandang sebagai bentuk kezaliman yang bertentangan dengan prinsip akhlak mulia dan larangan merendahkan martabat sesama. Faktor penyebab bullying mencakup karakter individu, pola asuh keluarga, pengaruh media, teman sebaya, serta perbedaan status sosial. Dampaknya meliputi gangguan psikologis, sosial, dan akademik, baik bagi korban maupun pelaku. Pencegahan dan penanggulangan dapat dilakukan melalui pendidikan kesehatan, komunikasi keluarga, pembentukan budaya anti-bullying di sekolah, intervensi psikologis seperti Cognitive Behaviour Therapy (CBT), serta kebijakan represif yang tegas. Kajian ini menegaskan pentingnya sinergi pendekatan psikologi dan nilai spiritual Islam dalam membangun strategi komprehensif untuk meminimalisasi praktik bullying.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Rahma Suryani, Jeri Candra, Khairunnas Rajab, Vivik Shofiah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Universitas Islam Negeri Syarif Kasim Riau, Pekanbaru









