Epistemologi Tafsir Al-Qur'an: Relasi Wahyu, Akal, dan Konteks Sosial

Authors

  •  Reski Pratama  Universitas Islam Negeri Makassar, Indonesia
  •  Muhammad Yahya  Universitas Islam Negeri Makassar, Indonesia
  •  Hasyim Haddade  Universitas Islam Negeri Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.61930/jsii.v3i2.1443

Keywords:

Epistemologi Tafsir, Wahyu, Akal, Konteks Sosial, Metodologi Tafsir

Abstract

Epistemologi tafsir Al-Qur’an secara kritis menelaah bagaimana pengetahuan diperoleh dan divalidasi dalam memahami teks suci. Penelitian ini mengeksplorasi hubungan antara wahyu sebagai sumber otoritatif, akal sebagai instrumen rasional, dan konteks sosial sebagai ruang interpretasi dalam tradisi tafsir. Dengan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka, penelitian ini mengkaji literatur klasik dan kontemporer dari berbagai mazhab Islam. Hasil menunjukkan bahwa wahyu, akal, dan konteks sosial membentuk dialektika yang saling terkait dalam menghasilkan pemahaman komprehensif terhadap Al-Qur’an. Pendekatan epistemologis integratif ditegaskan sebagai kunci pengembangan tafsir yang responsif terhadap tantangan modernitas tanpa kehilangan autentisitas teks suci.

Downloads

Published

2026-01-30

How to Cite

Reski Pratama, Muhammad Yahya, & Hasyim Haddade. (2026). Epistemologi Tafsir Al-Qur’an: Relasi Wahyu, Akal, dan Konteks Sosial. Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII), 3(2), 373–394. https://doi.org/10.61930/jsii.v3i2.1443