Epistemologi Tafsir Al-Qur'an: Relasi Wahyu, Akal, dan Konteks Sosial
DOI:
https://doi.org/10.61930/jsii.v3i2.1443Kata Kunci:
Epistemologi Tafsir, Wahyu, Akal, Konteks Sosial, Metodologi TafsirAbstrak
Epistemologi tafsir Al-Qur’an secara kritis menelaah bagaimana pengetahuan diperoleh dan divalidasi dalam memahami teks suci. Penelitian ini mengeksplorasi hubungan antara wahyu sebagai sumber otoritatif, akal sebagai instrumen rasional, dan konteks sosial sebagai ruang interpretasi dalam tradisi tafsir. Dengan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka, penelitian ini mengkaji literatur klasik dan kontemporer dari berbagai mazhab Islam. Hasil menunjukkan bahwa wahyu, akal, dan konteks sosial membentuk dialektika yang saling terkait dalam menghasilkan pemahaman komprehensif terhadap Al-Qur’an. Pendekatan epistemologis integratif ditegaskan sebagai kunci pengembangan tafsir yang responsif terhadap tantangan modernitas tanpa kehilangan autentisitas teks suci.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Reski Pratama, Muhammad Yahya, Hasyim Haddade

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









