Studi Etnografi Komunikasi Tradisi Tari Kejei (Study Kasus Kecamatan Binduriang Kab. Rejang Lebong Prov. Bengkulu)

Authors

  • Pratiwi Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Bina Darma, Palembang

DOI:

https://doi.org/10.61930/jsii.v1i1.196

Keywords:

Etnografi, Tari Kejei, Kecamatan Bindurian

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan komponen komunikasi, situasi komunikasi, peristiwa komunikasi, tindakan komunikasi, dan makna komunikasi yang terkandung dalam Tari Kejei yang dipentaskan pada Upacara Penyambutan Kepala Daerah dan Upacara Pernikahan di Kecamatan Binduriang Kabupaten Rejang Lebong. Kabupaten, Provinsi Bengkulu. Tarian ini dilakukan pada upacara pernikahan. Penelitian ini menggunakan teknik komunikasi etnografis, yaitu suatu jenis penelitian yang menyelidiki fungsi bahasa asli suatu masyarakat dalam praktik komunikatif anggotanya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan etnografi komunikasi Dell-Hymes. Hal ini disebabkan fakta bahwa, sebagai komponen dari sistem budaya, ia beroperasi di seluruh lingkungan budaya, menghubungkan pola-pola yang merupakan komponen dari sistem budaya lainnya. Metodologi kualitatif dipilih untuk penyelidikan ini. Menurut temuan penelitian, peranan tari Kejei pada upacara penyambutan kepala daerah dan upacara pernikahan di Kecamatan Binduriang Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu sangat erat kaitannya dengan kehidupan masyarakat setempat. Pengikat solidaritas masyarakat setempat, sarana pergaulan pemuda di masyarakat Kecamatan Binduriang, pengikat antarsuku Rejang, dan sebagai hiburan pada upacara pernikahan di Kecamatan Binduriang Kabupaten Rejang Lebong, fungsi tarian tersebut adalah untuk mendekatkan sang pemimpin kepada dirinya sendiri. singgasana di tengah masyarakat, dan kedua mempelai ke pelaminan. Selain itu, tarian tersebut berfungsi sebagai pengikat antarsuku Rejang.

Downloads

Published

2023-07-05

How to Cite

Pratiwi. (2023). Studi Etnografi Komunikasi Tradisi Tari Kejei (Study Kasus Kecamatan Binduriang Kab. Rejang Lebong Prov. Bengkulu). Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII), 1(1), 127–140. https://doi.org/10.61930/jsii.v1i1.196